UPZ Raudhah Gelar Tarhib Ramadhan dan Pembagian Paket Sembako

UPZ Raudhah Gelar Tarhib Ramadhan dan Pembagian Paket Sembako

RAUDHAH – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Raudhah menggelar kegiatan Tarhib Ramadhan dan Pembagian Paket Sembako di Masjid Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan, Kamis, 27 Februari 2025/ 28 Sya’ban 1446. Acara ini bertujuan untuk menyambut bulan suci Ramadhan serta berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ustadz H. Miftakhuddin, SS., S. Pd., M. M. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh yang hadir untuk senantiasa menunaikan kewajiban sebagai hamba Allah SWT dan bekerja dengan penuh keikhlasan demi meraih ridha-Nya.

“Rezeki itu bukan hanya berbentuk materi, tetapi juga kesehatan dan berbagai nikmat lainnya. Oleh karena itu, kita harus ikhlas dalam bekerja dan berusaha, karena semua rezeki berasal dari Allah SWT,” ujar Ustadz H. Miftakhuddin.

Sebanyak 385 peserta yang terdiri dari karyawan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dan masyarakat sekitar menerima paket sembako. Setiap paket berisi beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula 1 kg, serta kebutuhan pokok lainnya. Selain itu, dalam acara ini juga diberikan sarung dan santunan bagi yang membutuhkan.

Kegiatan ini semakin bermakna dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz H. Muhammad Mugni Siregar, Lc., M.Ag. Beliau mengingatkan bahwa setiap peran yang kita jalani saat ini harus dimaksimalkan sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT.

“Dunia ini adalah fasilitas untuk beribadah. Apa pun peran yang kita jalankan saat ini, maksimalkanlah, agar kita selalu dekat dengan Allah SWT,” tuturnya.

UPZ Raudhah berharap dapat menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial, serta menjadi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT menjelang bulan Ramadhan.

Kunjungan Direktur Markaz Al-Azhar Indonesia dalam Sosialisasi Kuliah di Universitas Al-Azhar Kairo

Kunjungan Direktur Markaz Al-Azhar Indonesia dalam Sosialisasi Kuliah di Universitas Al-Azhar Kairo

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menggelar acara sosialisasi kuliah di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, dengan menghadirkan Direktur Markaz Al-Azhar Indonesia, Dr. H. M. Arifin, MA. Acara ini berlangsung pada Senin, 24 Februari 2025 atau bertepatan dengan 25 Sya’ban 1446 H.

Dalam agenda kunjungannya, Dr. H. M. Arifin, MA, memberikan pemaparan kepada para santri/wati kelas 6 KMI (Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah). Sesi pertama diadakan pukul 08.00 hingga 09.30 WIB di Gedung Serba Guna, khusus untuk santri putra. Sementara itu, sesi kedua berlangsung pada pukul 10.00 hingga 11.30 WIB di Gedung Hafshah lantai 3, yang diperuntukkan bagi santriwati kelas 6 KMI.

Dalam pemaparannya, Dr. H. M. Arifin menjelaskan berbagai aspek terkait kuliah di Universitas Al-Azhar, termasuk prosedur pendaftaran, biaya dan lainnya. Beliau juga memberikan motivasi kepada para santri agar bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu serta mempersiapkan diri dengan baik jika ingin melanjutkan studi ke universitas bergengsi tersebut.

Setelah sesi sosialisasi, pada pukul 11.45 WIB, Dr. H. M. Arifin menikmati jamuan makan siang bersama keluarga besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih luas bagi para santri yang bercita-cita melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar Kairo, serta mempererat hubungan antara Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dengan lembaga pendidikan Islam terkemuka di dunia tersebut.

Workshop Jurnalistik: Tingkatkan Keterampilan Literasi Santri

Workshop Jurnalistik: Tingkatkan Keterampilan Literasi Santri

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keterampilan literasi santri dengan menyelenggarakan sebuah acara bertajuk “Workshop Jurnalistik dan Menulis.” Kegiatan ini diperuntukkan bagi santri/wati kelas 4 dan 3 Intensif KMI, yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar tentang dunia jurnalistik.

Acara yang digelar selama dua hari, mulai tanggal 22 hingga 23 Februari 2025/23-24 Sya’ban 1446, ini berlangsung di dua lokasi berbeda. Santri putra mengikuti kegiatan di Gedung Serbaguna, sementara santri putri mengikuti di Gedung Hafsah Lt.3. Workshop ini menghadirkan para pemateri yang berkompeten di bidangnya. Mereka memiliki pengalaman yang luas dalam dunia jurnalistik, sehingga sangat mampu membimbing para peserta untuk menguasai berbagai teknik menulis dan reportase.

Kegiatan workshop ini mengusung konsep yang melibatkan teori, praktik lapangan, dan evaluasi. Peserta tidak hanya diberikan pemaparan materi, tetapi juga langsung menerapkan teori yang telah dipelajari melalui kegiatan praktikum. Pada akhir kegiatan, seluruh peserta diberi tugas untuk melakukan reportase jurnalistik dan mempresentasikan hasilnya di depan para pemateri untuk mendapatkan evaluasi dan penilaian. Selain itu, mereka juga diajarkan untuk menulis berita dan mengembangkan karya tulis, sebagai bagian dari keterampilan menulis yang menjadi fokus utama dalam kegiatan ini.

