RAUDHAH — Pesantren Ar-Raudhah kembali menggelar agenda tahunan Haflah Tilawah pada Rabu malam, 20 Oktober 2026/10 Jumadil Awal 1448. Kegiatan yang dimulai pukul 20.30 WIB ini diselenggarakan sebagai syiar Islam sekaligus ikhtiar memperkuat ketakwaan dan memperdalam mahabbah (rasa cinta) para santri terhadap Al-Qur’an.

Rangkaian acara diawali dengan lantunan nasyid yang menghadirkan suasana penuh kekhusyukan dan ketenangan batin. Dalam pembukaannya, Ketua Panitia, Akh Fikri Yamin bersama Wakil Ketua, Khairul Rifai memaparkan sejumlah cabang musabaqah yang diperlombakan, meliputi Tilawah Al-Qur’an, Tartil, dan Hifzul Qur’an.

Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ustaz KH. Miftakhuddin, MM, menegaskan bahwa Haflah Tilawah bukan sekadar ajang perlombaan atau mencari kemenangan semata. Namun, agenda rutin ini merupakan sarana bagi para santri untuk makin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang hakiki.

“Manusia bergerak dengan menunjukkan bakat yang dianugerahkan Allah. Namun, majlis ini bukan untuk sekadar kompetisi, melainkan untuk mutaqarrib (mendekatkan diri) kepada Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup,” ujar Ustaz KH Miftakhuddin seraya mengutip hadis Nabi, “Khoirukum man ta’allamal Qur’aana wa ‘allamah” (Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya).

Beliau juga mengingatkan pentingnya menuntut ilmu Al-Qur’an secara kaffah. Juga, mengimbau para santri untuk tidak hanya memperindah bacaan lewat tajwid dan makhraj, tetapi juga mendalami ilmu alat seperti Nahwu dan Shorof agar dapat memahami serta membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah ummat.

Setelah doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Marnang Saing, S.Pd., dan penyampaian kriteria penilaian oleh Ustaz Candra Kirana M.Pd. acara memasuki agenda utama. Suasana majlis kian khidmat saat dilanjutkan dengan penampilan para finalis yang menguji kemampuannya dalam dua cabang utama, yaitu Tilawah Al-Qur’an secara berkelompok serta Tahfidz Al-Qur’an secara personal.

Berikut adalah narasi lengkap berbentuk paragraf yang sudah disusun secara sistematis berdasarkan urutan peringkat/juara:

Berdasarkan hasil penilaian Dewan Juri pada lomba tilawah kelompok, Kelompok 2 berhasil keluar sebagai Juara Pertama dengan total perolehan nilai tertinggi sebesar 171. Kelompok yang beranggotakan Rafiq Wafy (4 H), Wahyu Hrp (3XB), Aiman Hariri (3 F), Abdul Nasir (3XB), dan Raffa Rafik (1XB) ini membawakan surah Al-Hujurat ayat 10. Mereka tampil memukau dengan komposisi irama Bayyati, Hijaz, Nahawand, dan Ras,

Posisi Juara Kedua diraih oleh Kelompok 1 dengan akumulasi nilai sebanyak 157. Kelompok ini beranggotakan Ikhwan Mujahid (1xD), Arkana Ramadhan (4 F), Fitrah Ridwan (3 D), Raiz Al Muzakky (2 B), dan Irhamullah (3XD). Membawakan surah Al-Imran ayat 102.

Sementara itu, Kelompok 3 menempati posisi Juara Ketiga dengan total nilai 152. Kelompok yang terdiri dari Ihsan Al Fariq (3 D), Khalis Akhdan (2 H), M Fathansyah (1 B), Aisiy Hafy Siagian (1 L), dan Habib Hasyim Marpaung (1 B) ini membawakan surah Al-Hujurat ayat 13.

Berdasarkan hasil penilaian Dewan Juri pada kategori Tahfizh Senior, Salman Hadi dari kelas 6 B berhasil meraih posisi Juara 1. Ia Posisi Juara 2 ditempati oleh Hunaifi Imaroh dari kelas 1XB, disusul oleh Zidan Azky Al Musyaffa dari kelas 3XB sebagai Juara 3.

Selain itu, posisi Juara Harapan berturut-turut diraih oleh Ikhdam Adam (kelas 5D) sebagai Harapan 1, Asfa Raihan Dhani (kelas 1XB) sebagai Harapan 2, dan Izul Arafat (kelas 6A1) sebagai Harapan 3.

Chat Via WhatsApp