RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah turut ambil bagian dalam perhelatan internasional ASEAN Moslem Scout Jamboree (AMSJ) 2026 yang digelar di kawasan Mega Wisata Ocarina, Batam, Kepulauan Riau, pada tanggal 21–25 Januari 2026/ 3-7 Sya’ban 1447. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi Pramuka Muslim se-ASEAN dalam rangka mempererat persaudaraan, menumbuhkan kepemimpinan, serta memperkuat pengamalan nilai-nilai keislaman dan kepramukaan.

Jambore ini diikuti oleh peserta dari berbagai negara anggota ASEAN, di antaranya Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Singapura, dan Indonesia. Adapun kontingen Raudhah yang hadir berjumlah 41 peserta terdiri dari 21 santri dan 20 santriwati. Kehadiran ribuan Pramuka Muslim dari lintas negara tersebut menjadikan AMSJ sebagai ruang pertukaran budaya, pengalaman kepramukaan, sekaligus penguatan ukhuwah internasional.

Rangkaian kegiatan AMSJ 2026 diawali pada Rabu (21/1), dengan kedatangan peserta, registrasi, pendirian tenda, hingga gladi bersih dan upacara pembukaan resmi ASEAN Moslem Scout Jamboree pada malam harinya. Hari-hari berikutnya diisi dengan berbagai aktivitas edukatif dan kebudayaan, seperti giat pagi, apel dan briefing, ice breaking, perlombaan antarregu, outbound, literasi digital, miniatur pionering, memanah, hingga pembuatan mading 3D.

Selain itu, peserta juga mengikuti agenda anjangsana nusantara dan internasional, kunjungan budaya ke LAM Batam, Museum Raja Ali Haji Nong Isa, serta Masjid Mahmud Riayat Syah. Kegiatan semakin semarak dengan acara jumpa tokoh, welcome party bersama Wali Kota Batam, tabligh akbar, Gilwell Reunion, brain storming, fun game, hingga outing bersama. Seluruh rangkaian dipadu dengan aktivitas ibadah harian, makan bersama, serta pembinaan karakter melalui disiplin kepramukaan.

Memasuki hari terakhir, Minggu (25/1), kegiatan ditutup dengan upacara penutupan ASEAN Moslem Scout Jamboree 2026, serta prosesi perpisahan sebelum para peserta kembali ke daerah dan negara masing-masing.

Melalui keikutsertaan dalam AMSJ 2026, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berharap santri dan santriwatinya memperoleh pengalaman internasional yang berharga. Dengan semangat ukhuwah, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana mempererat persatuan Pramuka Muslim se-Asean sekaligus memperkuat identitas pesantren di forum global.

Chat Via WhatsApp