Halal Bihalal Penuh Makna di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Halal Bihalal Penuh Makna di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

RAUDHAH — Kehangatan dan kekhusyukan menyelimuti Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada Selasa, 15 April 2024 atau 16 Syawal 1446 H. Dalam rangka mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan pasca Ramadhan, pesantren ini menggelar kegiatan Halal bihalal yang diikuti oleh seluruh Asatidzah serta santri dan santriwati.

Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB. Seluruh santri dan Ustadz berkumpul di Masjid, sementara santriwati dan Ustadzah memadati Aula Fatimah. Dalam kesempatan itu, Direktur Pesantren, KH. Solihin Adin, dan Wakil Direktur, Al-Ustadz Carles Ginting, memberikan arahan dan nasehat penuh makna. Mereka menegaskan pentingnya menjaga semangat ibadah serta ketaatan kepada Allah SWT, tidak hanya di bulan Ramadhan, tetapi juga di bulan-bulan setelahnya.

“Ramadhan telah pergi, namun semangat dan ketakwaannya harus tetap hidup dalam diri kita,” ujar KH. Solihin Adin.

Dalam suasana yang penuh haru dan kekeluargaan, acara dilanjutkan dengan momen saling bermaafan. Santri dan santriwati secara bergiliran menghampiri para Asatidzah untuk bersalaman, sebagai bentuk penghormatan dan harapan akan keberkahan ilmu yang mereka terima.

Kegiatan ini menjadi penanda kembalinya rutinitas belajar mengajar di lingkungan pesantren. Mulai Rabu, 16 April 2024 atau 17 Syawal 1446 H, seluruh kegiatan akademik di kelas kembali berjalan normal. Para santri dan santriwati pun diimbau untuk kembali fokus dan meningkatkan semangat belajar sebagai bagian dari jihad fi sabilillah.

Kunjungan Dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia

Kunjungan Dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia

RAUDHAH — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Kantor Sekretariat Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada Senin, 14 April 2025/15 Syawal 1446 H, saat Dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FEB) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Johan Arifin, S.E., M.Si., Ph.D., melakukan kunjungan resmi bersama rombongan ke bumi Wakaf ini.

Kunjungannya disambut hangat oleh keluarga besar Ar-Raudlatul Hasanah, yang turut dihadiri oleh Ketua Umum Badan Wakaf beserta jajarannya, Pimpinan, serta Wakil Direktur Pesantren. Dalam suasana ramah tamah, kedua belah pihak tampak akrab berdiskusi mengenai pengembangan perguruan tinggi, peningkatan kompetensi, serta tantangan dan peluang dunia pendidikan di era digital saat ini.

Pertemuan tersebut menjadi ajang saling bertukar pikiran, sekaligus mempererat jalinan silaturahmi antara institusi pendidikan tinggi dan pesantren, yang memiliki peran strategis dalam mencetak generasi unggul berbasis nilai-nilai Islam.

Menariknya, dalam momen tersebut, Ketua Umum Badan Wakaf juga sempat mengulas secara singkat sejarah berdirinya Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, menambah khidmat suasana pertemuan.

Kunjungan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan harapan akan kolaborasi yang lebih erat di masa mendatang.

 

Hangatkan Ukhuwah, Rihlah Guru Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 2025 Sukses Digelar di Toba

Hangatkan Ukhuwah, Rihlah Guru Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 2025 Sukses Digelar di Toba

RAUDHAH — Sejuknya udara dan pesona alam Perapat, Toba, menjadi latar penuh makna bagi Rihlah Guru Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang digelar pada 8–10 April 2025/9–11 Syawal 1446 H. Dengan mengusung tema “Keberkahan dalam Kebersamaan”, kegiatan ini sukses mempererat ukhuwah dan kebersamaan di antara para Asatidzah serta keluarga besar pesantren.

Lebih dari sekadar rekreasi, Rihlah Guru 2025 menjadi bentuk apresiasi terhadap dedikasi para guru yang telah mengabdi dengan tulus dalam mendidik dan membina generasi. Momen ini juga menjadi ajang refleksi, penyemangat baru, serta penguat sinergi antar keluarga besar Ar-Raudlatul Hasanah.

Dalam sambutannya, Direktur Pesantren menekankan pentingnya support system di dalam keluarga guru. Ia mengajak para istri, suami, dan anak-anak untuk terus saling mendukung satu sama lain dalam perjuangan dakwah dan pendidikan di Raudhah.

