RAUDHAH – Memasuki pekan perkenalan Khutbatul ‘Arsy di tahun pelajaran 2025-2026, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menunjukkan komitmennya dalam membina karakter dan jiwa kepondokan para santri sejak dini. Salah satu bentuk pembinaan tersebut tampak dalam kegiatan pengenalan lagu Hymne “Oh Pondokku” dan Mars Ar-Raudlatul Hasanah kepada santri dan santriwati baru kelas 1 dan 1 Intensif KMI.

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak dalam jadwal pembelajaran pada les ke-6 dan ke-7, yang berlangsung mulai pukul 11.35 WIB hingga menjelang waktu shalat zuhur. Meski terlihat sederhana, momen ini sarat dengan nilai-nilai kepondokkan, kebersamaan, penguatan identitas, dan kecintaan terhadap pesantren sebagai rumah kedua mereka.

Yang menarik, pengajaran lagu-lagu kebanggaan pesantren ini tidak hanya melibatkan para guru. Para santri kelas 6 KMI, yang merupakan santri senior, mendapatkan amanah istimewa untuk menjadi pengajar langsung bagi adik-adik kelasnya. Mereka membimbing, mengarahkan, dan memberi contoh dengan penuh kesabaran dan semangat, di bawah arahan langsung dari para Ustaz dan Ustazah yang turut mendampingi proses kegiatan ini.

Dengan semangat ukhuwah Islamiyah, suasana kelas dan ruang pertemuan diwarnai semangat belajar yang antusias dari para santri baru yang masih dalam masa adaptasi. Banyak dari mereka yang belum hafal lirik maupun nada lagu, namun tetap menunjukkan kesungguhan dalam mengikuti arahan. Sementara itu, para santri kelas 6 KMI menjalankan tugasnya dengan telaten, menjadi jembatan awal dalam proses pembiasaan budaya pesantren yang sarat akan nilai pondok.

Kegiatan ini bukan semata-mata sesi hafalan lagu, melainkan merupakan bagian dari proses pembentukan jatidiri santri. Hymne dan Mars tersebut bukan hanya akan dinyanyikan dalam kegiatan resmi, melainkan juga menjadi simbol kedisiplinan, kecintaan, dan pengabdian santri kepada pesantren. Setiap bait yang diucapkan, setiap nada yang dinyanyikan, mengandung makna dan harapan agar para santri baru tumbuh menjadi pribadi tangguh, berilmu, dan berakhlak.

Seiring berjalannya waktu, para santri baru diharapkan mampu menghayati makna dari setiap lirik hymne dan mars tersebut, menjadikannya motivasi untuk terus berjuang, belajar, dan beribadah di lingkungan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang penuh berkah ini.

Chat Via WhatsApp