Pembekalan Kepengasuhan Bersama Ustaz Ibrahim Mandres

Pembekalan Kepengasuhan Bersama Ustaz Ibrahim Mandres

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menggelar kegiatan pembekalan kepengasuhan dengan menghadirkan narasumber Ustaz Ibrahim Mandres, yang berlangsung pada Senin, 15 September 2025/22 Rabi’ul Awal 1447, bertempat di Gedung Hafsah lantai 3.

Ustaz Ibrahim Mandres merupakan konsultan pendidikan sekaligus menahkodai lembaga Kafa Institute. Sebuah lembaga riset dan konsultan yang bergerak dalam bidang kepengasuhan pondok pesantren. Salah satu progam unggulannya adalah Dormitory Educator Academy (DEA), sebuah progam worshop/training peningkatan skill kepengasuhan musyrif/ah (pengasuh) dalam membimbing santri/wati di Pesantren.

Kegiatan yang dimulai pukul 14.20 WIB ini diikuti sebanyak 137 ustadz/ah dan dihadiri juga oleh Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah beserta Wakil Direktur, Ustaz KH. Miftakhuddin, SS., S.Pd.I., MM. dan Ustaz Carles Ginting, BHSc., M.I.Kom.

Dalam penyampaian materinya, Ustaz Ibrahim membuka dengan kisah tentang surat wasiat, yang mengandung pelajaran bahwa meski wasiat disampaikan sama, pemahaman dan aksi yang dilakukan bisa berbeda. Ia kemudian menekankan pentingnya disiplin dan keteladanan dalam dunia kepengasuhan santri.

“Tiada kesuksesan tanpa kedisiplinan, dan tiada kedisiplinan tanpa keteladanan. Jadilah guru yang senantiasa memberikan contoh baik, karena kunci sukses tarbiyah ada pada keteladanan seorang guru,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa disiplin bukan sekadar aturan, melainkan komitmen menjalankan kesepakatan, menjaga ketepatan waktu, berinisiatif untuk memulai, dan dengan baris berbaris.

Para peserta tampak antusias dan fokus mengikuti materi. Banyak ilmu baru yang berhasil diserap dengan baik, terlebih sesi diskusi yang membuka ruang interaksi antara peserta dan pemateri berjalan hangat dan produktif.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai penanda berakhirnya pembekalan kepengasuhan ini.

Kunjungan Yayasan Medic Worldwide Bahas Kerja Sama Kemanusiaan untuk Gaza

Kunjungan Yayasan Medic Worldwide Bahas Kerja Sama Kemanusiaan untuk Gaza

RAUDHAH – International Medical Relief Society (Medics) Worldwide, lembaga nirlaba sipil non-pemerintah yang berlisensi di Turki dan beroperasi di sektor kesehatan, melakukan kunjungan ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada Senin, 15 September 2025/22 Rabi’ul Awal 1447.

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow di berbagai kota di Indonesia seperti Aceh, Medan, Padang, Jakarta, Bandung hingga Surabaya, dengan misi memperkuat sinergi dalam bidang kesehatan dan kemanusiaan, khususnya untuk rakyat Palestina di Gaza.

Secara khusus, Medics Worldwide adalah lembaga nirlaba global yang menyediakan layanan kesehatan di seluruh dunia: mencegah, mengobati, mendukung, dan mengembangkan layanan di area konflik, bencana, dan kebutuhan kemanusiaan.

Rombongan delegasi Medics Worldwide disambut hangat oleh Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ustadz KH. Miftakhuddin, SS., S.Pd.I., MM beserta jajaran. Pertemuan berlangsung penuh keakraban dan membahas peluang kerja sama kemanusiaan di bidang kesehatan.

Dalam kunjungan tersebut, hadir dua dokter Palestina yang telah lama mengabdi di Gaza. Pertama, Dr. Jehad Zidan, dokter spesialis bedah yang sudah tujuh tahun bertugas di Rumah Sakit Indonesia di Gaza, dan kini juga menjabat sebagai Partnership Officer Medics Worldwide. Kedua, Dr. Amar Aiman, seorang dokter umum yang kini menjabat sebagai Direktur Medics Worldwide.

Keduanya memaparkan kondisi kesehatan masyarakat Gaza yang sangat membutuhkan dukungan, baik dari sisi pelayanan medis maupun infrastruktur rumah sakit. Salah satu fokus utama adalah upaya renovasi Rumah Sakit Al-Shifa, Gaza dan penguatan fasilitas kesehatan di Palestina.

Melalui roadshow ini, Medics Worldwide berharap semakin banyak pihak yang dapat bersinergi dalam program kemanusiaan. Dukungan masyarakat Indonesia diyakini mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan dan kelangsungan hidup masyarakat Gaza.

FPAG Gelar Sarasehan Pimpinan Pesantren, Road to 100 Tahun Gontor

FPAG Gelar Sarasehan Pimpinan Pesantren, Road to 100 Tahun Gontor

RAUDHAH – Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG) menggelar Sarasehan Pimpinan Pesantren di sela-sela acara World Muslim Scout Jamboree 2025. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 13 September 2025 pukul 13.00–15.00 WIB di Aula Cut Nyak Dien, Bumi Perkemahan dan Graha Wisata, Cibubur, Jakarta Timur.

