santri/ wati menanggapi hujan yang terjadi di pesantren ar-raudlatul hasanah

hujan asam merupakan salah satu tanda kiamat

Dari Abdullah bin amr bin ash rhuma, dia berkata: “ dajjal itu memiliki tanda tanda yang tertentu apabila mata air kering, sungai- sungai habis airnya, bung- bunga yang harum baunya menguning layu, madzhij dan hamdan berpindah dari Irak, lalu qinnasrin turun maka kalian tunngulah dajjal pada pagi hari atau sore harinya”.

Revolusi indrustri yang di tandai dengan di temukannya mesin uap telah menjadi babak baru bagi beragam penemuan teknologi susulan,dan berikutnya telah mendorong mereka untuk mengkonsumsi bahan bakar fosil lebih banyak dari pada ssebelumnya.sejak tahun 1950 sampai 1979 M konsumsi energi dunia telah meningkat 4 kali lipat dan terus meningkat sekarang ini. efek yang di timbulkan dari pembakaran bahan-bahan ini dalam industri dan mobil bercampur dangan uap air dan oksigen di atmosfer dan membentuk asam nitrat serta asam belerang.kalau larut dalam hujan,asam-asam inijatuh ke tanah dengan akibat hancurnya hutan,tanaman pangan,dan berbagai organisme yang hidup di air tawar.

Betapa menakjubkannya ketika peristiwa yang hanya bisa di deteksi dengan sains dan teknologi modern itu ternyata dinubuwatkan sejak 15 abad yantg silam.memang bahasa hujan asam tidak dikenal dikalangan sahabat,rasulullah hanya menjelaskan tantang adanya hujan yang memiliki dampak merusak atau tidak memberi banyak manfaat bagi manusia. Ed. Yakhumaira