Kunjungan Pondok Pesantren Modern Babun Najah, Aceh

Kunjungan Pondok Pesantren Modern Babun Najah, Aceh

RAUDHAH – Dalam rangka meningkatkan wawasan kepemimpinan dan manajerial organisasi, santri/wati pengurus OSIS Pondok Pesantren Modern Babun Najah (OSPMBN) Banda Aceh mengadakan studi banding ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan, pada Senin 3 Februari 2025/4 Sya’ban 1446. Para rombongan terdiri dari 42 santri, 69 santriwati, dan 8 guru.

Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 14.30 WIB.Studi banding diawali dengan temu ramah rombongan bersama Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah di Gedung Hafsah lantai 3.

Ustadz KH. Solihin Adin memberikan ucapan selamat datang dan sambutan di hadapan para rombongan yang hadir. Ia menjelaskan secara singkat tentang sejarah dan perkembangan Raudhah saat ini, begitu pula dengan penjelasan tentang organisasi pelajar di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, baik itu OPRH maupun Koordinator Gerakan Pramuka.

Salah satu agenda utama dari kunjungan rombongan adalah berbagi pengalaman antara pengurus OSIS OSPMBN dengan pengurus Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH). Dalam sesi ini, masing-masing pihak saling sharing program kerja, strategi kepemimpinan, serta tantangan yang dihadapi dalam menjalankan organisasi di lingkungan pesantren. Diharapkan, melalui diskusi ini, kedua belah pihak dapat mengambil inspirasi dan meningkatkan kualitas kepengurusannya di pesantren masing-masing.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Pesantren Babun Najah dan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah serta memberikan wawasan baru bagi para santri/wati dalam mengelola organisasi.

Perkemahan Santri/wati Di Raudhah Camping Ground Sugau

Perkemahan Santri/wati Di Raudhah Camping Ground Sugau

RAUDHAH – Santri/wati kelas 4 dan 3 intensif diikutsertakan dalam Perkemahan Rabu-Jumat (Perakajum) sebagai salah satu bagian dari syarat kecakapan umum kenaikan tingkat bagi Penegak Bantara menjadi Penegak Laksana. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang terlaksana di setiap semester genap.

Sebagaimana tahun sebelumnya, kegiatan Perakajum diselenggarakan di Bumi Perkemahan Raudhah, Sugau Pancur Batu, Deli Serdang selama dua hari, dari tanggal 15-17 Januari 2025/15-17 Rajab 1446 bagi santri, dan tanggal 22-24 Januari 2025/22-24 Rajab 1446 bagi santriwati. Selain sebagai kelengkapan syarat kecakapan umum, kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk jiwa kepemimpinan dan kemampuan bertahan hidup di alam bebas serta kerjasama tim, oleh karena itu santri/wati dibagi ke beberapa regu.

Perkajum diisi dengan beragam kegiatan, seperti materi-materi kepramukaan, teknik bertahan hidup di alam bebas, permainan, perlombaan antar regu, dan penampilan seni dan malam unggun gembira.

Setelah mengikuti Perkajum, setiap calon bantara laksana dari kelas IV dan III intensif akan melakukan Praktek Pengayaan Lapangan (PPL) di masing-masing regu pramuka penggalang di bawah bimbingan Koordinator Gerakan Pramuka Santri/wati.

Silaturahmi dan Evaluasi Hasil Ujian Semester Ganjil T. P. 2024-2025

Silaturahmi dan Evaluasi Hasil Ujian Semester Ganjil T. P. 2024-2025

RAUDHAH – Dalam rangka evaluasi terhadap nilai akademik santri/wati pada semester ganjil T.P. 2024-2025, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melaksanakan pertemuan dengan wali santri/wati yang nilai rata-rata akademiknya di bawah standar kelulusan atau kenaikan kelas. Kegiatan ini diadakan di Gedung Serba Guna Pesantren, Ahad, 19 Januari 2024/ 19 Rajab 1446.

Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Ustadz KH. Solihin Adin dalam sambutannya menyampaikan bahwa santri/wati harus senantiasa diingatkan tentang tujuan utama mereka berada di Raudhah, yaitu mencari ilmu dan Pendidikan.

“Permasalahan santri/wati yang mendapatkan nilai di bawah standar kelulusan adalah mereka lupa dengan tujuan utamanya selama berada di Pesantren. Kita harus selalu mengingatkan bahwa tujuan mereka di sini adalah menuntut ilmu, seperti filosofi yang ada ” Ke Raudhah Apa Yang Engkau Cari? jawabannya “Ilmu dan Pendidikan.” Ujar Ustadz KH. Solihin Adin.

Setelah sambutan dari Direktur dilanjutkanlah penyampaian materi perihal evaluasi hasil ujian semester ganjil T.P. 2024-2025 oleh Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ustadz Carles Ginting.

