Drama Competition Among Hostel

Drama Bahasa, Bahasa Dalam Wajah Yang Lebih Menarik
Drama Bahasa, Bahasa Dalam Wajah Yang Lebih Menarik

        Drama antar Rayon adalah kegiatan tahunan yang diadakan Musyrif bahasa bekerja sama dengan bagian penggerak bahasa dan pengurus asrama. Melibatkan seluruh anggota asrama dalam lakonnya. Beberapa tahun terakhir ini, sistem yang dipakai hanya yang lulus babak penyisihanlah yang boleh tampil diatas panggung gedung serbaguna. Dan kali ini rayon yang berhasil lulus hingga kebabak final ini adalah:Hafsah dengan judul drama “As Sabru Yu’inu ‘Ala Kulli ‘Amalin”; Aisyah dengan judul drama “Maasyithoh”; Ruqayyah 1&2 dengan judul drama “Lakum diinukum Wa lie Yadin”; dan kelas 4 & 3 Int dengan judul drama “Shofiyah binti Abdil Mutholib”, dengan bahasa arab fasih, kreativitas mimik, gerak dan properti seadanya mereka terlihat bersemangat menampilkan dramanya. Dengan hasil akhir juara 1 dimenangkan oleh rayon Aisyah; juara 2 rayon Hafshah; juara 3 rayon Ruqoyyah 1&2, dan juara keempat dari kelas 4 & 3 intensif. Rabu Malam, 17/02/16.

drama, antar rayon, putri raudhah, pesantren, raudhatul hasanah,
drama, antar rayon, putri raudhah, pesantren, raudhatul hasanah,

            Masing-masing drama memberikan nilai dan pesan tersirat yang dapat diambil point, bahwa “kesabaran tidak akan teruji jika belum lulus menghadapi cobaan, dan sebaik-baik orang yang menerima cobaan adalah yang siap menghadapinya dengan penuh keyakinan pertolongan Allah bukan di sesali ataupun diratapi.” Tergambar jelas lakon tersebut di perankan dalam judul drama “As Sabru Yu’inu ‘Ala Kulli ‘Amalin”; “keimanan akan teruji kuat jika pengorbanan lahir sebagai bentuk kepasrahan total hanya milik Allah semata.” Berapa banyak pertentangan dan gesekan di dalam perjalanan hidup Masyitoh demi mempertahankan keimannya hingga dengan izin Allah bayinya bisa berbicara meyakinkan ibunya dengan pengorbanannya, bahwa yang ia tempuh addalah jalan kebenaran; dari drama “Lakum diinukum Wa lie Yadin” tergambar bahwa hidayah hanya datang bagi yang di kehendaki Allah, dan ketika hidayah itu datang sambutlah dengan kematangan dan keyakinan total tanpa ragu, tanpa lemah sebab setelah kesulitan sesaat ada beribu nikmat Allah yang telah disiapkan, dan terakhir adalah adalah “Shofiyah binti Abdil Mutholib” diperankan oleh santriwati kelas 4 dan 3 intensif merupakan persembahan menarik, bukti kemampuan pengurus untuk berperan multi talenta, disamping menjadi pengurus juga menjadi uswah bagi anggota. Sebagai penutup musyrif mengungkapkan bahwa tujuan di adakannya acara ini adalah ingin mendekatkan anak kepada bahasa. Dengan semboyan “Lewat Drama Kita Kembangkan Bahasa.”

Leave a Reply