by Ar-Raudlatul Hasanah | Sep 8, 2024 | Berita
RAUDHAH – Melalui Bidang Pendidikan, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan uji kompetensi bahasa Arab bagi seluruh santri/wati kelas 6 KMI. Ujian ini dilaksanakan di Gedung Al-Azhar dan Gedung Rabiah Adawiyah/ Zainab pada tanggal 7 September 2024/ 3 Rabi’ul Awal 1446.
Uji Komptensi Santri atau disingkat dengan UKS ini merupakan salah satu ujian yang dilaksanakan bidang pendidikan di Pesantren. ia bertujuan untuk mendapatkan data yang tepat atas penguasaan santri/wati kelas 6 KMI terhadap mata pelajaran bahasa Arab.
UKS juga menjadi program baru yang dimulai pada tahun ini dan akan dilanjukan pada tahun berikutnya. Tidak hanya itu, pelajaran yang lainnya juga akan diujikan guna mendata kemampuan santri/wati.
Pukul 20.30 WIB, seluruh peserta UKS memasuki ruangan yang disiapkan dan menjawab soal-soal yang ada. Setiap ruangan juga diawasi oleh Ustadz atau Ustadzah yang diamanahkan guna mendukung program ini. Ujian pun berlangsung selama 1 jam, sehingga tepat pukul 21.30 WIB, para samtri/wati kelas 6 KMI selesai dalam menjawab soal-soal yang diberikan.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Sep 6, 2024 | Berita
RAUDHAH – Semarak Hari Literasi Dunia Tahun 2024, Seksi Perpustakaan dan Kajian Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan memperingatinya dengan mengadakan lomba menulis santri dan santriwati. Kegiatan ini memiliki tagline yang diusung yaitu “Literasi Santri untuk Generasi Emas Indonesia Tahun 2045.” Di antara perlombaannya adalah lomba menulis cerpen, lomba menulis mini biografi, lomba menulis resensi buku, lomba menulis essai, dan lomba membuat mini komik.
Sebuah animo yang sangat luar biasa, 351 peserta ikut serta menyemarakkannya dengan rincian 208 santri dan 143 santriwati. Mereka ikut serta dalam lima kategori perlombaan tersebut, terdiri dari 2 kategori, junior dan senior. Dengan rincian di putra: Cerpen senior 32 peserta dan junior 36 peserta. Mini Biografi senior 26 peserta dan junior 16 peserta. Resensi senior 25 peserta dan junior 13 peserta. Esai senior 19 peserta dan junior 8 peserta. Mini Komik senior 9 peserta dan junior 24 peserta. Semua mengikuti perlombaan mulai pukul 08.00 wib – 11.00 wib.
Sedangkan rincian di putri berjumlah 143 santriwati Dengan rincian: Cerpen senior 28 peserta dan junior 33 peserta. Mini Biografi senior 19 peserta dan junior 13 peserta. Resensi senior 15 peserta dan junior 4 peserta. Esai senior 8 peserta dan junior 3 peserta. Mini Komik senior 6 peserta dan junior 14 peserta.
Hari Literasi Internasional (International Literacy Day) diperingati setiap tahunnya pada tanggal 8 September sesuai yang telah ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 1967. Tidak dengan santri dan santriwati pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan yang gegap gempita merayakan hal ini pra hari H, dengan penuh semangat berapi, meriah, spektakuler, daya literasinya diuji pada hari Jum’at, 06 September 2024/ 2 Rabi’ul Awal 1446, dengan sekian perlombaan dan kemudian pembagian hadiah sang juara, tepat pada saat Launching & Bedah Buku Karya Asatidz pada senin dan selasa, 9 dan 10 September 2024/ 5-6 Rabi’ul Awal 1446. 
Di akhir catatan ini ada pesan berharga dari Kepala Bidang Pendidikan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Ustadz Zulfikri. Beliau berpesan dengan mengulas surah al-‘alaq dari ayat 1-5 dengan prolog nyentrik: “Hari ini kita memperingati hari literasi dunia, maka mari kita sambut dengan standing applause, sebagai bukti kita hormat dengan hari ini, dengan cara elegant khas internasional”. gemuruh tepuk tangan dari para pesertapun mencairkan suasana.
Disampaikan juga bahwa dengan membaca kita mulai menatap Dunia, sambil terus membaca ayat-ayat Tuhan lewat Dunia akan semakin bertambah iman dan keyakinan akan kuasa dan Maha Mulianya Allah swt yang tak terbatas. Dzat yang menciptakan seluruh ciptaannya dari yang semula belum pernah ada.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Sep 5, 2024 | Berita
RAUDHAh- Kamis malam, 5 September 2024/ 2 Rabi’ul Awal 1446, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mendapatkan kunjungan istimewa yaitu Syekh Hisyam Kamil Hamid Musa. Beliau merupakan Imam dan khatib Masjid Az-Zhahir Bibris dan pengajar di Masjid Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Adapun pendidikan formal beliau ditempuh di Universitas Al-Azhar dan merampungkan jenjang strata 1 Fakultas Syariah Wal Qanun pada tahun 1995. Selanjutnya beliau melanjutkan pendidikan Strata 2 di Fakultas Fikih Islam, Institut John Hever, Inggris dan lulus pada tahun 2008. 
Pendidikan Strata 3, beliau mengambil Fakultas Fikih Islam pada universitas yang sama dan lulus tahun 2012. Juga, beliau merupakan salah seorang murid Dr. Ali Jum’ah, mantan Mufti Mesir, murid dari Syeikh Ismail Shadiq Al-Adawi Rahimahullah, mantan Imam Masjid Al Azhar serta Ulama Al-Azhar lainnya.
