RAUDHAH – Selasa-Ahad, 23-28 Juni 2026, Para calon santri dan santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mulai menjalani masa mukim sebagai persiapan intensif menjelang ujian seleksi masuk. Selama masa mukim ini, para peserta digembleng dengan serangkaian aktivitas terstruktur yang dirancang khusus untuk membentuk kedisiplinan, kebersamaan, dan kesiapan menyeluruh.
Untuk memastikan kesiapan mental dan fisik, pihak panitia telah menyusun jadwal kegiatan yang komprehensif bagi seluruh peserta, meliputi: Kewajiban shalat berjama’ah lima waktu dan tadarus Al-Qur’an bersama untuk memperkuat fondasi spiritual, pendalaman materi ujian seleksi, seperti Imla’ (dikte bahasa Arab), Matematika, dan Bahasa Indonesia, pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi setiap calon santri/wati di klinik internal Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, dan makan bersama untuk memupuk persaudaraan, serta olahraga rutin demi menjaga stamina.
Suasana positif dan semangat membara tampak jelas di wajah para calon santri. Salah satu bentuk antusiasme tersebut datang dari Muhammad Farid Fathullah, peserta yang berasal dari Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara.
“Saya merasa sangat senang dan siap untuk mengikuti seluruh rangkaian ujian masuk ini. Harapan besar saya adalah bisa diterima dan resmi santri Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah,” ungkap Farid penuh optimisme.
Dengan semangat dan tekad yang kuat, para calon santri/wati kini siap melangkah melewati gerbang seleksi, membawa harapan besar untuk tumbuh menjadi generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berintegritas dan berakhlak mulia.