Raudlah (13/1/20). Fathul Kutub merupakan salah satu agenda penting Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan. Di antara tujuan utama kegiatan tersebut adalah menguji serta meningkatkan kemampuan bahasa Arab santri, memperluas wawasan santri khususnya kajian-kajian Islam, dan menghindari santri agar tidak fanatik terhadap satu madzhab tertentu.

Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Direktur Pesantren K.H. Solihin Adin, S.Ag., M.M dalam pembukaan Fathul Kutub kelas 5 di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Kampus 1 Medan pada Sabtu (11/1) pagi.

Acara Fathul Kutub diikuti oleh 188 santri putra dan 239 putri KMI kelas 5 dan 65 orang guru pembimbing. Santri kelas 5 dibagi kepada 4 kelompok besar yang terdiri dari 10 unit kecil setiap kelompok. Setiap unit beranggotakan 6-8 orang.

Setiap harinya santri kelas 5 KMI diberikan berbagai macam judul masalah untuk diselesaikan merujuk kepada ijtihad ulama dari buku-buku yang tersedia. Di akhir kegiatan setiap harinya, mereka juga diwajibkan untuk mempresentasikan apa yang sudah ditulis dan dipahami dari penyelesaian judul masalah tersebut.

Tahun ini, kegiatan Fathul Kutub dilaksanakan selama 10 hari, putra dari tanggal 13 hingga 16 Januari 2020 yang dilaksanakan di aula Mina, perpustakaan Al-Azhar, dan gedung serba guna, dan putri dari tanggal 18 hingga 22, dilaksanakan di gedung Umm Kultsum, Hafsah, dan perpustakaan putri.

Fathul Kutub terdiri atas 4 materi pokok bahasan, yaitu tauhid, tafsir, hadis, dan fikih, diawali dengan pengarahan setiap materi pada Sabtu pagi (11/1), putra di gedung serba guna dan putri di aula Hafsah.