Menonton Harry Potter, Satu Metode Listening British Accent di RH

Menonton Harry Potter, Satu Metode Listening British Accent di RH

   Menonton tv adalah kegiatan langka di RH, oleh karena kepadatan kegiatan, tv nyaris terlupakan dari pikiran santri/wati RH. Seluruh santri/wati dilibatkan dalam banyak kegiatan yang semuanya mampu menggantikan tv sebagai hiburan. Namun kali ini musyrif/ah beserta klub bahasa Inggris putri (Eagle English Club) mengadakan kegiatan baru untuk mengisi hari libur santriwati pada hari Jum’at bernama EAGLE CINEMA, memberikan satu kesempatan kepada siapa saja dari satriwati yang ingin hadir dan menonton tayangan Harry Potter di 3 ruang teather sederhana, berupa ruang kelas yang memiliki fasilitas proyektor, tanpa syarat apapun kecuali bayar tiket masuk.

    Tiket masuk ini akan di belanjakan snack-snack, hadiah-hadiah kecil bagi penonton dan memberikan hadiah bagi yang mampu menjawab kuis tentang film yang diputar, serta membagikan lucky draw dan beragam macam hadiah lainnya. Hal ini dilakukan sebagai aksi nyata menanamkan rasa cinta santriwati terhadap bahasa, terutama bahasa Inggris sesuai dengan motto pondok “English and Arabic Are Our Crown” bukan nontonnya yang menjadi point penting akan tetapi metode pengajarannya yang menjadi titik fokus tujuannya.  Jum’at 10/03/17

   Kegiatan yang di tangani langsung oleh anggota Eagle Club putri iniberhasil mengumpulkan 150 orang penonton setia. Suatu club belajar bahasa Inggris yang telah berdiri dua tahun lebih. Disamping belajar lebih mendalam tentang Bahasa Inggris, club ini juga aktif menciptakan kegiatan dan mengikuti perlombaan. Diantara kegiatan yang telah mereka ikuti Festival Bahasa di RH, perlombaan English Olympiade di Kampus UNIMED Medan,  sampai kegiatan menghadiri seminar-seminar dan pameran-pameran kampus luar negeri di beberapa hall hotel di Medan.

kegiatan tersebut telah dirancang agar tidak tabrakan dengan agenda penting kegiatan pesantren. Sebab bagaimanapun menariknya kegiatan di luar, jika dibandingkan dengan kegiatan pesantren, tetap  pesantrenlah yang menjadi skala prioritas utama. Ed. Irhaselfata