Raudlah (14/7/19). Usai melaksanakan Apel Tahunan pada Ahad pagi (14/7/19), pada malamnya seluruh santri dan santriwati berkumpul di masjid lantai dua untuk mendengarkan evaluasi Apel Tahunan serta mukaddimah khutbatul ‘arsy yang disampaikan oleh bapak Direktur.

Dalam evaluasi dan nasihatnya, wakil direktur Ustad Carles Ginting, BHSC menyampaikan bahwa perkumpulan malam ini merupakan awal dan pembuka dari kegiatan kuliah umum pekan perkenalan Khutbatul ‘Arsy. Untuk itu seluruh santri dan santriwati serta guru-guru wajib menghadirinya.

Kuliah umum pekan perkenalan disebut juga dengan Khutbatul ‘Arsy karena layaknya sebuah kerajaan yang memiliki rakyat, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyampaikan kepada seluruh guru dan santrinya tentang arah tujuan dan aturan yang ada di Pesantren, sehingga semua dapat mengetahui dan memahami dengan jelas dan benar, serta mampu mengapikasikannya dengan baik.

Selain sebagai pengetahuan bagi guru dan santri baru, Khutbatul Arsy juga wajib diikuti oleh guru dan santri lama, guna menyegarkan kembali pemahaman kepesantrenan, dan memperbaharui semangat berjuang di Ar-Raudlatul Hasanah.

Wakil Direktur juga mengingatkan, bahwa selama Kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy, seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan dalam bentuk pemberian kuliah umum tentang kepesantrenan.

Selain evaluasi, bapak wakil direktur juga mengumumkan konsulat terbaik dalam parade barisan Apel Tahunan sebagaimana berikut ini:

Barisan konsulat terbaik Putra:

  1. Labuhan Batu 1
  2. Aceh Tenggara 1
  3. Tapanuli Selatan 1

Barisan konsulat terbaik Putri:

  1. Labuhan Batu 1
  2. Santriwati Akhir KMI 1
  3. Santriwati Akhir KMI 2

Barisan konsulat terburuk Putra:

  1. Medan Kota 4
  2. Serdang Bedagai 2
  3. Tapanuli Selatan 4

Barisan konsulat terburuk Putri:

  1. Percut Sei Tuan
  2. Medan Tuntungan 2
  3. Medan Tuntungan 1