RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali menggelar Perkemahan Rabu–Jumat (Prakajum) bagi santri/wati kelas IV dan III intensif di Bumi Perkemahan Raudhah, Sugau Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dilaksanakan dalam dua gelombang, yakni pada 28–30 Januari 2026 untuk santriwati dan 4–6 Februari 2026 untuk santri.

Beragam kegiatan mewarnai rangkaian Prakajum, mulai dari materi kepramukaan, senam pagi, pelatihan teknik survival, perlombaan antarregu, permainan edukatif, hingga penampilan seni yang berpuncak pada malam unggun gembira. Seluruh agenda dirancang untuk melatih kedisiplinan, kebersamaan, serta tanggung jawab peserta.

Kegiatan perkemahan ini juga berdampak besar dalam pembinaan mental peserta didik agar terbiasa hidup di alam, mencintai lingkungan, memiliki rasa tanggung jawab, serta mampu menjaga tata krama dan adab. Di alam terbuka, setiap langkah menuntut kesadaran, kedisiplinan, dan rasa hormat terhadap sesama serta lingkungan, karena peserta tidak dapat bertindak semaunya sendiri.

Sementara itu, Ust. Reza Pratama menjelaskan bahwa secara garis besar tujuan Prakajum mencakup pengembangan diri, sosial, hingga teknis. Hal tersebut meliputi pengembangan karakter dan kemandirian, keterampilan sosial dan kerja sama, edukasi alam dan lingkungan, serta keterampilan teknis berupa survival skills.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dampak positif dari kegiatan perkemahan biasanya terasa dalam jangka panjang, baik bagi kesehatan fisik maupun mental. Di antaranya mengurangi stres, meningkatkan kepercayaan diri, memperdalam komunikasi antar peserta, memperkuat solidaritas, menumbuhkan empati dan kepedulian, serta melatih keterampilan bertahan hidup.

Melalui kegiatan Prakajum ini, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berharap santri/wati tidak hanya siap secara teknis dalam kepramukaan, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berkarakter, peduli lingkungan, serta memiliki semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Chat Via WhatsApp