TIGA PRINSIP SUKSES DI MASA MUDA

Sejak dilahirkan kedunia manusia telah dihadapkan oleh 2 pilihan , yaitu kesuksesan dan kegagalan , ini dibuktikan bahwa manusia telah

ar-raudlatul hasanah sukses
ar-raudlatul hasanah sukses

mengalahkan sekitar 250 juta sel sperma untuk menjadi sang juara. Hidup dimasa muda, sangat penting untuk menentukan jati diri seseorang, dalam hal mengembangkan sifat, karakter dan akhlak. Waktu muda mempunyai waktu yang begitu banyak, terhitung bisa mencapai 10 tahun, mulai dari umur 14 tahun sampai 25 tahun.

Sukses bisa terjadi kapan saja, mulai dari masa kanak-kanak, remaja, hingga dewasa. Hanya orang-orang tertentuyang bisa sukses muda. Bukanhal yang gampang untuk menjadi pemudayang sukses, pastinya setiap orang mempunyai cara-cara tersediri untuk meraih kesuksesan. Berikut ini 3 prisip sukses di masa muda:

     PRISIP PERTAMA

Menang = mudah

Lawannya = sedikit

Menang itu mudah karena lawanya sedikit, pernyataan ini mungkin kita anggap remeh ataupun sepele. Namun pernyataan ini memiliki makna tersendiri ynag bisa mengubah pandangan kita selana ini. Nah , coba kita perhatikan pada suatu perlombaan, beratus-ratus bahkan beribu-ribu orang berbondong-bondong mendaftarkan dirinya untuk menjadi peserta dalam perlombaan tersebut. Namun, apakah keseluruhan peserta tersebut mempunyai niat yang kuat untuk menjadi sang juara?. Tentu saja tidak, hanya 1,2 3,4 orang saja yang memiliki tekat kuat untuk menjadi pemenang, danhanya 4 orag ini sjaa yang bersaing mnedapatkan tempat terhormat, kesuksesan yang mereka capai sudah dipersiapkan dari jauh-jauhhari. Lalu, bagaimana dengan sisa peserta yang mnecapai beribu-ribu orang tadi?, mereka itu ibaratkan cheerleaders yang hanya memberi semangat dan tepuk tangan kepada sang juara, hal ini dikarenakanmereka tidak mempunyai tujuanyang jelas dalam menggapai sesuatu, bisa jadi keikutsertaan mereka dalam perlombaanhanya sebatas mnecari pengalaman ataupunhanya sertifikat doang. Maka dari pada itu, sebagai pemuda kita harus memiliki tujuan jelas dari sekarang untuk menjadi sang juara karena kita bisa mengalahkan semua lawan kita, dengan syarat kita dapat mengalahkan diri kita sendiri terlebih dahulu, karena musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri.

     PRINSIP KEDUA

Pada prinsip ini terdiri dsri 7 langkah untuk mencapai kesuksesan:

ar-raudlatul hasanah sukses
ar-raudlatul hasanah sukses
  1. Dream (tujuan jelas), langkah pertama bagi sanng juara untuk mencapai kesuksesan adalah memiliki tujuan yang jelas dari sekarang, jangan tunggu sampai tua, karna kesuksesan iti butuh proses, dan proses itu tidak sebentar.
  2. Training (berlatih), langkah kedua setelah kita menentuka tujan yang jelas, mau jadi apa dimasa depan, adalah berlatih, dengan cara berlatih kita akan dapat mengetahui kekurangan disuatu permasalahan. Walhasil, jika kita berlatih terus menerus kita dapat menguasai masalah- masalah yang dihadapkan terhadap kita nantinya.
  3. Self Confidence (percaya diri), langkah ketiga yang harus kita miliki, yakni kepercayaan diri, walaupun banyak orang yang mencaci, menertawakan dan menyepelekan. Kita harus tetap percaya diri, karna sang juara tak mengenal kata malu dalam menjalani proses menuju cita-cita tersebut. Karna denga percaya diri adalah salah satu cara kita untuk bersyukur kepada Allah SWT.
  4. Focus (fokus), langkah keempat ialah fokus.Dalam hal ini kita harus melawan hawa nafsu dari segala hal yang menjatuhkan kita. Jika kita dihadapkan oleh beberapa kesibukan, tentukan satu masalah terlebih dahulu dan abaikan segala sesuatu yang menghalangi kita.
  5. Positif Thingking (berpikir positif), berpikir positif merupakan sifat yang seharusnya dimiliki oleh setiap pemuda masa kini, tak bisa dipungkiri pikiran (mindset) adalah salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam menetukan kesuksesan, jika kita selalu berpikir negatif thingking maka sesuatu yang buruk akan datang kepada kita. Sebaliknya, jika kita selau berpikir positif thingking maka sesuatu yang baik akan datang kepada kita.
  6. Play to Win (sungguh-sungguh) langkah keenam yang harus kita lakukan adalah besungguh-sungguh dalam hal melakukan sesuatu, berani melakukan suatu hal baru secara total, serta tidak mengenal kata letih, lemah, dan capek dalam menggapai cita-cita.
  7. Never Give Up (pantang menyerah) langkah terakhir setelah kita bersungguh-sungguh, yakni jangan pernah berputus asa. Walaupun kegagalan terus menimpa kita, kita harus bangkit dari kegagalan tersebut karna kegagalan adalah awal sebuah kesuksesan. Dan janga pernah takut melanjutkan apa yang sudah kitatargetkan, karna percayalah Allah bersama orang-orang yang pantang menyerah.

     PRINSIP KETIGA

Pada prinsip ini mencakup 3 cara (resep) kesuksesan:

  1. Ikhlas, suatu pekerjaan yang dimulai dengan niat serta dibarengi oleh keikhlasan akan berbuah keberhasilan, karna ruh (nyawa) sebuah pekerjaan adalah keikhlasan, tanpa keikhlasan sebuah pekerjaan tak bernilai apa-apa. Seperti halnya tubuh manusia yang memiliki ruh.jika ruh tersebut keluar dari tubuh tersebut, maka tubuh tersebut akan menjadi mayat atau bangkai yang tidak bergerak dan tidak berguna, serta tidak dapat diharapkan darinya apa-apa.
  2. Tuntas, suatu pekerjaanyang telah dimulai harus dituntaskan. Janganbekerja setengah-setengah, karna pekerjaan setengah-setengah adalah pekerjaan orang malas.
  3. Cerdas, dalam melakukan sesuatu, seharusnya kita harus cerdas menyikapi permasalahan dihadapan kita, dan cerdas dalam menentukan sesuatu yang baik untuk masa depan kita, serta memperhatikan konsekuensi dari suatu pekerjaaan. Seperti pepeatah bahasa Arab mengatakan : “ Berpikir sebelum bertindak “.

    ar-raudlatul hasanah sukses
    ar-raudlatul hasanah sukses

 

Nah, bagaimaan tips-tips menuju kesuksesan diusia dini? Mudah bukan? Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua. Demikinan tips-tips yang mudah bagi pemuda masa kini untuk meraih kesuksesan dan jangan biarkan waktu kita kosong tanapa suatu pekerjaan dan carilah pekerjaan lain,  jika kita telah selesai dari suatu pekerjaan sebagaimana telah Allah berfirman dalam Al-Qur’an :”jika kamu telah selesai dari suatu pekerjaan, maka carilah pekerjaan lain.” (Al-Insyirah:7).ed-syam