RAUDHAH – Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG) Sumatera Utara kembali menggelar tajammuk (pertemuan) pada Ahad, 24 Agustus 2025 di Pondok Pesantren Mawaridussalam. Kegiatan ini dihadiri oleh 45 peserta mewakili 20 pondok pesantren anggota FPAG Sumut, sementara sekitar 10 pondok berhalangan hadir.

Dalam pertemuan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan kembali mengenai sejarah FPAG serta kriteria keanggotaannya. Forum juga mendengarkan laporan perkembangan kegiatan FPAG secara nasional sejak 2020 hingga 2025.

Sejumlah kesepakatan penting berhasil dirumuskan, antara lain:

1. Tajammuk FPAG Sumut akan dilaksanakan rutin setiap tiga bulan sekali.
2. Seluruh pondok anggota diminta segera melengkapi database keanggotaan di FPAG maupun P2i.
3. Akan digelar zoom meeting terkait peningkatan kualitas guru, terutama di tingkat kelas atas, sebagai upaya mengatasi keterbatasan SDM guru master.
4. FPAG Sumut mendorong adanya slot beasiswa melalui FPAG/P2i untuk penguatan SDM pesantren.
5. Disepakati usulan penyelenggaraan Sarasehan Nasional mengenai UU Pesantren dan Muadalah, menghadirkan pesantren se-Sumut dan pejabat terkait mulai dari Kanwil Kemenag hingga tingkat kabupaten, agar memudahkan proses migrasi ke muadalah.

Selain itu, forum juga menampung aspirasi daerah, khususnya terkait minimnya dukungan dari Kemenag kabupaten dalam proses pengurusan muadalah.

Pada agenda pemilihan, forum menetapkan Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ustaz K.H. Miftakhuddin, S.S., S. Pd. I., MM., sebagai Ketua P2i Sumatera Utara.

Chat Via WhatsApp