Ar-Raudlatul Hasanah Juara Umum di MTQ Ponpes Jabal Noor

Ar-Raudlatul Hasanah Juara Umum di MTQ Ponpes Jabal Noor

Raudlah (8/3/2020). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan keluar sebagai juara umum dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Jabal Noor pada tanggal 5 sampai dengan 7 Maret 2020 di Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang sesuai dengan hasil yang diumumkan oleh dewan hakim pada Sabtu (7/3).

Adapun cabang-cabang MTQ yang berhasil dimenangkan oleh kontingen Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah adalah: Juara 1 cabang fahmil Qur’an (diraih Raudhatul Jannah kelas 4A2, Durratul Hayati kelas 4A2, dan Aulia Mauli Kls 4C), juara 1 cabang muhadharah (diraih Nasywa Aqila kelas 5C), juara 3 cabang tilawah tingkat SMA (diraih M. Riski Harahap kelas 5A1), juara 3 cabang muhadharah (Abdul Rizki Ritonga kelas 5A1), juara 3 cabang tilawah tingkat SMP (Miftahul Anwar kelas 1 Int B).

Cooking Class bersama Chef Profesional

Cooking Class bersama Chef Profesional

Raudlah (7/3/2020). Setiap Jumat pagi, bagian Kesenian dan Keputrian Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah Medan mengadakan kegiatan keterampilan memasak ‘cooking class’. Kegiatan ini diperuntukkan bagi santriwati dibimbing oleh guru-guru senior yang sudah ahli di bidangnya.

Melalui kegiatan mingguan ini diharap mampu menumbuhkan bakat santriwati dalam mengolah bahan masakan sehingga menjadi bekal penting bagi mereka ketika kembali ke masyarakat.

Pada Jumat pagi 6 Maret 2020, bagian keputrian beserta seksi logistik Pesantren bekerja sama dengan PT. Unilever Tbk menghadirkan juru masak profesional Chef Edy.

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang keputrian ini diikuti oleh santriwati kelas 3 intensif, juru masak Pesantren, dan beberapa guru senior.

Dalam pelatihan tersebut, Chef Edy mendemonstrasikan cara membuat ayam kecap dan capcay di hadapan para peserta. Sesudahnya, giliran para peserta mencoba resep yang telah diajarkan dengan menggunakan bahan-bahan masakan yang telah disediakan.

Selanjutnya, kegiatan seperti ini akan terus dilanjutkan dengan mendatangkan para chef ahli guna memotivasi santriwati untuk terus belajar memasak, dan bagi juru masak pesantren dapat meningkatkan inovasi dalam menyediakan menu harian untuk seluruh santri.

Penyediaan Air Bersih Dengan Bungker

Penyediaan Air Bersih Dengan Bungker

Raudhah (26/2/2020). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan membangun 2 bak penampungan air bersih dalam tanah dengan konstruksi cor beton bertulang masing-masing di samping kamar mandi putri gedung Khadijah baru berukuran 108 m3 berkapasitas 108.000 liter, dan di samping kamar mandi putra gedung Mekah berukuran 60 m3 berdaya tampung 60.000 liter air.

Pembangunan 2 bak penampungan air bersih dalam tanah mulai dikerjakan pada Selasa (25/2) dengan penggalian tanah menggunakan alat berat eskavator.

Selain sebagai fasilitas penampungan cadangan air bersih, pembangunan bunker air ini bertujuan mengganti sistem penampungan air yang sebelumnya dibuat di atas tanah yang relatif mempersempit ruang dan juga kurang mendukung estetika lingkungan.

Drama Competition Among Hostels: Mengasah Ketrampilan Berbahasa Arab dan Inggris Serta Seni Drama Santri

Drama Competition Among Hostels: Mengasah Ketrampilan Berbahasa Arab dan Inggris Serta Seni Drama Santri

Raudhah (21/2/2020). Sebanyak 5 rayon asrama santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan berkompetisi dalam perlombaan drama antar asrama yang dilaksanakan oleh Seksi Bahasa pada Kamis malam (20/2) di gedung serbaguna.

