Kunjungan Wali Kota Medan Terpilih

Kunjungan Wali Kota Medan Terpilih

RAUDHAH – Wali Kota Medan terpilih, Rico Tri Putra Bayu Waas berkunjung dan bersilaturahmi bersama Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada Kamis, 9 Januari 2025/ 9 Rajab 1446. Kehadirannya beserta rombongan disambut hangat oleh Ketua Umum Badan Wakaf, Pimpinan, Direktur, Wakil Direktur dan para Ustadz lainnya. Salah satu rombongan yang hadir bersama Wali Kota Medan terpilih adalah Afif Abdillah yang merupakan DPRD Medan.

Ramah tamah dan diskusi bersama dilakukan di kantor Kedirekturan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Namun, para rombongan terlebih dahulu diajak untuk melihat miniatur Raudhah secara keseluruhan. Sehingga penjelasan setiap bangunan dituangkan pada momen tersebut baik dari Masjid, Asrama, dan fasilitas lainnya.

Drs.H. Mohd. Ilyas Tarigan selaku Ketua Umum Badan Wakaf menyampaikan sekilas informasi tentang Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Penyampaian tersebut menjadi awal pembicaraan pada sesi ramah Tamah berlangsung.

Kemudian Rico Waas menanggapi pernyataan dari keluarga besar Pesantren Ar- Raudlatul Hasanah dengan respon yang baik. Bahkan ia berharap Pesantren menjadi pondasi dalam pembentukan karakter pemuda-pemudi di Kota Medan. Meskipun dalam pernyataannya bahwa setiap langkah akan ada permasalahan namun setiap permasalahan akan ada solusinya.

“Sedikit saya memberikan motivasi kepada seluruh santri/wati Pesantren Ar-Raudltul Hasanah bahwa santri dididik dengan kemandirian. Kemandirian inilah yang akan menjadi bekal di masa depan, membawa dirimu menggapai sesuatu apa yang kamu inginkan. Intinya adalah serius dalam mengikuti setiap Pendidikan yang ada di Pesantren.” Ucap Wali Kota Medan terpilih saat diminta untuk menyampaikan motivasi.

 

MoU Pesantren dengan Universitas IPB

MoU Pesantren dengan Universitas IPB

Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ustadz H. Miftakhuddin bersama Majelis Pengurus Pusat Perhimpunan Pengasuh Pesantren Indonesia (P2I) berkunjung ke Universitas IPB pada Senin, 6 Januari 2025/6 Rajab 1446. Diantara Majelis Pengurus Pusat P2I yang hadir dalam kunjungan tersebut adalah Pimpinan Pesantren Darunnajah – Jakarta, Pimpinan Pesantren Al-Ikhlas Kuningan – Jawa Barat, Pimpinan Pesantren Tazakka Batang – Jawa Tengah, Pimpinan Pesantren Kun Karima Lebak – Banten, Rektor Universitas Darunnajah – Jakarta, dan Ketua Umum Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG).

Kedatangan rombongan diterima dan disambut hangat oleh Rektor Universitas IPB, Prof. Dr. Arif Satria beserta para civitas akademika lainnya. Ramah tamah yang diiringi dengan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) antara para pengasuh pesantren tersebut dan para civitas akademika Universitas IPB dilaksanakan di IPB International Convention Center (IICC) Bogor. Selama forum diskusi, terdapat beberapa hasil kesepakatan yang dapat berguna untuk perkembangan pesantren-pesantren yang tergabung di dalam FPAG, P2I, dan Forum Komunikasi Pesantren Muadalah (FKPM).

Di antara hasil pertemuan tersebut adalah terjalinnya kerjasama yang berkaitan dengan pendidikan dan pengajaran, pengabdian masyarakat, dan penelitian. Dalam bidang pendidikan dan pengajaran terkonsep dalam beberapa skema beasiswa kader pesantren, guna penguatan SDM internal dan institusi, khususnya di bidang STEM, ekonomi, manajemen, dan sebagainya. Dalam bidang pengabdian masyarakat akan dilaksanakan dalam bentuk KKN tematik Universitas IPB di pesantren-pesantren, program magang mahasiswa dan dosen, dan pendampingan project pesantren di bidang pertanian, pangan, peternakan, teknologi, IT, ekonomi, bisnis, dan sebagainya.

Sedangkan dalam bidang penelitian dirancang melalui dua arah; pertama, hasil-hasil riset Universitas IPB akan diaplikasikan di pesantren sesuai dengan kebutuhannya. Kedua, Universitas IPB membantu dan mendampingi pesantren untuk melakukan riset potensi yang dimiliki, khususnya di bidang pangan, pertanian, peternakan, perikanan, ekonomi, bisnis, dan sebagainya.

Hal-hal yang disepakati di atas tertuang dalam MoU yang dilaksanakan di hari berikutnya, pada Selasa, 7 Januari 2025.

Kunjungan Syaikh Dr. Ahmad bin Abdul Hadi al Misri

Kunjungan Syaikh Dr. Ahmad bin Abdul Hadi al Misri

RAUDHAH – Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyambut dengan penuh kehangatan atas kunjungan Syaikh Dr. Ahmad bin Abdul Hadi al Misri pada Rabu, 9 Januari 2025/9 Rajab 1446. Ia berasal dari Mesir dan merupakan alumni Universitas Islam Madinah serta pemegang 5 sanad qira’ah.

