RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah memanen 5,7 ton padi dari lahan persawahan yang dikelola di Pasar 4 Jawa, Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Senin, 26 Oktober 2026 bertepatan dengan 15 Jumadil Awal 1448. Panen perdana ini menjadi langkah awal pesantren dalam mengoptimalkan aset produktif sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan santri.
Padi tersebut ditanam melalui proses budidaya selama kurang lebih empat bulan. Selama masa tanam, pengelola menghadapi tantangan cuaca yang memengaruhi proses pemeliharaan tanaman. Meski demikian, panen perdana berhasil menghasilkan sekitar 5,7 ton padi.
Hasil panen ini direncanakan untuk memenuhi kebutuhan internal pesantren. Dengan demikian, beras yang dikonsumsi para santri diharapkan dapat berasal dari hasil pertanian yang dikelola sendiri oleh pesantren. Upaya ini menjadi bagian dari pengembangan kemandirian pangan sekaligus pemanfaatan aset secara produktif.
Pengelolaan lahan pertanian tersebut juga membuka peluang bagi pesantren untuk mengembangkan usaha produktif secara berkelanjutan. Evaluasi terhadap hasil panen perdana diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam meningkatkan pengelolaan lahan dan merencanakan masa tanam berikutnya.
Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah terus berupaya memperkuat kemandirian lembaga. Ke depan, keberlanjutan program ini akan bergantung pada pengelolaan lahan, kondisi cuaca, serta kemampuan meningkatkan produktivitas.