Beberpa materi yang tersampaikan dalam pertemuan tersebut diantaranya tentang kurikulum di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, jadwal belajar santri dikelas, sistem penilaian/rapor dan penghargaan bagi santri berprestasi.

Setelah pertemuan telah rampung dilaksanakan wali santri/wati berkonsultasi dengan wali kelas terkait evaluasi nilai akademik santri/wati ujian semester ganjil T.P. 2024-2025 di ruangan yang telah disediakan.

Delegasi Ar-Raudlatul Hasanah Hadiri Silaturahim Nasional FKPM dan Pembukaan Islamic Center Gontor

Delegasi Ar-Raudlatul Hasanah Hadiri Silaturahim Nasional FKPM dan Pembukaan Islamic Center Gontor

RAUDHAH- Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Ustadz H. Miftakhuddin dan Sekretaris Umum Ustadz Mar’an Sabuqi Siregar menghadiri acara Silaturahim Nasional Forum Komunikasi Pesantren Mu’adalah (FKPM) di Pondok Modern Al-Imtinan Putri, Riau pada Senin, 20 Januari 2025/ 20 Rajab 1446.

Acara tersebut juga dihadiri oleh beberapa tokoh diantaranya KH. Amal Fathullah Zarkasyi (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor), KH. Zulkifli Muhadli (Ketua FPAG dan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang, NTB), KH. Tata Taufiq (Presiden P2I dan Pimpinan Pesantren Modern Al-Ikhlas, Kuningan-Jawa Barat), KH. Anang Rikza Masyhadi (Pimpinan Pondok Modern Tazakka, Batang-Jawa Tengah), KH. Lukman Haris Dimyati (Pengasuh Pondok Pesantren Tremas, Pacitan-Jawa Timur), KH. Abdur Rouf Maimun Zubair (Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang-Jawa Tengah), dan Pimpinan-pimpinan Pesantren se-Provinsi Riau.

Tata tertib acara yang berjalan seperti pada umumnya yang diisi sambutan-sambutan beberapa para tokoh yang hadir. Kemudian, salah satu tujuan terselenggaranya silaturahim nasional FKPM ini adalah untuk menyatukan Lembaga Pendidikan antara Pesantren-pesantren Ashriyah (modern) dan Salafiyah.

Pada saat yang bersamaan, sujud Syukur bersama juga dilaksanakan untuk memperingati milad Pondok Modern Al-Imtinan Putri ke-10 tahunnya. Lalu pelantikan pengurus IKPM Kabupaten Indragiri Hilir dan tajamuk FPAG (Forum Pesantren Alumni Gontor) menjadi salah satu rangkaian agenda di hari tersebut.

Pada Selasa, 21 Januari 2025/ 21 Rajab 1446, Delegasi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melanjutkan perjalanannya menuju Islamic Center Gontor, Bagan Senembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Mereka menghadiri acara pembukaan Islamic Center Gontor tersebut.

Kegiatan diawali dengan penyerahan sertifikat tanah wakaf dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) kepada wakif, disertai penandatanganan piagam wakaf.

Puncak acara adalah amanat dari Pimpinan PMDG, Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi yang menekankan pentingnya Islamic Center Gontor ini sebagai sarana dakwah dan pendidikan. Beliau juga mengungkapkan harapannya agar Islamic Center Gontor ini dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan yang membawa manfaat besar bagi masyarakat.

Acara semakin meriah dengan sekapur sirih dari Al Ustadz Prof. Dr. Abdul Somad Batubara yang memberikan pesan penuh hikmah dengan gaya khasnya.

Cross Country; Melatih Mentalitas Santri

Cross Country; Melatih Mentalitas Santri

RAUDHAH – Setelah pembukaan resmi kegiatan pramuka di semester genap T.P. 2024/2025 terlaksana pada Kamis, 9 Januari 2025/ 9 Rajab 1446, Koordinator Gerakan Pramuka Gugus Depan 06-195 melaksanakan aktivitas tahunan yakni cross coutry.

Apa itu cross country? Cross country merupakan kegiatan kepramukaan yang pelaksanaannya dilakukan di luar pesantren dengan peserta seluruh adika pramuka Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Tadabur alam dan belajar bagaimana cara bersosialisasi dengan masyarakat menjadi inti dari kegiatan ini, sehingga memberikan kesadaran tersendiri bagi para peserta akan manfaatnya untuk masyarakat luas.

Cross country santri tahun ini dilaksanakan pada hari Kamis, 16 Januari 2025/ 16 Rajab 1446. Para adika pramuka berkeliling di wilayah perkampungan sekitaran Pesantren. Mereka dibagi dalam beberapa kelompok, yang mana terdapat  80 regu diisi oleh 10 atau 11 santri setiap regunya.

Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar. Kemudian, adanya kegiatan ini diharapkan dapat membentuk mental yang kuat dalam kepribadian setiap santri.

Chat Via WhatsApp