Arahan Inspiratif Direktur Bagi Guru Pengabdian Baru

Arahan Inspiratif Direktur Bagi Guru Pengabdian Baru

RAUDHAH – Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ustadz KH. Solihin Adin, memberikan arahan dan nasihat kepada seluruh guru pengabdian baru dalam sebuah pertemuan resmi yang berlangsung di kantor kedirekturan pada Selasa, 20 Mei 2025 bertepatan dengan 22 Dzulqa’dah 1446. Acara ini dihadiri oleh seluruh guru pengabdian baru, baik yang akan mengabdi di lingkungan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah maupun yang ditugaskan ke pesantren-pesantren lainnya.

Dalam arahannya, KH. Solihin Adin menekankan pentingnya peran guru sebagai teladan atau uswah bagi para santri dan santriwati. Beliau berpesan agar para guru senantiasa menjaga akhlak mulia, memperdalam ilmu pengetahuan, serta terus menebarkan manfaat di manapun berada.

Guru pengabdian tahun ini berasal dari alumni angkatan ke-34 Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Kegiatan pengarahan ini menjadi momen penting untuk membekali para guru dengan nilai-nilai dasar dan tanggung jawab moral yang harus mereka emban selama masa pengabdian. Harapannya, dengan jumlah guru pengabdian yang semakin bertambah, akan lahir sosok-sosok pendidik Islami yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak mulia serta mampu menjadi kader penerus perjuangan pesantren di masa mendatang.

Raudhah Gelar Ujian Ibadah untuk Kelas 3, 3 Intensif, dan 4 KMI

Raudhah Gelar Ujian Ibadah untuk Kelas 3, 3 Intensif, dan 4 KMI

RAUDHAH – Menjelang ujian lisan dan tulis semester genap Tahun Pelajaran 2024–2025, Bidang Pendidikan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan ujian ibadah khusus bagi santri dan santriwati kelas 3, 3 Intensif, dan 4 KMI. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada Senin dan Selasa, 19–20 Mei 2025 atau bertepatan dengan 21–22 Dzulqa’dah 1446 H.

Ujian ibadah ini meliputi tiga materi utama, yaitu tahsinul qira’ah (perbaikan bacaan Al-Qur’an), ibadah qauliyah (ucapan dalam ibadah), dan ibadah fi’liyah (gerakan dalam ibadah). Ketiga aspek tersebut merupakan bagian penting yang wajib dikuasai oleh setiap santri sebagai bekal dalam mengamalkan agama secara benar dan menjadi contoh di tengah masyarakat.

Pelaksanaan ujian dilakukan secara terpisah antara santri dan santriwati. Para santri mengikuti ujian di Masjid lantai 2, sementara santriwati menempati Gedung Fatimah lantai 3. Penempatan ini dilakukan agar pelaksanaan ujian dapat berlangsung tertib dan kondusif.

Para ustadz dan ustadzah yang bertugas sebagai penguji memberikan penilaian sekaligus evaluasi secara langsung terhadap praktik ibadah santri/wati. Evaluasi ini bertujuan untuk membetulkan kesalahan dan membimbing santri agar mampu membaca Al-Qur’an dengan baik serta melaksanakan ibadah secara sempurna sesuai tuntunan syariat. Dengan adanya ujian ibadah ini, diharapkan para santri dan santriwati dapat meningkatkan kualitas ibadah mereka.

Kunjungan Pondok Pesantren Darur Rasyid, Aceh Singkil

Kunjungan Pondok Pesantren Darur Rasyid, Aceh Singkil

RAUDHAH – Dalam upaya meningkatkan wawasan kepemimpinan dan manajerial organisasi, para santri dan santriwati pengurus organisasi Pondok Pesantren Darur Rasyid, Aceh Singkil, melaksanakan studi banding di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan pada Sabtu-Ahad, 17-18 Mei 2025 atau bertepatan dengan 19-20 Dzulqa’dah 1446 H.

Rombongan yang terdiri dari 18 santri, 17 santriwati, dan 5 orang guru pendamping ini disambut hangat dan melakukan sesi temu ramah di Gedung Hafsah lantai 3 bersama Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Ustadz KH. Solihin Adin.

Dalam sambutannya, Ustadz KH. Solihin Adin menyampaikan ucapan selamat datang kepada para tamu. Beliau juga memberikan gambaran umum tentang sejarah, perkembangan, serta sistem organisasi pelajar di Raudhah, seperti Organisasi Pelajar Raudhatul Hasanah (OPRH) dan Koordinator Gerakan Pramuka.

Agenda utama dalam kegiatan studi banding ini adalah sesi berbagi pengalaman antara santri/wati pengurus Darur Rasyid dengan pengurus OPRH. Dalam forum tersebut, kedua belah pihak saling bertukar informasi mengenai program kerja, strategi kepemimpinan, serta tantangan yang dihadapi dalam menjalankan roda organisasi di lingkungan pesantren.

Diskusi yang berlangsung interaktif dan penuh antusiasme ini diharapkan mampu memberikan inspirasi dan wawasan baru dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan pelajar. Kunjungan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat hubungan antara Pondok Pesantren Darur Rasyid dan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Santri/wati KMI Raudhah Gelar Perfotoan Kelas Jelang Akhir Tahun Pelajaran

Santri/wati KMI Raudhah Gelar Perfotoan Kelas Jelang Akhir Tahun Pelajaran

RAUDHAH — Menjelang berakhirnya tahun pelajaran 2024/2025, seluruh santri dan santriwati kelas 1 hingga kelas 5 KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan melaksanakan kegiatan perfotoan kelas bersama wali kelas masing-masing. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda tahunan yang dinantikan, sebagai bentuk dokumentasi dan kenangan kebersamaan selama satu tahun ajaran.

