kitab-kitab turats karangan imam bukhori

Kitab-Kitab Turats Karangan imam bukhori

   Imam Bukhori. Nama itu barangkali sangat akrab di telinga kita. Seorang perawi hadits nomor satu yang meriwayatkan ratus ribuan hadits dari 1000 syeikh bahkan lebih. Simaklah apa yang dikatakannya kepada kita tentang hadits-haditsnya itu. “Saya meriwayatkan hadits dari 1000 syeikh bahkan lebih. Tidak satu pun hadits yang saya riwayatkan kecuali saya sebutkan sanadnya.” Hadits-hadits itulah yang terkumpul dalam sebuah kitab yang kita kenal dengan sebutan Shahih Bukhori.

   Suatu hari, dalam kegiatannya menuntut ilmu bersama Syeikh Ishak bin Rahawaih, gurunya itu mendorong setiap murid dengan berkata: “Mengapa kalian tidak menghimpun hadits-hadits Rasul dalam sebuah kitab?” Imam Bukhori-lah yang menjawab “Aku hanya memasukkan hadits-hadits shahih kedalam kitab ini. Dan aku meninggalkan beberapa hadits agar kitab ini tidak terlalu panjang. Aku memilih-milih hadits yang ada di dalam kitab ini dari 600.000 hadits. Aku mengurusnya selama 16 tahun dan aku akan menjadikannya hujjah antara aku dan Allah SWT. Dulu, aku mengumpulkan dan mencatat hadits ini dari berbagai tempat sampai ketika aku tiba di Makkah Al-Mukarramah. Aku pun menuliskannya di baitullah yang suci ini. Setiap kali aku meletakkan hadits dalam kitab ini, terlebih dulu aku mandi, beristikharah kepada Allah, dan shalat dua rakaat sampai aku benar-benar yakin dengan apa yang aku tuliskan dari sabda Nabi Muhammad yang mulia. Aku benar-benar hafal kitab ini dan tidak sedikit pun dari isinya kecuali aku mengamati sungguh-sungguh. -hujjah antara aku dan Allah SWT. Dulu, aku mengumpulkan dan mencatat hadits ini dari berbagai tempat sampai ketika aku tiba di Makkah Al-Mukarramah. Aku pun menuliskannya di baitullah yang suci ini. Setiap kali aku meletakkan hadits dalam kitab ini, terlebih dulu aku mandi, beristikharah kepada Allah, dan shalat dua rakaat sampai aku benar-benar yakin dengan apa yang aku tuliskan dari sabda Nabi Muhammad yang mulia. Aku benar-benar hafal kitab ini dan tidak sedikit pun dari isinya kecuali aku mengamati sungguh-sungguh. Ed. Yakhumaira