RAUDHAH — Suasana Gedung Serba Guna Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah tampak semarak pada Kamis malam, 29 Januari 2026 bertepatan dengan 11 Sya’ban 1447 H. Seksi Bahasa dan Muhadharah pesantren kembali menggelar grand final perlombaan pementasan drama antarasrama putra dalam bahasa Inggris, yang menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus penguatan kemampuan berbahasa santri.

Empat asrama terbaik yang lolos dari babak penyisihan tampil bergantian sejak pukul 20.50 WIB. Setiap tim menghadirkan pementasan dengan konsep cerita yang berbeda, dipadukan dengan penguasaan dialog bahasa Inggris, penghayatan karakter, serta kerja sama tim yang solid. Sehingga, penampilan para finalis berhasil menarik perhatian para penonton yang memadati lokasi acara.

Tidak sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan bahasa dan karakter santri. Melalui pementasan drama, para peserta dilatih untuk tampil percaya diri di depan publik, mengasah kreativitas, serta membangun kekompakan antarasrama. Ajang ini juga mempererat ukhuwah sekaligus menumbuhkan kecintaan santri terhadap seni dan budaya.

Hasil penilaian dewan juri menetapkan Asrama Makkah 1B sebagai Juara I, disusul Asrama Makkah 3A di posisi Juara II. Sementara itu, Asrama Ramadan 1 meraih Juara III dan Asrama Ramadan 3 menempati Juara IV.

Selain penghargaan utama, panitia juga memberikan apresiasi kepada sejumlah santri berprestasi. Ahmad Roihan dinobatkan sebagai The Best Director, Jihad Islam El-Salam meraih The Best Support Character, Muhammad Reda terpilih sebagai The Best Narrator, dan Zayidan Al-Farizqy memperoleh penghargaan The Best Main Character.

Perlombaan ini menjadi salah satu sarana pembinaan terpadu yang diterapkan Raudhah yakni menggabungkan penguatan bahasa, pembentukan karakter, dan pengembangan bakat seni.

 

Chat Via WhatsApp