Dibangun pada akhir tahun 1995 dengan menelan biaya Rp. 15.000.000, gedung Madinah yang terletak di sebelah barat mesjid Pesantren dibongkar pada Senin 8 April 2019. Gedung semi permanen berukuran 33x9m ini telah mengalami beberapa perubahan fungsi. Awalnya, gedung ini diperuntukkan sebagai dapur dan ruang makan santri putra yang saat itu berjumlah 420 orang. Seiring bertambahnya jumlah santri, Pada tahun 2004, ruang makan santri putra dipindah ke gedung baru di sebelah barat daya kampus putra hingga saat ini, dan gedung Madinah beralih fungsi menjadi kamar guru, toko pelajar, dan studio foto. Selanjutnya, toko pelajar dipindah ke gedung Indonesia lantai 1 yang telah selesai direnovasi pada bulan Maret, dan lahan bekas gedung Madinah akan dijadikan sebagai area terbuka dan akses utama dari gerbang utama Pesantren jalan Setia Budi menuju mesjid dan pusat kantor administrasi.
Recent Posts
- Delegasi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Bersilaturahmi Bersama Keluarga Besar IKRH Mesir
- Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Berhasil Antarkan 47 Santrinya ke Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir
- Pesantren Al-Itqon Batu Bara Kunjungi Raudhah, Dalami Pendidikan dan Keorganisasian Santri
- Raudhah Perkuat Pembelajaran Bahasa Arab, Dalami Sistem Empat Maharah dan Akselerasi KMI di Pesantren Mumtaza Banjarnegara
- Santri dan Santriwati Akhir KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Ikuti Tes Kemampuan Akademik 2026