Muhadharah Kembali Bergema, Santri/wati Latih Kemampuan Orasi Tiga Bahasa

Muhadharah Kembali Bergema, Santri/wati Latih Kemampuan Orasi Tiga Bahasa

RAUDHAH – Setelah sempat diberhentikan sementara waktu, kegiatan latihan berpidato atau yang dikenal dengan muhadharah kembali dibuka pada Kamis, 31 Juli 2025/6 Safar 1447. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri/wati dari kelas 1 hingga kelas 6 KMI, dan dilaksanakan secara terpisah antara putra dan putri.

Untuk santri, pembukaan muhadharah berlangsung di Gedung Serba Guna dan dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur Pesantren, Ust. Carles Ginting, BHSc., M.I.Kom. Sementara itu, untuk santriwati, kegiatan digelar di Aula Pertemuan Gedung Fatimah Lantai 3, dengan pembukaan oleh Kepala Bidang Pengasuhan Putri, Ust. H. Fathurrahman, S.Ag., M.M.

Acara pembukaan ini turut dimeriahkan dengan penampilan orator-orator pilihan dari santri/wati yang menyampaikan pidato dalam tiga bahasa: Indonesia, Arab, dan Inggris. Penampilan ini bertujuan untuk memotivasi peserta sekaligus memberi gambaran nyata mengenai teknik berpidato yang baik dan benar.

Muhadharah merupakan salah satu program unggulan pesantren yang dilaksanakan secara rutin tiga kali dalam sepekan, yaitu:

• Kamis siang untuk pidato bahasa Arab,

• Kamis malam untuk pidato bahasa Indonesia,

• Ahad malam untuk pidato bahasa Inggris.

Dilaksanakan di kelas-kelas yang telah ditentukan, kegiatan ini bukan hanya melatih keberanian dan keterampilan berbicara di depan umum, tetapi juga membina kemampuan santri/wati menjadi pembawa acara yang andal dan siap tampil dalam berbagai agenda resmi pesantren.

Dengan kembalinya muhadharah, diharapkan kemampuan komunikasi, keberanian, serta penguasaan bahasa para santri/wati semakin terasah dan siap digunakan dalam berbagai kesempatan, baik di lingkungan pesantren maupun di tengah masyarakat.

Kuliah Umum Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy

Kuliah Umum Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy

RAUDHAH – Selepas pelaksanaan Apel Tahunan, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melanjutkan rangkaian kegiatan awal tahun dengan mengadakan Kuliah Umum Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 28–30 Juli 2025 atau bertepatan dengan 3–6 Safar 1447 H.

Kuliah umum ini merupakan agenda wajib yang diikuti oleh seluruh ustadz/ustadzah serta santri/wati kelas 1 hingga 6 KMI, dan dilaksanakan terpisah antara putra dan putri. Untuk santri putra, kegiatan dipusatkan di Gedung Serbaguna, sedangkan santri putri bertempat di Gedung Fatimah Lantai 3.

Mengangkat berbagai tema penting seputar kehidupan dan visi pesantren, kuliah umum ini bertujuan menanamkan nilai-nilai dasar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah sejak awal tahun pelajaran. Beberapa materi yang disampaikan antara lain: Mukaddimah Khutbatul ‘Arsy, Pesantren dan Sejarah Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Panca Jiwa dan Panca Jangka Pesantren, Pendidikan dan Pengajaran, Ke Raudhah, Apa yang Kau Cari?, Disiplin dan Bahasa, Cara Hidup di Pesantren (Pergaulan dan Berpakaian), Kesadaran Berorganisasi, Administrasi, dan Keuangan Pesantren.

Salah satu istilah sentral yang digaungkan dalam kegiatan ini adalah “Khutbatul ‘Arsy”, yang secara harfiah berarti khutbah yang agung dan bernilai tinggi. Istilah ini mengandung makna bahwa penyampaian visi, misi, dan aturan hidup di pesantren adalah sesuatu yang sangat penting dan fundamental, agar seluruh warga pesantren memiliki arah yang sama dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian Khutbatul ‘Arsy ini tidak berhenti pada kuliah umum semata, tetapi akan terus berlanjut hingga akhir Agustus 2025.

Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy 2025

Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy 2025

RAUDHAH – Bertemakan “Dari Ar-Raudlatul Hasanah Menyemai Peradaban Dunia”, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali menggelar Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy pada Ahad, 27 Juli 2025/2 Safar 1447 H.

Apel Tahunan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Badan Wakaf beserta jajaran pengurus, Pimpinan Pesantren, Direktur dan Wakil Direktur, para guru, mahasantri STIT Ar-Raudlatul Hasanah, peserta didik PAUD dan MIS Tiga Binanga, serta tamu undangan lainnya. Kebersamaan yang terjalin mempertegas kekuatan silaturahmi dan semangat kolektif yang ada di bumi wakaf ini.

