perlombaan pionering akbar

perlombaan pionering akbar(foto: INTEGRAFI)

Raudlah(21/4), Raudlah mengirim utusan ke perlombaan (PASTI) Pionering Akbar Antar Santri di Lapangan Pertiwi Medan Barat yang berlangsung selama 2 hari dari tanggal 14-15/4.

Perlombaan ini diikuti santri dan santriwati dari 12 pesantren se-Sumatra Utara yaitu:  Pesantren Ar-raudlatul hasanah, Pesantren mawaridussalam, Pesantren Ar-Rasyid, Pesantren Darul Hikmah, Pesantren Darul Amin,Pesantren Man’baul Hidayah, Pesantren Fajrul Iman, Pesantren PPMH TPI, Pesantren Al-Husna, Pesantren Darul Ilmi, Pesantren Ta’dibus Syakirin, Pesantren Darul iman.

Perlombaan  terbagi menjadi 2 cabang yaitu antara Penegak (putra dan putri) dan Penggalan(putra dan putri). Untuk penegak dengan lomba pioneering akbar(putra) dan pioneering mini (putri) sedangkan untuk golongan penggalang dengan lomba Semaphore dance (putra) dan yel-yel (putri). Perlombaan ini berlangsung selama 2 hari sehingga menggaruskan para peserta untuk melakukan perkemahan di sana.

Suasana Perlombaan

Suasana Perlombaan (foto:INTEGRAFI)

Perlombaan ini di ketua panitiakan oleh Ustadz Amar Tarmizi, S.Pd.I, m.Pd dan dibuka oleh bapak Drs. H. Yulizar Parlagutan Lubis, M.Psi selaku ketua umum badan silaturahmi antar pesantren se-Sumatra Utara. Perlombaan ini di dukung oleh FORBIS (Forum Bisnis Alumni Gontor Se Sumut).

Dalam perlombaan ini raudlah mengutus 10 orang penegak dan penggalang  santri, dalam hal ini keikutsertaan santriwati tidak dibolehkan karena menurut keputusan pesantren tidak boleh menggabungkan antara santri dan santri wati dalam hal apapun termasuk dalam perlombaan.

Dengan bimbingan dari Ustadz ZAKI dan Ustadz SATRIO dan dengan persiapan latihan selama 5 hari, di hari terakhir perlombaan Raudlah mendapat juara umum  putra dengan rincian :

Semaphore Dance

Semaphore Dance (foto: INTEGRAFI)

Juara 1 pionering akbar (penegak)

Juara 2 semaphore dance (penggalang)

Sedangkan untuk juara umum putri dipegang oleh Pesantren Darul Hikmah.

Dalam upacara pembukaan Marching Band Raudlah juga ikut berperan. Marching Band Raudlah yang berjumlah 40 orang tampil dalam acara pembukaan dan memainkan 2 lagu yaitu, Tanah Airku dan Mars Ar-raudlatul Hasanah. Dalam hal ini jarak Pesantren Raudlah dengan Lapangan Pertiwi(tempat perlombaan) tidak beberapa jauh sehingga Marching Band Raudlahlah yang diundang untuk memeriahkan upacara pembukaan.

Acara ini diadakan untuk meningkatkan pramuka-pramuka Pesantren “ dengan perlombaan ini mudah-mudahan bapak kwarda dapat melihat betapa hebatnya pramuka pesantren dan mohon pramuka pesantren diikut sertakan dalam jambore nasional, maupun internasional dikarenakan pesantren memiliki modal 2 bahasa yaitu arab dan inggris” . pungkas bapak Drs. H. Yulizar Parlagutan Lubis, M.Psi dalam pidatonya di upara pembukaan. Ed.Fat