RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali menerima kunjungan tokoh penting dalam bidang pendidikan tinggi nasional. Pada Ahad, 3 Agustus 2025 / 9 Safar 1447 H, Dr. Ir. Ibnul Qayim, Ketua Tim Beasiswa Utusan Daerah (BUD) IPB University.
Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Wakil Direktur Pesantren, Ust. H. Miftakhuddin, S.S., S.Pd.I., MM., dan Asatidz lainnya. Acara ramah tamah berlangsung dalam suasana akrab di ruang Kedirekturan, yang menjadi ajang diskusi penting mengenai peluang santri Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melanjutkan pendidikan tinggi melalui Program BUD IPB.
Dalam pertemuan tersebut, Dr. Ibnul Qayim menjelaskan bahwa Beasiswa Utusan Daerah (BUD) merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru di IPB University untuk jenjang Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4). Program ini bertujuan menjaring mahasiswa-mahasiswa potensial dari berbagai penjuru Indonesia, terutama dari daerah yang kurang terwakili dalam jalur penerimaan nasional lainnya seperti SNBP atau SNBT.
Program ini dilaksanakan atas kerja sama antara IPB University dan berbagai pihak penyandang dana, seperti pemerintah pusat, pemerintah daerah, perusahaan, atau lembaga swasta. Mahasiswa yang diterima melalui jalur BUD akan mendapatkan dukungan pembiayaan penuh atau sebagian dari pihak mitra tersebut.
Salah satu nilai penting dari Program BUD adalah komitmen pengabdian kepada daerah asal. Setelah lulus, mahasiswa penerima BUD diharapkan kembali dan berkontribusi langsung dalam pembangunan daerahnya, mengaplikasikan ilmu serta pengalaman yang diperoleh selama studi di IPB.
Pendaftaran program ini dilakukan secara kelembagaan melalui mitra penyandang dana, bukan secara perseorangan. Proses seleksi calon mahasiswa pun dilakukan oleh pihak mitra, sedangkan hasil akhir ditetapkan oleh IPB University.
Kunjungan ini membuka peluang besar bagi para santri/wari Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah untuk mengakses pendidikan tinggi bermutu dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah masing-masing. Semoga sinergi ini terus terjalin kuat dan membawa keberkahan.