RAUDHAH – Tepat pukul 00.00 WIB dini hari pada tanggal 27 Juni 2024/ 20 Dzulhijjah 1445, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melaksanakan upacara penutupan pendaftaran calon santri/wati T.P.2024-2025 di Gedung Serbaguna.
Acara ini dihadiri oleh Direktur Pesantren Al-Ustadz KH. Solihin Adin, Wakil Direktur Pesantren Al-Ustadz Carles Ginting dan Al-Ustadz H. Miftakhuddin, Ketua STIT Al-Ustadz Dr. KH. Rasyidin, Kepala-kepala Bidang, para asatidzah dan seluruh panitia dari santri/wati kelas 6 KMI.
Adapun total pendaftar calon santri/wati pada tahun ini sebanyak 948 orang, dengan rincian sebagai berikut; Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan (kategori SD/MI putra 382 orang, kategori SD/MI putri 382 orang, kategori SMP/MTs putra 83 orang, dan kategori SMP/MTs putri 77 orang). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 2 Lumut – Tapanuli Tengah (kategori SD/MI putra 13 orang, dan kategori SD/MI putri 12 orang).
Al- Ustadz KH. Solihin Adin menyampaikan ribuan terima kasih atas kepercayaan umat untuk menitipkan anaknya di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, dan permohonan maaf atas segala salah dan khilaf yang terjadi selama pendaftaran berlangsung sejak tanggal 1 Juni 2024 – 26 Juni 2024.
Pada Kamis-Jum’at, 27-28 Juni 2024/ 20-21 Dzulhijjah 1445, seluruh calon santri/wati baru akan mengikuti ujian lisan dengan materi ujian sebagai berikut; Membaca Al-Qur’an, Menulis Arab, Praktek Ibadah Harian dan Wawancara.
Sedangkan ujian tulis akan dilangsungkan pada Sabtu, 29 Juni 2024/ 22 Dzulhijjah 1445 dengan materi ujian sebagi berikut; Menulis Arab, Matematika, dan Bahasa Indonesia.
RAUDHAH – Keikutsertaan santri mewakili Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada ‘International Applied Biology Olympiad 2024’ berhasil mencatat prestasi. Santri Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah (Fauzan Hawari) mendapatkan penghargaan medali perunggu pada kategori studi kasus kelompok A.
Kompetisi ini diselenggarakan di Bali, Indonesia pada Kamis-Ahad, 20-23 Juni 2024/ 13-16 Dzulhijjah 1445. Olimpiade ini juga diikuti sebanyak 147 peserta dari berbagai provinsi dan negara yang mengikuti kompetisi sesuai dengan kategorinya secara pengelompokan.
Terdapat 2 jenis kategori yaitu mengerjakan soal kognitif (berupa soal pilihan ganda sebanyak 20 soal dalam 1 jam) dan soal studi kasus (memilih satu studi kasus).
‘International Applied Biology Olympiad’ (IABO) Grand Final dirancang dengan konsep penyelesaian studi kasus dalam bidang biologi. Setiap peserta akan diberikan pilihan studi kasus dalam bidang biologi dan harus disertakan dalam file presentasi untuk kemudian dipresentasikan kepada juri.
Adapun santri Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah (Fauzan Hawari) mendapatkan studi kasus di kelompok A. Ia memaparkan dengan baik ketika menjawab pertanyaan dari dewan juri.
Tujuan adanya AIBO ini sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan siswa di bidang sains, khususnya Biologi. Siswa diuji keterampilan dan ketangkasan dalam mengerjakan soal biologi yang dapat menumbuhkan sikap positif, terutama dalam hal berpikir kritis dan bersikap ilmiah.
RAUDHAH – Selaras dengan jadwal yang ditentukan bahwa pada tanggal 22 Juni 2024/ 15 Dzulhijjah 1445, calon santri/wati baru T.P. 2024/2025 diharuskan untuk bermukim di bumi wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Oleh karenanya, Sabtu (22/6) ini, para calon santri/wati baru bersama walinya berbondong-bondong hadir ke Pesantren yang berasal dari berbagai daerah.