Kegiatan sarasehan ini menghadirkan para pimpinan pesantren anggota FPAG, pimpinan PMDG, serta tokoh-tokoh nasional. Dengan mengusung tema “FPAG; Road to 100 Tahun PMDG”, forum ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus diskusi strategis dalam menyongsong satu abad kiprah Gontor dalam dunia pendidikan pesantren.

Direktur dan Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah – Ustadz KH. Miftakhuddin, SS., S.Pd.I., MM., dan Ustadz. Carles Ginting, BHSc., M.I.Kom. yang turut serta sebagai delegasi pesantren. Kehadiran beliau menegaskan komitmen Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah sebagai Pesantren alumni Gontor di Sumatera Utara dalam mendukung peran FPAG serta menyambut peringatan 100 tahun Gontor.

Di sela-sela kunjungan tersebut, Direktur dan Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah juga berkesempatan mengunjungi kontingen Pramuka Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang tengah mengikuti World Muslim Scout Jamboree 2025 di Cibubur. Kehadiran Direktur dan Wakil Direktur pesantren di tengah para santri kontingen menjadi bentuk dukungan moral dan motivasi agar mereka semakin bersemangat dalam mengharumkan nama pesantren di kancah internasional.

Raudhah Tuan Rumah OMI Tingkat Kota Medan

Raudhah Tuan Rumah OMI Tingkat Kota Medan

RAUDHAH – Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kota Medan tahun 2025 resmi digelar pada 9–11 September 2025 dengan menghadirkan ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan. Tahun ini, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mendapat kehormatan menjadi tuan rumah utama pelaksanaan OMI, khususnya untuk jenjang MI dan MTs.

Pada Rabu, 10 September 2025, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menjadi pusat perlombaan bagi siswa tingkat MI/SD. Mereka bertanding dalam dua bidang, yakni IPAS dan Matematika, dengan peserta yang datang dari puluhan MIN, MIS, dan sekolah berbasis Islam di Kota Medan.

Puncaknya, Kamis, 11 September 2025, kembali digelar di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah untuk tingkat MTs/SMP. Siswa-siswi bertanding di tiga bidang: Matematika, IPA, dan IPS. Suasana kompetisi berlangsung semarak, ditopang dengan kesiapan sarana dan fasilitas pesantren yang representatif.

Keterlibatan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah sebagai tuan rumah OMI 2025 bukan hanya sekadar penyedia lokasi, tetapi juga mencerminkan peran aktif pesantren dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah. Dengan pengalaman panjang dalam penyelenggaraan event pendidikan, pesantren ini memberikan nuansa religius, tertib, dan berwibawa dalam pelaksanaan olimpiade.

Secara keseluruhan, OMI tingkat Kota Medan 2025 melibatkan ratusan peserta dari berbagai madrasah negeri dan swasta. Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi akademik, tetapi juga momentum untuk melahirkan generasi madrasah yang unggul, cerdas, dan berkarakter Islami, dengan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah sebagai panggung utama penyemaiannya.

 

Workshop Kesehatan Mental & Terapi DEPTH bersama Dra. Yuli Suliswidiati, M.Psi., Psikolog

Workshop Kesehatan Mental & Terapi DEPTH bersama Dra. Yuli Suliswidiati, M.Psi., Psikolog

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menggelar Workshop Kesehatan Mental & Terapi DEPTH dengan tema “Guru Tenang, Siswa Bahagia dengan DEPTH Therapy” pada Jumat, 5 September 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dra. Yuli Suliswidiati, M.Psi., Psikolog, yang membimbing para peserta untuk memahami pentingnya kesehatan mental di lingkungan pendidikan.

Workshop ini dirancang untuk memberikan bekal praktis kepada guru dan tenaga pendidik agar mampu menjaga ketenangan emosional serta mendampingi siswa dengan lebih baik. Melalui pendekatan DEPTH Therapy, peserta diajak mengenali luka batin, mengatasi burnout, hingga belajar teknik regulasi emosi dasar.

Kegiatan ini berlangsung sejak pagi pukul 08.00 WIB dengan sesi pembukaan, dilanjutkan materi Mental Health Awareness dalam Dunia Pesantren dan Mengenali Luka Batin & Burnout. Setelah jeda istirahat, peserta mendapatkan materi tentang Teknik Regulasi Emosi, kemudian praktik langsung terapi DEPTH 1.

Siang harinya, acara dilanjutkan dengan sesi konsultasi umum dan feedback pascaterapi, disusul materi Terapi Emosional dan Emotional Release. Rangkaian kegiatan ditutup dengan Terapi DEPTH 2 serta refleksi bersama pada sore hari.

Melalui workshop ini, diharapkan para guru mampu menjadi pribadi yang tenang sehingga dapat menghadirkan suasana belajar yang nyaman, serta mendukung kebahagiaan dan kesehatan mental santri di pesantren.

Chat Via WhatsApp