Syekh Hisyam Kamil Hamid Musa beserta rombongan hadir di bumi wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada pukul 19.30 WIB. Penyambutan hangat dilakukan oleh Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah al-Ustadz KH. Solihin Adin, S.Ag., MM., Wakil Direktur Pesantren yakni al-ustadz Carles Ginting, BHSc., M.I.Kom., dan beberapa Ustadz/ah. Para rombongan diajak terlebih dahulu untuk beramah-tamah sekaligus makan malam bersama di Kantor Kedirekturan.
Kemudian Syekh Hisyam Kamil Hamid Musa ditemani oleh Keluarga Besar Pesantren memberikan tausiyah di depan seluruh santri kelas 4-6 KMI. Menggunakan bahasa Arab sebagai pengantar dalam penyampaian tausiyah membuat para santri begitu serius tatkala menyimak untaian kalimat dari Syekh Hisyam Kamil Hamid Musa.
Di akhir acara, Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah memberikan cendera mata kepada Syekh Hisyam Kamil Hamid Musa dan melakukan sesi foto bersama seluruh santri.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Aug 31, 2024 | Berita
RAUDHAH – Ustadz Muhammad Jazir Asp. selaku Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan – Yogyakarta hadir dan bersilaturahmi di bumi wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Kehadiran beliau merupakan suatu kehormatan bagi keluarga besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah guna mendapatkan ilmu dan petuah darinya.
Ustadz Muhammad Jazir datang pada Ahad malam, 31 Agustus 2024/ 27 Safar 1446, tepatnya pukul 20.20 WIB. Kedatangannya langsung disambut hangat dan beramah tamah sekaligus makan bersama.
Selanjutnya, ia memberikan tausiyah dihadapan para Ustadz dan Ustadzah yang ikut menyambut kahadiran beliau. Tidak hanya itu, Ketua Umum Badan Wakaf pun turut hadir berdampingan dengan Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah untuk menyimak materi yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Jazir.
Lugas, santun, dan terperinci, begitulah Ustadz Muhammad Jazir menyampaikan beberapa poin yang sangat bermanfaat perihal peran masjid dan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Ia menceritakan dari sudut sejarah hingga tantangan masa kini yang patut diperhatikan dan bersiap untuk memperbaikinya.
Ustadz dan Ustadzah sangat menghayati ketika menyimak tausiyahnya. Semua pandangan terfokus ke beliau, karena petuah dan ilmu yang ia berikan begitu dahsyat dan khidmat. Kemudian, sesi tanya jawab juga dilangsungkan sehingga memperdalam materi yang disampaikan.
Berikut beberapa petuah dari Ustadz M. Jazir, Asp.:
“Sekarang dunia ini dikuasai oleh pasar, semua ditentukan oleh pasar. Maka dunia ini tidak akan pernah menawarkan kedamaian. Kedamaian akan muncul tatkala dunia ini dibawah peradaban yang bernuansa masjid. Masjid yang mengatur pasar bukan pasar yang mengatur masjid.”
“Negara yang dicintai Allah swt adalah negara yang berbasis masjid-masjid, sedangkan negara yang tidak disukai Allah swt. negara yang berbasis pasar-pasar.”
“Sama halnya pemimpin, raja/ pemimpin negara hanya dipimpin oleh ‘ulama bukan pemegang pasar. Ingatlah peradaban pasar tidak akan pernah mencipkatakan kedamaian dan kedaulatan namun peradaban masjid akan menciptakan kedamaian dan kedaulatan bagi seluruh umat.”
“Negara didirikan untuk menghapus penjajahan bukan melanjutkan penjajahan dengan model yang berbeda.”
“Masjid adalah basis peradaban yang dapat memberikan kedamaian terhadap umat manusia.”
“Masjid merupakan tempat mencetak para pemimpin yang saleh.”
by Ar-Raudlatul Hasanah | Aug 31, 2024 | Berita
RAUDHAH – Santri/wati Akhir KMI angkatan ke-34 sukses melaksanakan Pagelaran Seni Akbar Panggung Gembira 634 pada Kamis – Jum’at malam, 29-30 Agustus 2024/ 24-25 Safar 1446 di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan. Acara yang dimulai pada pukul 20.30 WIB ini berlangsung meriah dan spektakuler. Penonton pun tampak antusias dan menikmati setiap penampilan yang ada.
Berbagai penampilan seni ditampilkan dengan apik dalam acara tersebut. Mulai dari penampilan nasyid, drama, musik, dan seni lainnya, berhasil membuat decak kagum penonton. Ini semua dilaksanakan oleh santri/wati sebagai wadah pendidikan mereka.
Dalam sambutannya, baik Direktur maupun Wakil Direktur Pesantren menyatakan bahwa acara tersebut tidak hanya sebatas penampilan seni, tapi memiliki tujuan pendidikan.
“Panggung Gembira bukan sekedar tontonan hiburan, melainkan bagian dari pendidikan juga. Sehingga, ini benar-benar tujuannya mendidik.” kata Al-Ustadz H. Miftakhuddin.
Selanjutnya, diharapkan nantinya santri/wati akhir KMI angkatan ke-34 bisa menjadi generasi yang mewariskan nilai-nilai Islam dan Kepondokmodernan. Sehingga mereka dapat mewujudkan peradaban umat yang bercahaya dan gemilang menuju kemenangan. Sesuai dengan jargon Panggung Gembira tahun ini: “Shine to Mafaazaa.”