Berikut adalah beberapa materi yang disampaikan dalam workshop jurnalistik ini, di antaranya: (1) Pengenalan Jurnalistik Dasar – Menjelaskan konsep dasar jurnalistik serta prinsip-prinsip penting yang harus diketahui oleh setiap penulis. (2) Wawancara dan Reportase – Teknik-teknik dasar dalam melakukan wawancara dan laporan jurnalistik. (3) Menulis Berita – Cara menyusun berita yang informatif, menarik, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik. (4) Praktik Menulis – Penerapan teori yang sudah dipelajari dalam penulisan berita.

Melalui workshop ini, diharapkan para santri semakin terampil dalam menulis, mengolah informasi, dan menyampaikan pesan-pesan yang bermanfaat melalui tulisan. Keterampilan ini tentu akan menjadi bekal yang sangat berguna bagi masa depan mereka, baik dalam dunia pendidikan maupun dalam kehidupan sosial.

Drama antar Asrama Berbahasa Arab: Santri Raudhah Tunjukkan Bakat dan Kemampuan Bahasa

Drama antar Asrama Berbahasa Arab: Santri Raudhah Tunjukkan Bakat dan Kemampuan Bahasa

RAUDHAH – Seksi Bahasa dan Muhadharah Pesantren kembali menggelar perlombaan pementasan drama dalam bahasa Arab. Setelah melalui babak penyisihan yang cukup ketat, empat asrama terbaik putra berhasil lolos dan tampil di panggung grand final.

Pementasan final yang berlangsung pada Sabtu, 22 Februari 2024/23 Sya’ban 1446, dimulai pada pukul 20.30 WIB dan diadakan di Gedung Serbaguna pesantren. Setiap asrama menunjukkan penampilan terbaik mereka, memadukan seni peran dengan keterampilan bahasa Arab, yang membuat para penonton terkesan dengan kualitas setiap pementasan.

Perlombaan ini tidak hanya berhasil meningkatkan kemampuan bahasa Arab santri, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antar asrama, serta mendorong santri untuk terus berkembang dalam berbagai bidang, termasuk seni dan budaya. Kegiatan semacam ini tentunya menjadi sebuah langkah positif dalam membentuk generasi santri yang tidak hanya cakap dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki keterampilan seni yang membanggakan.

Berikut adalah hasil dari Drama Antar Asrama 2025 untuk kategori Putra: Juara 1 (Asrama Makkah 3B), Juara 2 (Asrama Ramadhan 3), Juara 3 (Asrama Makkah 2B), dan Juara 4 (Asrama Saudi 3).

Rihlah Tarbawiyah dan Iqtishadiyah ke Sumatera Barat: Silaturahmi, Edukasi, dan Wisata

Rihlah Tarbawiyah dan Iqtishadiyah ke Sumatera Barat: Silaturahmi, Edukasi, dan Wisata

RAUDHAH – Pada Rabu pagi (19/2), rombongan rihlah dari Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melaksanakan kunjungan silaturahmi ke dua pesantren di Sumatera Barat. Para santri putra mengunjungi Yayasan Thawalib Padang Panjang, sedangkan santri putri menuju Perguruan Islam Ar-Risalah.

Kunjungan ini diawali dengan pertemuan resmi di aula pertemuan pesantren. Sambutan selamat datang disampaikan oleh Pengurus Yayasan Thawalib Padang Panjang dan Pimpinan Perguruan Islam Ar-Risalah. Sementara itu, perwakilan dari Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang terdiri dari Direktur dan Wakil Direktur menyampaikan apresiasi atas kesempatan silaturahmi ini. Pertemuan resmi ditutup dengan pemberian cenderamata sebagai simbol persahabatan antara kedua lembaga. Setelah itu, para santri/wati diajak berkeliling area pesantren dengan didampingi oleh para asatidz setempat.

Pada siang harinya, peserta rihlah melanjutkan perjalanan ke beberapa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumatera Barat. Beberapa UMKM yang dikunjungi antara lain Bunda Refan House (belajar membatik), PKBM Tenggang Raso (daur ulang sampah), Zet M Chichi (pembuatan keripik), Rendang JMK (pembuatan rendang), dan Epi Songket (pembuatan tenun). Dalam kunjungan ini, para santri/wati mendapat wawasan mengenai bagaimana UMKM berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Selain itu, rombongan juga mengunjungi Masjid Raya Sumatera Barat, yang dikenal sebagai Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi. Masjid ini merupakan simbol kebanggaan umat Islam di Padang. Para santri/wati mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan salat fardu di masjid yang megah tersebut.

Keesokan harinya, pada Kamis pagi (20/2), peserta rihlah mengunjungi beberapa objek wisata di Sumatera Barat. Destinasi pertama adalah Pantai Air Manis. Selain menikmati keindahan alam, para santri/wati juga mengikuti berbagai permainan yang telah disiapkan oleh panitia rihlah.

Selanjutnya, rombongan berkunjung ke Lubang Jepang Bukittinggi. Dengan dipandu oleh petugas dari dinas pariwisata setempat, para santri/wati mendapat penjelasan mengenai sejarah dan pentingnya situs bersejarah ini. Destinasi terakhir adalah Jam Gadang Bukittinggi, ikon kota yang menjadi daya tarik wisatawan. Kunjungan ke objek wisata ini dilakukan secara bergantian antara santri putra dan putri.

Perjalanan selama lima hari ini berlangsung dengan lancar dan penuh makna. Rasa syukur menyelimuti hati seluruh peserta rihlah atas pengalaman yang berharga ini. Pada Jumat malam (21/2), seluruh rombongan tiba kembali di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dalam keadaan sehat walafiat.

Chat Via WhatsApp