RAUDHAH — Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menggelar pertemuan bersama wali santri dan santriwati yang bertujuan sebagai bentuk evaluasi akademik pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2025–2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna pada Ahad, 18 Januari 2026 bertepatan dengan 29 Rajab 1447 H.
Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ustadz KH. Miftakhuddin, S.S., S.Pd.I., MM., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan di pesantren tidak semata-mata berorientasi pada kemampuan santri menjawab soal ujian, tetapi juga pada kesiapan mereka dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Menurutnya, proses pendidikan harus membentuk karakter, kedisiplinan, serta tanggung jawab santri dalam menjalani amanah belajar.
Ia menegaskan bahwa hasil evaluasi akademik bukanlah bentuk hukuman, melainkan sarana muhasabah dan perbaikan bersama. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pihak pesantren dan wali santri/wati dalam mendampingi perkembangan belajar para santri/wati khususnya dalam meningkatkan motivasi, pengawasan belajar, serta pembiasaan sikap bertanggung jawab.
Setelah sambutan Direktur, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian evaluasi hasil Ujian Semester Ganjil oleh Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ustadz Carles Ginting, BHSc., M.I.Kom. Dalam paparannya, ia menjelaskan sistem pendidikan dan mekanisme evaluasi yang diterapkan di pesantren, termasuk keterpaduan pembelajaran dan pendidikan.
Usai kegiatan utama, para wali santri dan santriwati diberikan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan wali kelas masing-masing di ruangan yang telah disediakan. Konsultasi ini bertujuan untuk memperoleh penjelasan lebih rinci terkait hasil evaluasi nilai akademik Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2025–2026 serta merumuskan langkah perbaikan yang lebih terarah ke depan.