RAUDHAH – Ujian gelombang ke-2 bagi santri dan santriwati Akhir Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) telah dimulai sejak Sabtu, 28 Februari 2026/10 Ramadan 1447 H.
Pembukaan ujian tersebut dilaksanakan bersamaan dengan ulangan umum semester genap. Kemudian, pelaksanaan ujian dipusatkan di Gedung Serbaguna untuk santri, sementara santriwati menempati Gedung Hafsah lantai 3 serta ruang kelas Gedung Zainab. Ujian gelombang ini diikuti 476 peserta dari angkatan ke-35 yang terdiri atas 235 santri dan 240 santriwati akhir KMI.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, ujian berlangsung selama 10 hari, terhitung sejak 28 Februari hingga 10 Maret 2026. Dalam rentang waktu tersebut, seluruh peserta diwajibkan memaksimalkan persiapan dan menjaga fokus belajar. Kegiatan belajar malam mendapat perhatian khusus melalui pendampingan dan pengawasan intensif dari para Ustaz dan Ustazah guna memastikan kesiapan menghadapi setiap mata pelajaran.
Setiap sesi ujian berlangsung sekitar dua jam per mata pelajaran. Materi yang diujikan tidak hanya menuntut kekuatan hafalan, tetapi juga pemahaman yang komprehensif dan kemampuan analisis. Sejumlah mata pelajaran inti yang diuji meliputi Fiqih, Hadis, Tafsir, Nahwu, Balaghah, Muthala’ah, serta Reading serta Grammar, dan mata pelajaran lainnya sesuai kurikulum KMI.
Bagi para santri dan santriwati Akhir KMI, ujian ini bukan sekadar evaluasi akademik. Lebih dari itu, ia menjadi momentum pembuktian kedisiplinan, ketekunan, serta ketangguhan mental setelah menempuh proses pendidikan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh serta doa yang terus dipanjatkan, diharapkan seluruh peserta mampu menjalani rangkaian ujian ini dengan lancar dan menorehkan hasil terbaik sebagai penutup perjalanan studi mereka, Aamiin.