Kunjungan MTs Al-Fajar Sei Mencirim ke Bumi Wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Kunjungan MTs Al-Fajar Sei Mencirim ke Bumi Wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

RAUDHAH – Rombongan MTs Al-Fajar Sei Mencirim melakukan kunjungan ke Bumi Wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan pada Selasa, 18 Februari 2025/19 Sya’ban 1446. Mereka berjumlahkan sebanyak 120 orang yang terdiri dari 100 peserta didik dan 20 guru pembimbing.Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta menambah wawasan peserta didik mengenai kehidupan dan sistem pendidikan di pesantren.

Acara pertemuan ramah tamah berlangsung di Gedung Hafsah lantai 3 dan diawali dengan ucapan selamat datang yang disampaikan oleh Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ustadz H. Miftakhuddin, SS., S.Pd., MM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap agar para peserta didik mendapatkan pengalaman berharga selama berada di lingkungan pesantren.

Tamu rombongan dari MTs Al-Fajar Sei Mencirim juga memberikan sambutan serta mengungkapkan rasa terima kasih atas penerimaan yang hangat dan penuh kekeluargaan dari pihak Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.


Setelah sesi ramah tamah, kegiatan dilanjutkan dengan berkeliling kawasan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Rombongan diajak untuk melihat langsung berbagai aktivitas santri serta fasilitas yang tersedia di dalam pesantren. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi para peserta didik untuk memahami lebih dalam tentang kehidupan pesantren, baik dalam aspek akademik maupun pembinaan karakter.

Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj 1446 H Bersama Ustadz Koh Dondy Tan

Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj 1446 H Bersama Ustadz Koh Dondy Tan

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H dengan penuh hikmah dan kebersamaan. Acara ini menghadirkan Ustadz Koh Dondy Tan sebagai penceramah utama, yang membahas makna mendalam dari peristiwa Isra’ Mi’raj serta menguatkan keimanan para santri dan santriwati.

Peringatan Isra’ Mi’raj di lingkungan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dibagi dalam dua sesi. Acara bagi santriwati dilaksanakan pada Jumat, 14 Februari 2025 atau bertepatan dengan 15 Sya’ban 1446 H di Gedung Fatimah lantai 3, sementara bagi santri putra, acara berlangsung pada Senin, 17 Februari 2025 atau 18 Sya’ban 1446 H. Seluruh rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 20.30 WIB hingga selesai.

Ustadz Koh Dondy Tan disambut dengan hangat oleh Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Sebelum menyampaikan tausiyah, beliau berkesempatan untuk menikmati santap malam bersama di kantor sekretariat pesantren, yang menambah keakraban antara beliau dengan para asatidz serta pengurus pesantren.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Koh Dondy Tan menjelaskan berbagai aspek penting, termasuk bidang Kristologi. Salah satu poin utama yang beliau sampaikan adalah tentang fitrah manusia, bahwa setiap insan terlahir dalam keadaan Muslim, sementara lingkungan, terutama orang tua, memiliki pengaruh besar dalam membentuk keyakinan seseorang. “Jika orang tua Muslim, maka anak akan terus dalam Islam. Namun, jika orang tua bukan Muslim, maka anak tersebut bisa berubah keyakinannya sesuai dengan didikan yang diterimanya,” jelasnya.

Melalui momen peringatan Isra’ Mi’raj ini, diharapkan seluruh santri dan santriwati dapat mengambil hikmah dari perjalanan spiritual Rasulullah SAW serta semakin memperkokoh iman mereka. Acara ini juga diisi dengan doa bersama, penuh harapan agar ilmu yang diperoleh menjadi berkah dan bermanfaat bagi kehidupan mereka di dunia dan akhirat.

Semoga keberkahan selalu menyertai Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dan seluruh civitas akademik di dalamnya.

 

 

Kunjungan MIS Nurul Siti Aisyah Ishaq, Deli Serdang

Kunjungan MIS Nurul Siti Aisyah Ishaq, Deli Serdang

RAUDHAH – Sebanyak 72 orang yang terdiri dari peserta didik dan para guru pembimbing dari Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Nurul Siti Aisyah Ishaq, Deli Tua, melakukan kunjungan edukatif ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan. Kunjungan ini berlangsung pada Ahad, 16 Februari 2025 atau bertepatan dengan 17 Sya’ban 1446 Hijriah.

Rombongan diterima dengan hangat di Gedung Hafsah lantai 3 dalam sebuah pertemuan ramah tamah yang penuh keakraban. Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ustadz Carles Ginting, menyampaikan ucapan selamat datang kepada para tamu. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya silaturahmi antar lembaga pendidikan Islam serta harapan agar kunjungan ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta didik.

Sebagai perwakilan dari MIS Nurul Siti Aisyah Ishaq, Kepala Sekolah Bapak Nuriman Budi Prayogo menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sambutan yang diberikan oleh pihak Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk belajar lebih dekat mengenai sistem pendidikan dan kehidupan di pesantren ini.