Kepadatan sudah mulai terjadi di kawasan Pesantren mulai pukul 08.00 WIB. Kehadiran para calon santri/wati bersama walinya pun disambut hangat oleh pihak panitia yang terlibat, guru-guru, pengasuh dan santri/wati kelas 6 KMI.
Semisal Asatidzah yang melihat langsung keadaan asrama calon santri/wati baru dan santri/wati kelas 6 KMI yang membantu para calon santri/wati baru dalam melengkapi segala kebutuhan selama bermukim. Meskipun ratusan orang datang ke Pesantren, alhamdulillah ketertiban tetap terjaga dengan baik hingga sore hari.
Sabtu malam (22/6), seluruh calon santri/wati baru berkumpul guna mendengarkan arahan dan nasehat dari Direktur dan Wakil Direktur. Perkumpulan bertempatkan di Masjid Lantai 2 (putra) dan Aula Pertemuan Gedung Hafsah Lantai 3 (putri).
Mulai esok hari, mereka akan mengikuti bimbingan belajar di kelas yang telah disiapkan oleh pihak panitia dan segala rangkaian kegiatan yang ada di Pesantren.
RAUDHAH – Seluruh santri kelas 5 KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan mengikuti yudisium dan pengumuman hasil evaluasi belajar. Peserta yang ikut dalam yudisium berjumlahkan 559 santri/wati dengan rincian; putra berjumlah 261 orang dan putri berjumlah 298 orang.
Yudisium pada tahun pelajaran 2023-2024 ini berlangsung pada Kamis malam, 20 Juni 2024/ 13 Dzulhijjah 1445 yang bertempatkan di Aula Pertemuan Gedung Indonesia Lantai 3 dan Aula Pertemuan Gedung Hafsah Lantai 3. Tentunya, agenda ini dihadiri oleh Direktur, Wakil Direktur, Kepala Bidang, dan wali kelas 5.
Secara berkelompok dan bergantian, seluruh santri dan santriwati dipanggil ke Aula Pertemuan berdasarkan perolehan hasil akhir ujian serta sidang hasil evaluasi belajar semester genap yang dilaksanakan 4 hari sebelumnya oleh seluruh wali kelas.
Dalam yudisium, Direktur dan Wakil Direktur menyampaikan arahan dan nasehat kepada seluruh santri/wati berkenaan dengan evaluasi belajar serta peningkatan disiplin di tahun pelajaran berikutnya.
Di akhir yudisium, setiap santri dan santriwati yang dinyatakan naik ke kelas 6 menandatangani surat permohonan untuk dapat duduk di kelas 6 dan pernyataan kesiapan mengikuti seluruh aturan dan disiplin Pesantren serta menjadi tauladan yang baik bagi seluruh santri.
RAUDHAH- Rabu malam, 19 Juni 2024/ 12 Dzulhijjah 1445, Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah al-Ustadz KH. Solihin Adin, memberikan arahan serta restu bagi santri yang akan mengikuti Olimpiade Biologi tingkat Internasional di Bali, Indonesia. Santri tersebut ialah Fauzan Hawari yang saat ini menempuh pendidikannya di Pesantren di kelas 5 KMI. Ia akan bersaing bersama para peserta lainnya yang berasal dari daerah-daerah se-Indonesia.
Kompetisi akan berlangsung selama 4 hari, mulai Kamis, 20 Juni 2024/ 13 Dzulhijjah 1445 hingga Ahad, 23 Juni 2024/ 16 Dzulhijjah 1445. Keberangkatan peserta akan didampingi oleh al-Ustadz Pardamean Hasibuan. Mereka akan berangkat Kamis pagi atau esok hari melalui jalur udara pesawat terbang dari Kota Medan menuju Bali.
Adanya perlombaan ini diharapkan menjadi salah satu rangkaian rencana pencapaian pembelajaran santri di Pesantren. Juga, dapat memberi wawasan dan menambah pengalaman bagi ananda Fauzan Hawari.