Syaikh Dr. Ahmad bin Abdul Hadi al Misri hadir di bumi wakaf ini bertepatan dengan waktu shalat Isya, sehingga Ia langsung menjadi Imam shalat berjama’ah dengan seluruh santri Raudhah. Kemudian, Ia juga memberikan nasehat dan motivasi kepada seluruh santri. Dengan suara tegas dan bahasa Arab yang fasih, Ia mengutarkan perihal menuntut ilmu dengan baik.

“Segala sesuatu terkhusus dalam belajar, niat adalah sebuah landasan yang terpenting dan pertama karena segala amal dinilai berdasarkan niatnya. Hal ini juga dapat dilihat mengapa dalam banyak karya-karya ‘Ulama mengawali tulisannya dengan kata ‘innamal a’maalu binniyyat’.”

Sungguh para santri pun menyimak nasehat yang disampaikan dengan penuh khidmat. Alhamdulillah, dengan bahasa Arab yang mereka tekuni di Pesantren dapat memudahkan mereka dalam memahami setiap untaian perkataan. Ini dibuktikan dengan pujian Syaikh Dr. Ahmad bin Abdul Hadi al Misri kepada santri yang bertanya dengan tata bahasa Arabnya yang bagus.

Akhir pertemuan, Syaikh mendo’akan keberkahan dalam perkembangan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Ia juga mendo’akan seluruh Ustadz/ah dan santrinya agar senantiasa mendapatkan kebaikan dalam setiap amalnya.

Laporan Pertanggungjawaban dan Serah Terima Amanat Koordinator Kepramukaan Gugus Depan 06-195/06-196

Laporan Pertanggungjawaban dan Serah Terima Amanat Koordinator Kepramukaan Gugus Depan 06-195/06-196

RAUDHAH – Sama seperti Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH), Koordinator Kepramukaan Ar-Raudlatul Hasanah Medan juga melakukan regenerasi melalui laporan pertanggungjawaban dan serah terima amanat dari pengurus lama kepada pengurus baru.

LPJ dan serah terima amanat Koordinator Kepramukaan berlangsung selama dua hari, pada 1-2 Januari 2025/1-2 Rajab 1446, putra di Gedung Serbaguna dan putri di halaman Gedung Fatimah Lt. 3.

Dalam sambutannya pada pembukaan LPJ Koordinator Kepramukaan Gugus Depan di hadapan seluruh santri, Direktur Pesantren, Ustadz K.H. Solihin Adin mengingatkan kembali bahwa organisasi sarat akan nilai pendidikan yang sangat besar sebagai bentuk penanaman rasa tanggung jawab dan jiwa kepemimpinan. LPJ adalah akhir dari bentuk rasa tanggung jawab dalam sebuah keorganisasian. Direktur juga menghimbau kepada seluruh santri untuk mendengarkan dan memperhatikan seluruh LPJ yang akan dilaporkan oleh setiap andalan sebagai bentuk pembelajaran ke depannya.

Selama 2 hari, seluruh guru dan santri mengikuti dan mendengarkan pembacaan laporan kerja tiap-tiap andalan koordinator gugus depan yang sebelumnya telah lulus verifikasi oleh guru pembimbing yang meliputi atas formatur bagian, program kerja, keuangan, inventaris, dan evaluasi.

Kemudian pada Kamis, 2 Januari 2025/ 2 Rajab 1446, diresmikanlah pelantikan pengurus Koordinator kepramukaan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan yang terdiri dari 2 gugus depan; 06-195 untuk putra dan 06-196 untuk putri.

Daurah Intensif Ilmu Mantiq (Islamic Logic)

Daurah Intensif Ilmu Mantiq (Islamic Logic)

RAUDHAH – Dua Guru/Ustadz Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengikuti daurah (pelatihan/kajian) intensif ilmu mantiq (Islamic logic) bersama Assc. Prof. Dr. Syamsuddin Arif (Dosen Universitas Darussalam Gontor). Keduanya yang diamanahkan untuk berpartisipasi dalam program tersebut adalah Ustadz H. Muhammad Iqbal dan Ustadz Edi Sumardi.

Daurah intensif ini diselenggarakan di Pesantren Tahfiz Istaid, Aceh Tamiang, yang dimulai dari Sabtu, 28 Desember 2024/ 27 Jumadil Akhir 1446 hingga Senin, 30 Desember 2024/ 29 Jumadil Akhir 1446. Peserta yang hadir meliputi utusan dari berbagai lembaga pendidikan, baik itu Pesantren ataupun Universitas.

Selama tiga hari daurah intensif, para peserta mempelajari perihal ilmu mantiq (Islamic Logic) secara lugas dan efisien. Adapun materi yang dibawakan oleh Assc. Prof. Dr. Syamsuddin Arif, diantaranya adalah:

حد المنطق الإسلامي، علم المنطق واللغة، دلالات، تصورات، علاقات، قضيات، لزومات، تقابلات.

Salah satu harapan dengan diamanahkan dan diutusnya Guru/ Ustadz Raudhah dalam mengikuti program ini yaitu untuk menambah wawasan dari ilmu yang didapatkan dan memberikan/menebarkannya kepada para santri/wati Raudhah. Sehingga pendidikan dan pelajaran di Pesantren akan senantiasa terjaga kualitasnya bahkan semakin lebih baik.

“Belajar logika itu penting karena logika itu tidak hanya bisa digunakan namun juga bisa disalahgunakan. Orang yang kacau berbicara, maka kacau juga pikirannya dan kalau pikirannya kacau, berarti logikanya bermasalah.” Kata Assc. Prof. Dr. Syamsuddin Arif.

 

Chat Via WhatsApp