Setelah acara ramah tamah, kegiatan dilanjutkan dengan tur keliling kawasan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Rombongan diajak untuk melihat berbagai fasilitas pesantren serta mengenal lebih jauh aktivitas keseharian para santri. Dengan penuh antusias, para peserta didik mengamati suasana belajar, asrama santri, hingga berbagai fasilitas penunjang pendidikan yang tersedia di pesantren.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi peserta didik MIS Nurul Siti Aisyah Ishaq tentang kehidupan di pesantren serta menumbuhkan semangat dalam menuntut ilmu.

 

Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Sukses Gelar Raudhah Amazing Sound dan Lomba Folksong

Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Sukses Gelar Raudhah Amazing Sound dan Lomba Folksong

  • Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali menggelar agenda tahunan Raudhah Amazing Sound (RAS) dan Lomba Folksong antarmarhalah. Acara yang berlangsung pada Sabtu malam, 15 Februari 2025/16 Sya’ban 1446 ini diselenggarakan di Gedung Serba Guna pesantren dengan penuh semarak.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ustadz Carles Ginting, BHSc, M. I. Kom. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi semangat para santri dalam menunjukkan bakat seni mereka serta menekankan pentingnya kreativitas dalam dunia pendidikan.

Kompetisi yang melibatkan santri dari kelas 1 hingga kelas 4 KMI ini menampilkan berbagai pertunjukan menarik. Setiap peserta memberikan penampilan terbaiknya di hadapan para juri yang kompeten di bidangnya. Setelah melalui proses penilaian yang ketat, berikut adalah daftar juara dari masing-masing kategori:

Lomba Folksong:

Juara 1: Kelas 2 KMI

Juara 2: Kelas 3 & 1 Int

Juara 3: Kelas 1 KMI

Juara 4: Kelas 4 KMI

 

Raudhah Amazing Sound (RAS):

Juara 1: Dafa Raihan

Juara 2: Adam Haikal

Juara 3: Cuvier

Juara 4: Alif Rafiqi

Kemeriahan acara ini mendapat antusiasme tinggi dari seluruh santri dan dewan asatidz. Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi santri untuk mengekspresikan kreativitas mereka di bidang seni suara.

Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Selenggarakan Kegiatan Fath Kutub At-Turats Al-Islamiy untuk Santri/wati

Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Selenggarakan Kegiatan Fath Kutub At-Turats Al-Islamiy untuk Santri/wati

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali menggelar kegiatan Fath Kutub At-Turats Al-Islamiy sebagai bagian dari upaya mendalami dan memperluas wawasan santri/wati dalam memahami kitab kuning. Kegiatan ini diperuntukkan bagi santri kelas 5 Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) dan berlangsung pada dua periode, yakni 5-9 Februari 2025/6-10 Sya’ban1446 untuk santri dan 10-13 Februari 2025/11-14 Sya’ban 1446 untuk santriwati.

Pembelajaran kitab kuning merupakan bagian integral dalam kurikulum Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Sejumlah kitab klasik, seperti Bulughul Maram dan Bidayatul Mujtahid, menjadi materi utama yang dipelajari oleh para santri setiap harinya. Untuk memperdalam pemahaman mereka, pesantren menyelenggarakan kegiatan khusus ini sebagai wadah diskusi dan eksplorasi lebih lanjut mengenai berbagai disiplin ilmu Islam.

Acara ini resmi dibuka oleh Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, yang kemudian dilanjutkan dengan pengarahan berbagai materi terkait Fathul Kutub, mencakup bidang Aqidah/Tauhid, Hadits, Fiqh, dan Tafsir. Setiap harinya, pembahasan kitab dan diskusi permasalahan dalam tiap materi dilakukan secara intensif.

Guna mempermudah jalannya kegiatan, para peserta dibagi dalam 4 unit atau syu’bah. Setiap unit terdiri dari beberapa kelompok, dengan masing-masing kelompok beranggotakan kurang lebih 7-9 santri/wati. Pembagian ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran serta memfasilitasi diskusi yang lebih mendalam.

Kemudian, para peserta diharapkan tidak hanya memperluas wawasan keilmuan dalam bidang Kutub At-Turats, tetapi memiliki kemampuan untuk menganalisis problematika furu’iyah (cabang hukum Islam) dengan perspektif yang luas. Juga, mereka tidak bersikap fanatik terhadap satu madzhab tertentu, melainkan mampu meneliti keabsahan setiap madzhab berdasarkan dalil-dalil dalam Al-Qur’an dan Hadits.

Kegiatan Fath Kutub At-Turats Al-Islamiy ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dalam mencetak santri yang memiliki pemahaman mendalam terhadap ilmu-ilmu keislaman serta mampu berpikir kritis dalam menyikapi berbagai permasalahan fiqih di tengah masyarakat.

Chat Via WhatsApp