Senada dengan itu, Ketua Umum Badan Wakaf (Ketum BW) menyoroti pentingnya penguatan seluruh elemen pesantren demi kemajuan yang berkelanjutan. Ia juga mendorong optimalisasi potensi wakaf pesantren sebagai sumber kekuatan pembangunan dan pengembangan lembaga di masa depan.

Rangkaian acara yang dihadirkan dalam rihlah ini pun begitu beragam dan sarat makna. Malam ramah tamah dipenuhi kehangatan, tawa, dan keakraban. Teacher Show Time menyajikan penampilan bakat-bakat terpendam para guru, memunculkan sisi lain dari para pendidik yang jarang terlihat di ruang kelas. Anak-anak pun dimanjakan dengan berbagai permainan seru, sementara sesi doorprize menambah warna kebahagiaan dalam acara.

Keceriaan terpancar jelas dari wajah para peserta. Banyak di antara mereka mengungkapkan rasa syukur dan antusiasme atas konsep kegiatan yang penuh kebaruan serta manfaat.

Sebagai penutup, sesi foto bersama menjadi simbol kebersamaan dan kenangan indah yang akan selalu diingat. Rihlah Guru 2025 tak hanya memberikan momen liburan, tetapi juga menyuntikkan semangat baru dalam langkah pengabdian.

Kebersamaan di Bulan Suci: Raudhah Gelar Buka Puasa Bersama Masyarakat

Kebersamaan di Bulan Suci: Raudhah Gelar Buka Puasa Bersama Masyarakat

RAUDHAH – Suasana penuh kebersamaan terasa di Masjid Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah saat keluarga besar pesantren menggelar kegiatan berbuka puasa bersama dengan masyarakat Paya Bundung dan sekitarnya.

Acara yang berlangsung pada Ahad, 23 Maret 2025/23 Ramadan 1446 ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ungkapan rasa syukur di bulan suci Ramadan.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen pesantren, mulai dari Badan Wakaf, Pimpinan, Direktur, Wakil Direktur, Kepala Bidang, Guru-guru, Staf, hingga karyawan, yang bersama-sama menyambut kehadiran masyarakat sekitar.

Acara diawali dengan sambutan dari Direktur Pesantren, al-Ustadz KH. Solihin Adin, yang dilanjutkan dengan tausiyah agama dari al-Ustadz Dr. H. Qosim Nursheha.

Menjelang waktu Maghrib, para tamu menikmati hidangan berbuka puasa yang telah disiapkan, dilanjutkan dengan shalat berjamaah, serta makan malam dalam suasana kekeluargaan.

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai kebaikan Ramadan terus terjaga di tengah masyarakat.

Santri Berbakti: Liburan Ramadhan & Lebaran yang Bermakna

Santri Berbakti: Liburan Ramadhan & Lebaran yang Bermakna

RAUDHAH – Sabtu, 22 Maret 2025/ 22 Ramadhan 1446, Seluruh santri/wati Kulliyatul Mu’allimin al-Islamiyah (KMI) Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali ke kampung halaman.

Perpulangan ini bertujuan dapat memberikan kesempatan kepada santri/wati untuk beribadah bersama keluarga dan masyarakat di bulan Ramadhan serta menyambut datangnya hari lebaran idul fitri nantinya.

Para wali santri/wati berduyun-duyun hadir ke Pesantren untuk menjemput ananda tercinta. Meskipun kepadatan yang disebabkan oleh kendaraan terjadi, namun proses perpulangan ini berjalan dengan lancar. Dimana, santri/wati kelas 5 KMI dan Asatidzah yang bertugas berhasil mengkoordinir dengan baik.

Perpulangan ini dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pada Jum’at Malam (21/3) bagi santri/wati yang berangkat secara rombongan bersama konsulat-konsulat yang telah ditentukan. Di antaranya seperti Asahan, Pematang Siantar, Labuhan Batu, Aceh, Tapanuli Selatan, Riau dan lainnya.

Sedangkan gelombang kedua dilaksanakan pada Sabtu (22/3) bagi santri/wati yang berangkat via personal. Dimana, mereka dijemput secara langsung oleh walinya masing-masing.

Sesuai jadwal yang ditentukan, para santri/wati kelas 1-4 KMI berlibur pada 22 Maret – 13/14 April 2025. Kemudian, para santri/wati kelas 5 dan 6 KMI berlibur pada 22 Maret – 12 April 2025.

Perpulangan santri/wati bukan hanya sekedar liburan, akan tetapi mereka telah dibekali untuk senantiasa melakukan amal-amal yang bermanfaat.

 

 

Chat Via WhatsApp