RAUDHAH – Bahasa tidak hanya diuji di ruang kelas. Di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, kemampuan berbahasa Arab dan Inggris diuji melalui berbagai perlombaan yang menuntut keberanian berbicara, ketepatan menyusun kata, hingga kreativitas menyampaikan gagasan.
Suasana itu terlihat dalam Raudhah Language Championship (RLC) 2026 yang digelar oleh Pembimbing Bahasa Santri melalui Language Advisory Council (LAC) Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Kompetisi berlangsung secara bertahap sejak 9 September dan ditutup pada Kamis, 17 September 2026/6 Rabi’ul Akhir 1448 di Gedung Serba Guna Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
RLC 2026 mempertemukan santri dalam beragam cabang perlombaan. Mulai dari Whispering Challenge, Fathul Qamus, Fathul Munjid, Choral Speaking, Scrabble, Singing Like a Star, Insya’, Spelling Bee, Language Adventure, Ma Huwā, Wall Magazine, Washlul Kalimah, hingga Language Quiz. Sejumlah perlombaan berlangsung di asrama, kelas, maupun secara personal, sebelum beberapa cabang memasuki babak final.
Pada malam penutupan, kemampuan bahasa para santri tidak sekadar terlihat dari hasil akhir perlombaan. Mereka juga ditantang untuk tampil percaya diri, bekerja sama, berpikir cepat, dan menggunakan bahasa asing dalam situasi yang kompetitif. RLC menjadi bagian dari pola pembinaan bahasa di pesantren yang menempatkan praktik penggunaan bahasa sebagai bagian dari keseharian santri.
Sejumlah nama dan kelompok berhasil menempati posisi teratas. Pada Whispering Challenge, Ramadhan 2 menjadi juara pertama kategori asrama, disusul Ramadhan 3 dan Saudi 3. Fathul Qamus kategori junior dimenangi Rifqi Afkar dari kelas 3B, diikuti Bismar Thohir (3N) dan Ibrahim Marpaung (1IntD). Sementara Fathul Munjid kategori senior menempatkan Class 4B sebagai juara pertama, Class 6D di posisi kedua, dan Class 3IntB di posisi ketiga.
Pada Choral Speaking, Makkah 2B meraih juara pertama dan Makkah 2A juara kedua. Cabang Scrabble kategori junior dimenangi Wildan Iq (1B), disusul Faiq Rayyan (3B), sedangkan kategori senior menempatkan Muhaimin Arsyad (6F) sebagai juara pertama dan Iqrima Sabri Kasman (6F) sebagai juara kedua.
Cabang Singing Like a Star menempatkan Rafiq Wafi (4H) sebagai juara pertama, Arkana Efendi (4F) sebagai juara kedua, dan Akhtar Suwardana (4B) sebagai juara ketiga. Dalam lomba Insya’, Fadlan Nur menjadi juara pertama kategori junior, disusul Muhammad Syauqi. Pada kategori senior, Rafi Anwar menempati posisi pertama dan Hafiz Alfarizi posisi kedua.
Adapun Spelling Bee dimenangi Khairul Azril (5H), dengan Hibrizirafi (5D) dan Alif Ibrahim (5D) masing-masing di posisi kedua dan ketiga. Language Adventure menempatkan Al-Jihad 3 sebagai juara pertama dan Makkah 3B sebagai juara kedua.
Pada Ma Huwā, pasangan Abrar Fajar dan Khusnul Fikri meraih juara pertama, sedangkan Rafa Afghani dan Kawkibie berada di posisi kedua. Wall Magazine menempatkan Al-Jihad 2 sebagai juara pertama, Al-Jihad 3 sebagai juara kedua, dan Saudi 3 sebagai juara ketiga.
Sementara itu, Washlul Kalimah kategori kelas 1 dan 1 Intensif dimenangi Class 1IntB, diikuti Class 1B dan Class 1T. Untuk Language Quiz kategori senior, Class 4B keluar sebagai juara pertama, Class 6B di posisi kedua, dan Class 6A1 di posisi ketiga.
Bagi LAC Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, rangkaian kompetisi tersebut menjadi bagian dari pembinaan bahasa yang tidak berhenti pada kemampuan menghafal kosakata atau memahami kaidah. Bahasa ditempatkan sebagai keterampilan yang perlu dipraktikkan secara langsung, baik melalui percakapan, penulisan, permainan, maupun penampilan di hadapan orang lain.
Raudhah Language Championship 2026 pun berakhir dengan daftar juara. Namun, yang dibawa pulang para peserta bukan hanya gelar dan pengalaman berkompetisi. Di balik perlombaan itu, ada latihan menggunakan bahasa Arab dan Inggris dalam suasana yang lebih hidup—sebuah proses yang berlangsung seiring dengan kehidupan santri di pesantren.