RAUDHAH – Sabtu, 21 Juni 2025/ 25 Dzulhijjah 1446, menandai dimulainya masa mukim bagi calon santri dan santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan. Kegiatan ini merupakan tahap awal dalam proses penerimaan santri baru, yang bertujuan untuk membekali dan mempersiapkan mereka secara mental, spiritual, dan akademik menjelang ujian masuk, baik secara lisan maupun tulisan, yang akan dilaksanakan pada Sabtu-Ahad, 28-29 Juni 2025.
Selama masa mukim, para calon santri/wati menjalani serangkaian aktivitas terstruktur yang telah disiapkan oleh pihak pesantren. Kegiatan tersebut meliputi shalat berjama’ah, tadarus Al-Qur’an, belajar materi ujian seperti Imla’, Matematika, dan Bahasa Indonesia, serta kegiatan penunjang lainnya seperti makan bersama dan olahraga. Semua kegiatan ini dirancang untuk membentuk kedisiplinan, kebersamaan, dan kesiapan menyeluruh sebelum menghadapi ujian seleksi.
Antusiasme tinggi terlihat dari seluruh calon santri, salah satunya adalah Hajir Al-Khairil, peserta asal Mandailing Natal, Sumatera Utara. Ia mengungkapkan rasa senang dan kesiapan dirinya untuk mengikuti ujian masuk, seraya berharap dapat diterima dan menjadi bagian dari keluarga besar Ar-Raudlatul Hasanah.
Dalam kesempatan ini, Wakil Direktur Pesantren, Ustadz Carles Ginting, BHSc., M.I.Kom., turut memberikan motivasi. Ia menegaskan pentingnya menguatkan niat dalam menuntut ilmu di pesantren. “Niat mondok ataupun belajar di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah harus dikuatkan sehingga tatkala lulus menjadi santri dan kelak menjadi alumni dapat memberikan kontribusi bagi keluarga, masyarakat, maupun bangsa,” ujarnya.
Masa mukim ini tidak hanya menjadi ajang persiapan akademik semata, tetapi juga awal pembentukan karakter bagi calon santri/wati yang akan melanjutkan pendidikan di lingkungan pesantren. Dengan semangat dan tekad yang kuat, mereka siap melangkah menuju gerbang masa depan sebagai generasi penerus yang berintegritas dan berakhlak mulia.