Seluruh percakapan dalam pementasan drama putri yang mengangkat tema ‘Teladan Sholehah’ ini menggunakan bahasa Arab.

Selain sebagai ajang mengasah dan menyalurkan bakat seni santri, perlombaan ini juga bertujuan menajamkan kemampuan berbahasa Arab dan Inggris di mana keduanya merupakan mahkota Pesantren.

Setiap penampilan asrama mendapatkan penilaian dari beberapa guru yang ditunjuk menjadi tim penilai. Aspek yang menjadi penilaian dalam perlombaan drama antara lain; skenario, aransemen, tata bahasa, akting, dan properti.

Perlombaan drama antar rayon putra akan berlangsung pada Jumat malam (21/2) dengan menggunakan bahasa Inggris di tempat yang sama.

Adapun asrama putri peserta babak final serta judul yang didramakan setelah melewati penyisihan adalah sebagai berikut:

Ruqoyyah 1A, 2A, 3A; Sayyidah Maryam, Ruqoyyah 1B & 1C; Sayyidah Aisyah RA, Ruqoyyah 2B & 3C; Sumayyah, Ruqoyyah 3B & 3C; Siti Hajar, dan Aisyah 2 & 3; Masyitah

Ar-Raudlatul Hasanah Ikuti International Symposium on Syed Muhammad Naquib Al-Attas

Ar-Raudlatul Hasanah Ikuti International Symposium on Syed Muhammad Naquib Al-Attas

Raudhah (20/2/2020). Dalam rangka meningkatkan keilmuan dan menjalin silaturrahim serta kerjasama, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah turut serta dalam simposium internasional bertajuk International Symposium on Syed Muhammad Naquib Al-Attas: Philosophical and Civilizational Dimension yang berlangsung pada 15 Februari 2020 di Kampus Universiti Teknologi Malaysia, Kuala Lumpur.

Keikutsertaan Pesantren diwakili oleh ketua umum Badan Wakaf Drs. H. M. Ilyas Tarigan, ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ar-Raudlatul Hasanah (STITRH) KH. Dr. Rasyidin Bina, MA, wakil direktur Pesantren Ust. Carles Ginting, BHSc, dan kepala bidang pendidikan Ustad H. Andi Wahyudi, Lc, MA.

Sebanyak 550 peserta dari kalangan cendekiawan, akademisi, duta-duta dan profesional dari pelbagai negara turut serta dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh RZS-CASIS-UTM (Raja Zarith Sofiah Center for Advanced Studies on Islam, Science and Civilization Universiti Teknologi Malaysia).

Prof. Syed Muhammad Naquib Al-Attas berkesempatan memberikan kuliah umum lebih dari satu jam menjadikan symposium ini bernilai sejarah bagi seluruh peserta.

Adapun para pakar yang menjadi narasumber antara lain; Prof. Dr. Wan Mohd. Nor Wan Daud (SMN AL-Attas Chair Holder RZS-CASIS, Malaysia), Prof. Dr. Mehdi Mohaghegh (Iran), Prof. Dr. Hans Daiber (Jerman), Prof. Dr. Zainiy Uthman (Malaysia), dan Prof. Dr. Mahmut Erol Kilic (Turki, saat ini menjabat duta besar Turki untuk Indonesia).

Di sela-sela kegiatan seminar yang cukup padat, rombongan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyempatkan diri bersilaturrahim dengan Prof. Dr. Mahmut Erol Kilic, beliau menyatakan bersedia berkunjung ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan dalam waktu dekat.

Sebelum bertolak ke Indonesia, rombongan juga bersilaturrahim dengan Prof. Dr. Wan Mohd. Nor Wan Daud, Dr. Arifin Ismail, MA (musyrif Badan Wakaf), dan Dr. Shofwan Badrie (Presiden Gabungan Ahli Sunnah Malaysia (GASMA)).

Chat Via WhatsApp