Raudlah. Latihan pidato 3 bahasa atau yang biasa disebut Muhadharah merupakan salah satu dari banyaknya ekstrakurikuler di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Kegiatan ekstrakurikuler ini di koordinir oleh pembimbing-pembimbing bahasa, bagian bahasa, dan bagian pengajaran. Muhadharah telah dilaksanakan sekitar satu bulan lebih semenjak ulangan semester akhir selesai. Maka mulai hari kamis, 27 April yang lalu kegiatan muhadharah diberhentikan untuk semantara waktu. Penutupan kegiatan ini dilaksanakan di mesjid lantai 2 oleh bagian pengajaran dengan membacakan surat keputusan dengan  di hadiri oleh seluruh santriwati dari kelas 1 sampai kelas 5 bahkan pembimbing-pembimbing bagian bahasa seperti Ush. Lamea Deareni dan Ush. Susi Rezkita turut menghadiri acara ini.

Suasana penutupan latihan pidato 3 bahasa di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Suasana penutupan latihan pidato 3 bahasa di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Muhadharah dilaksanakan 3 kali seminggu, yaitu hari Minggu malam untuk Bahasa Inggris, Kamis siang untuk Bahasa Arab dan Kamis malam untuk Bahasa Indonesia. Kegiatan muhadharah di berhentikan untuk sementara waktu guna mempersiapkan diri untuk menghadapi Ujian Akhir Tahun Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang akan dilaksanakan pada tanggal 13 Mei mendatang. 

Sebelum pembacaan surat keputusan, bagian pengajaran memberikan penghargaan berupa sertifikat kepada santriwati dan pengurus terbaik  dan makanan kepada club terbaik. Mereka adalah:

Para santriwati dan club terbaik di latihan pidato 3 bahasa di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Para santriwati dan club terbaik di latihan pidato 3 bahasa di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

The Best Manager:

1. Khairunnisa VK (Aceh Tenggara)

2. Ira Wahyuni VI (Tanah Karo)

The Best Speaker:

1. Raihan Rafia IIC (Labuhan Batu)

2. Aldilla Rozias IIIC ( Medan Kota)

The Best Club:

1. Meong Club. Chief: Khairunnisa Fatin

2. Zombie Channel. Chief: Riski Dea Novita

3. Retoric. Chief: Mifta Arpini

Ed.Citra