donasi wakaf alumni ke-24 pesantren ar-raudlatul hasanah

donasi wakaf alumni ke-24 pesantren ar-raudlatul hasanah

     Raudlah. Dalam langkah membebaskan tanah wakaf yang berkisar 17 hektar yang berada di desa sugau, kec. Pancur batu, kab. Deli serdang, pesantren menyenggelarakan tabligh akbar dengan mengundang seorang dai’ yang sedang naik daun ust. Abdul Somad lc, MA, sabtu.(25/11)

Acara yang dibuka untuk umum ini, dimulai tepat pada pukul 10.30 WIB yang diawali dengan pembacaan ayat suci al-quran oleh ust Handoko yang kemudian dilanjutkan dengan ceramah ust. Solihin Addin, Sag selaku direktur pesantren Ar-Raudlatul hasanah mengenai penjelasan tanah wakaf yang akan dibebaskan tersebut.”wakaf bisa dilakukan dengan apa saja yang bersifat jangka lama, tapi kali ini pesantren ingin menggalang dana wakaf berupa tanah”. Ujar beliau ketika menjelaskan tentang wakaf didepan seluruh hadirin.

Penggalangan danawakaf ini merupakan kali kedua yang diadakan pesantren, setelah penggalang dana pertama yang diadakan pada tanggal 5 0ktober 2017 dengan tamu undangan khusus WASEKJEN MUI ust. H. Teuku zulkarnain. Adapun dana sudah terkumpul pada penggalangan dana yang pertama sebesar RP. 378.906.000,00 dan pada penggalan dana kali ini masih terkumpul RP. 246.828.000,00 pada pukul 17.30 WIB tanggal 26 lalu yang berasal dari beberapa sumber mulai dari santri, warga ,tamu undangan, hingga anggota IKRH yang berasa dari alumni 1 hingga ke-26. Jadi, total dana yang sudah terkumpul setelah dijumlahkan keseluruhannya pada putaran pertama dan kedua sebesar RP. 625.734.000,00. Selain itu, penghitungan dana wakaf ini masih akan terus berlangsung hingga dana nya cukup untuk membebaskan tanah tersebut..

Dengan dibutuhkannya dana sebesar 2 milyar untuk membebaskan tanah yang berada di desa sugau tersebut, pesantren masih membutuhkan dana sebesar RP. 1.374.266.000,00 agar mencapai total yang diinginkan. Penggalangan dana wakaf tersebut tidak berhenti sampai pada tanggal 25 november saja, melainkan penggalangan dana tersebut bersifat berkelanjutan hingga akhirnya dana tersebut dapat mencukupi untuk membebaskan tanah wakaf tersebut. Hal tersebut dikarenakan wakaf tidak mengenal waktu,karena wakaf merupakan suatu ibadah yang dilandasi oleh keikhlasan.ed.syam