Aneka Ria Lomba, Semarakkan Hari Menjelang Ulang Tahun RI

Salah Satu Lomba dalam Menyemarakkan HUT RI ke-72 di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Raudhah- Menjelang Hari Ulang Tahun RI yang ke- 72, kegiatan  santriwati pondok pesantren Ar-Raudlatul Hasanah  adalah mengikuti perlombaan-perlombaan yang seru dan  menantang. Acara ini dibentuk setiap tahun untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia.              Dimana santriwati kelas 4 dan 3 intensif  atau 1 aliyah yang menjadi panitia penyelenggara lomba. Perlombaan dibuka pada hari selasa (15/08) setelah shalat asar tepat sampai dengan selesai di lapangan hijau Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Berikut adalah rincian acara perlombaan yang dilaksanakan pada  tanggal 15 Agustus 2017 :

-Tikar remuk : Perlombaan ini memerlukan seni membentuk wajah. Dimana wajah sang pemain akan dilekatkan dengan kertas-kertas lengket membentuk tikar. Pemain harus mengerut- ngerutkan wajahnya sekerut mungkin untuk menjatuhkan kertas-kertas lengket tersebut dengan cepat. Jumlah peserta lomba keseluruhannya adalah 26 orang.

-Makan kuaci : Dalam lomba ini, pemain harus membuka kuaci yang telah disediakan didalam sebuah mangkuk yang berisikan bubuk kopi dengan mulutnya sendiri. Dengan syarat kuaci tersebut tidah boleh bercela alias tetap utuh. Jumlah peserta lomba keseluruhannya adalah 60 orang.

-Celok-celokan : Berasal dari bahasa Jawa yang artinya panggil-panggilan. Sesuai dengan nama lomba, pemain dengan jumlah 5 orang dalam satu kelompok yang diberi nama hewan akan memanggil teman satu kelompok mereka dengan suara hewan dan dengan mata tertutup. Seperti kelompok kucing akan memanggil temannya dengan Miaw.. Miaw.. alias suara kucing. Kelompok kambing akan berbunyi Embek..embek.. untuk memanggil teman satu kelompok kambing. Begitu pula kelompok ayam berbunyi Petok..Petok untuk memanggil temannya. Ini alasan mengapa dinamakan lomba celok-celokan alias panggil- panggilan. Lama waktu perlombaan ini adalah 60 menit. Jumlah kelompok keseluruhannya adalah 16 kelompok.

-TKGG ( Tebak Kata Gorib-Gorib) : Perlombaan ini tentu sudah masyhur di masyarakat karena terdapat acara di stasiun televisi yang mengadakan permainana ini sebagai hiburan mereka. Gorib sendiri berasal dari bahasa Arab yang artinya asing atau aneh. Pemain dengan jumlah 5 orang dalam satu kelompok , seorang dari mereka yang akan menebak kata yang disebutkan empat orang lain secara bersamaan. Menyenangkan bukan?

-Sponge Kembut: Kembut adalah ucapan yang sering digunakan santriwati untuk sesuatu yang buru-buru dikerjakan. Pemain –pemain dalam setiap kelompok akan mengisi botol bekas syrup dengan sponge yang telah dicelupkan ke air dengan berlari kencang agar air tidak terbuang banyak ke tanah dan masuk ke botol. Pemenangnya adalah kelompok mana yang mengisi botol lebih banyak. Jumlah kelompok keseluruhannya adalah 15 kelompok.

-Waterboom : Dalam perlombaan ini,seluruh pemain akan mengenakan mangkuk diatas kepala mereka. Setiap kelompok yang berjumlah 5 orang akan saling membelakangi satu sama lain. Pemain terdepan akan mendongakkan kepalanya kebelakang dan menumpahkan air yang ada didalam mangkuknya ke mangkuk temannya tersebut. Jika tidak mengenai sasaran, maka air akan jatuh membasahi kepala dan terjadilah waterboom tersebut.

Dari enam perlombaan diatas, celok-celokan adalah perlombaan dengan banyak penonton. Alasannya adalah keseruan antar pemain yang membunyikan suara-suara hewan dan juga tempat lomba yang lebih luas dibanding dengan lomba-lomba lainnya.  Masing-masing dari lomba tersebut diawasi oleh penanggung jawab acara lomba dari santriwati kelas satu aliyah dengan jumlah 5-7 orang. Ed. Yakhumaira

 

 

 

Leave a Reply