Kegiatan perfotoan dibagi menjadi dua hari, yakni untuk santriwati pada Jumat, 9 Mei 2025 / 11 Dzulqa’dah 1446 dan untuk santriwan pada Jumat, 16 Mei 2025 / 18 Dzulqa’dah 1446. Agenda dimulai sejak pukul 07.30 WIB hingga selesai.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi foto bersama pimpinan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah: Bapak Ir. H. Achmad Prana Rulianto Tarigan selaku Pimpinan Pesantren, Wakil Direktur Ustadz Carles Ginting, BHSc., serta Ustadz H. Miftakhuddin, S.S., S.Pd.I., M.M., dan diikuti oleh para kepala bidang serta beberapa asatidzah. Setelah itu, para santri melanjutkan sesi foto bersama wali kelas dan rekan-rekan sekelas mereka.

Untuk memperindah hasil dokumentasi, setiap kelas mempersiapkan latar belakang (background) sebaik mungkin. Beberapa lokasi strategis di lingkungan pesantren dimanfaatkan sebagai titik pengambilan gambar. Pada bagian putri, lokasi yang digunakan meliputi depan Gedung Fatimah, Gedung Rabiah Adawiyah, Gedung Ruqayyah, Gedung Hafsah, serta sisi samping Gedung Aisyah. Sementara itu, santri putra melakukan pengambilan foto di sisi barat dan timur Masjid Pesantren, depan Gedung Al-Azhar, Gedung Serba Guna, Gedung Al-Jihad, Gedung Ramadhan, dan depan Gerbang Utama Pesantren.

Momen perfotoan ini bukan hanya sebagai bentuk dokumentasi, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali kebersamaan di antara santri dan wali kelas. Seperti sebuah ungkapan bijak mengatakan, “Foto adalah cara di mana kita merasa, menyentuh, dan mencintai. Apa yang telah ditangkap oleh kamera akan mengingatkan kita tentang hal-hal kecil setelah kita lupa segalanya.”

Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Selenggarakan Ujian Kompetensi Guru Bahasa Arab: Upaya Meningkatkan Mutu dan Profesionalisme Pendidik

Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Selenggarakan Ujian Kompetensi Guru Bahasa Arab: Upaya Meningkatkan Mutu dan Profesionalisme Pendidik

RAUDHAH – Dalam upaya menjaga kualitas pendidikan dan meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, Bidang Pendidikan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyelenggarakan Ujian Kompetensi Guru di bidang Bahasa Arab pada Rabu, 14 Mei 2025. Ujian ini dilaksanakan mulai pukul 14.15 hingga 15.15 WIB dan diikuti oleh sebanyak 134 guru.

Adapun materi yang diujikan meliputi empat komponen utama dalam disiplin ilmu bahasa Arab, yaitu Bahasa Arab dasar, Nahwu (tata bahasa), Sorof (ilmu bentuk kata), dan Insya’ (kemampuan menyusun tulisan dalam bahasa Arab). Keempat aspek ini dipilih karena merupakan fondasi penting dalam pengajaran bahasa Arab di tingkat pesantren.

Pelaksanaan ujian ini menjadi salah satu program bidang pendidikan sebagai wujud nyata komitmen pesantren dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya para guru yang menjadi ujung tombak proses pendidikan di Ar-Raudlatul Hasanah. Selama ujian berlangsung, para peserta tampak serius dan penuh konsentrasi dalam menjawab soal-soal yang disusun secara komprehensif dan menantang.

Menariknya, kegiatan ini turut dipantau langsung oleh Wakil Direktur Pesantren, Ustadz H. Miftakhuddin, dan Wakil Kepala Bidang Pendidikan, Ustadz Muhammad Ilyas. Kehadiran mereka menunjukkan perhatian besar dan dukungan penuh terhadap peningkatan kapasitas guru, sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi para tenaga pendidik selama ini.

Dalam sambutannya, Ustadz Muhammad Ilyas menyampaikan bahwa ujian ini bukan semata-mata ditujukan untuk menilai hasil secara akademik, namun lebih dari itu, menjadi sarana introspeksi diri dan motivasi bagi para guru agar senantiasa menjaga semangat belajar, memperbarui wawasan, dan meningkatkan kualitas pengajaran. Ia juga menekankan bahwa seorang guru yang terus belajar adalah cerminan dari institusi pendidikan yang dinamis dan progresif.

“Ujian ini bukan hanya tentang hasil, tetapi tentang proses. Ini adalah cara kita mengukur sekaligus menyemangati diri untuk terus berkembang. Karena guru yang hebat adalah mereka yang tidak pernah berhenti belajar,” ungkapnya dalam sambutan di pembukaan UKG.

Dengan terselenggaranya ujian kompetensi ini, diharapkan akan tumbuh budaya akademik yang sehat dan dinamis di kalangan guru. Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali menunjukkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan Islam yang terus mendorong peningkatan profesionalisme tenaga pendidiknya.

Chat Via WhatsApp