Interview

 

Keadaan gudang bagian sosial
Keadaan gudang bagian sosial

Narasumber       : Rubiah Boru Ginting

VE, Tanah Karo

Ketua Bagian Sosial

  1. Assalum’alaikum uti Rubi, ana Amelia Fitra dari TIMER; Tim Informatika Media Elektronik Raudha, ingin mewawancarai uti Rubi seputar bagian social
  • Wa’alaikumsalam, ya
  1. Apa kegiatan utama bagian sosial ini uti?
  • Kegiatan utamanya membersihkan jemuran, menindak santriwati menjemur tidak pada kelasnya dan tidak pada waktunya, dan menyapu jemuran serta membersihkan sampah-sampah yang berada di jemuran.
  1. Apa hukuman bagi pelanggar disiplin dibagian social ini ti?
  • Hukumannya memberi pamplet yang bertuliskan “ Broke Social Discipline”, memberi tugas mencuci 7 baju yang berada di gudang dan mencari pelanggar yang lain.

    Pamplet " BROKE THE SOCIAL SECTION DISCIPLINE
    Pamplet ” BROKE THE SOCIAL SECTION DISCIPLINE

Continue reading “Interview”

Pembagian Tugas Karyawan Putri

Wartawan= Assalamualaikm kak, ana dari tim informatika ingin menayakan beberapa hal tentang dapur

Narasumber=Waalaikumsalam, silahkan dek

Wartawan= Sudah berapa lama kerja di dapur Raudlah kak?

Narasumber= Dari tahun 2016, sekitar 1 1/2tahun

Wartawan= Ada berapa orang jumlah karyawan putri kak?

Narasumber= 28 orang

Wartawan= Bagaimana dengan pembagian kerjanya ustad?

Narasumber= 10 orang di dapur Santriwati untuk bersih -bersihdan 18 orang di dapur umum untuk masak

Wartawan= Untuk menyiapkan sarapan pagi pada jam berapa biasanya dimulai kak?

Continue reading “Pembagian Tugas Karyawan Putri”

MENGENANGNYA DENGAN GAMBAR

W : assalamu’alaikum wr.wb

N : waalaikumsalam wr. wb

W :apakah maksud dari perfotoan tiap-tiap kelas yang dilaksanakan di pesantren ar-raudlatul hasanah,ustadz?

N : perfotoan tia-tiap kelas itu adalah mengambil gamabar wali kelas dengan murid-muridnya dilaksanakan setiap satu tahun sekali.

W : mengapa perfotoan tiap-tiap kelas diadakan pada setiap tahunnya,ustadz?

N : yang pertama, sebagai sebuah kenang-kenangan tiap-tiap murid dengan wali kelasnya masing-masing. Yang kedua, sebagai sebuah pemersatu bagi masing- masing murid di pesantren ar-raudlatul hasanah. Yang ketiga, sebagai ingatan bagi murid bahwa mereka pernah duduk di kelasnya itu.

W: apakah perfotoan tiap-tiap kelas ini adalah acara wajib yang diadakan di pesantren ar-raudlatul hasanah, ustadz?

N : tentu saja, karena acara ini sudah dilaksanakan semenjak pesantren didirikan . bahkan wali-wali keas yang tidak dapat hadir pun memaksakan diri agar tetap ikut, agar terdapat kesan-kesan yang berbeda.

W : kapan awal mula perfotoan ini diadakan, ustadz?

N : Awal mulanya mungkin semenjak pesantren ini telah ada, karena saya menyantri pada tahun 1994 acara ini sudah ada. Dengan itu, atasan saya atau senior saya sudah melaksanakan perfotoan tiap-tiap kelas ini.

W : Mengapa acara ini diadakan di akhir tahun, ustadz?

N : karena jika dilaksanakan di awal tahun, mungkin saja murid tersebut tidak sampai akhir tahun, karena pendekatan dan persatuan murid-murid terltak di akhir tahunnya karena tercakup jangka yang lumayan panjang.

W : berapa jumlah fotografer yang terjun langsung dalam acara ini, ustadz?

N : tahun ini kita melibatkan 8 orang fotografer, empat orang di kawasan putra dan 4 orang lainnya di kawasan putri.

W : apakah fotografer tersebut bayaran, ustadz?

N : tidak tentunya, karena fotografer tersebut berasal dari ustadz-ustadz yang mengabdi di pesantren

W : siapa saja mereka itu, ustadz?

N : mereka adalah ust. faisal Khalid, ust.reza, ust. Kukuh harianto, ust. Dzakwan, ust. Riski prastowo, ust. Rudi,ust. Harli, dan ust. Sholeh .

W : apakah jumlah foto dibatasi, ustadz?

N : tentu saja, karena jika tidak dibatasi akan memakan waktu yang sangat panjang.

W : berapa jumlah foto yang dibatasi, ustadz?

N : ada 5 untuk foto wajib, lebih daripada itu tergantung dengan wali kelas masing-masing.

W : bagaimana teknik pelaksanaannya, ustadz?

N : setiap kelas diberikan kupn berjumlah 5, diberikan kepada fotografer setelah perfotoan di berbagai tempat yang dinginkan.

W : terimakasih banyak ustadz, atas kesediaanya untuk melakukan wawancara ini. Semoga bermanfaat. Wassalamu’alaikum wr.wb

N : aamiin, wa’alaikumsalam wr.wb.