Ustaz KH. Solihin Adin, S.Ag., MM., selaku inspektur upacara, dalam amanatnya menyampaikan pentingnya meyakini bahwa Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah merupakan lembaga pendidikan yang paling sesuai dalam menanamkan nilai-nilai Islam secara menyeluruh dan mendalam. Ia juga menekankan pentingnya melihat pesantren sebagai tempat penggemblengan mental, spiritual, dan intelektual secara terpadu.

Selanjutnya, dalam upaya mendorong prestasi dan mutu pendidikan, pesantren memberikan beasiswa khusus kepada santri/wati berprestasi. Santri yang meraih peringkat pertama mendapatkan pembebasan SPP selama 6 bulan, sementara peringkat kedua dibebaskan selama 3 bulan, di setiap tingkatan kelas. STIT Ar-Raudlatul Hasanah juga turut memberikan penghargaan serupa bagi mahasantri yang menorehkan prestasi akademik terbaik.

Suasana apel semakin semarak dengan penampilan atraktif dari para santri/wati dan peserta didik MIS Tiga Binanga. Tampil memukau adalah grup marching band, kolaborasi seni bela diri pencak silat dan karate, serta demonstrasi keterampilan dari berbagai kelompok olahraga. Aksi-aksi ini tidak hanya menunjukkan bakat dan kedisiplinan, tetapi juga menggambarkan semangat sportivitas dan solidaritas antarsantri.

Sebagai penutup, dilaksanakan pawai barisan santri/wati yang berjalan rapi dan teratur, dikelompokkan berdasarkan daerah asal mereka, seperti Medan Kota, Labuhanbatu, Tapanuli Selatan, Riau, Jambi, Jabodetabek, Aceh, dan lainnya.

 

Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Terima Kunjungan Spesial Prof. Dr. K.H. Husnan Bey Fananie

Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Terima Kunjungan Spesial Prof. Dr. K.H. Husnan Bey Fananie

Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali mendapat kehormatan dengan hadirnya tamu istimewa, Prof. Dr. K.H. Husnan Bey Fananie, M.A., dalam kunjungan silaturahmi yang berlangsung pada Sabtu malam, 19 Juli 2025/24 Muharram 1447 H.

Acara ramah tamah dan dialog hangat digelar di ruang kedirekturan, dihadiri oleh Direktur Pesantren, KH. Solihin Adin, S.Ag., MA., Wakil Direktur Ust. Carles Ginting, BHSc., Ust. H. Muftakhuddin, S.S., S.Pd.I., MM., para Kepala Bidang, serta Ketua STIT Ar-Raudlatul Hasanah, Dr. KH. Rasyidin, MA.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. K.H. Husnan Bey Fananie menyampaikan pandangan mendalam tentang pendidikan. Menurutnya, pendidikan yang ideal harus terintegrasi dari tiga pilar utama: keluarga (rumah), lingkungan sosial (kemasyarakatan), dan kebebasan berpikir. Beliau menegaskan bahwa ketiganya telah nyata dan hidup dalam sistem pendidikan Pesantren, salah satunya di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Selain itu, beliau juga membagikan lima prinsip dalam memimpin dan membangun pesantren, yaitu: keikhlasan total, kesederhanaan, kebersamaan, kemandirian dari ketergantungan luar, serta kemerdekaan dalam berpikir. Nilai-nilai ini, menurutnya, menjadi pondasi penting untuk melahirkan generasi unggul dan berkarakter.

Kunjungan ini menjadi momen inspiratif dan penuh makna bagi keluarga besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Silaturahmi bersama Ketua LPDB Kemenkop Sumut

Silaturahmi bersama Ketua LPDB Kemenkop Sumut

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menerima kunjungan silaturahmi Ketua Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi Wilayah Sumatera Utara, Bapak Laode Karsid, pada Selasa, 22 Juli 2025/ 27 Muharram 1447 H. Kunjungan tersebut berlangsung pada pukul 13.00 WIB dan dipusatkan di kantor sekretariat pesantren.

Kehadiran beliau disambut langsung oleh Pimpinan Pesantren, didampingi Wakil Direktur, Sekretaris Umum, serta sejumlah asatidz. Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya menjalin hubungan baik antara lembaga pemerintah dan institusi pendidikan pesantren.

Melalui pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan akrab, kedua belah pihak saling bertukar pandangan mengenai potensi kolaborasi, khususnya dalam bidang pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren. Agenda ini juga membuka peluang bagi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah untuk memperluas peranannya dalam pengembangan koperasi, kewirausahaan santri, serta penguatan ekonomi umat secara umum.

Chat Via WhatsApp