Pendaftaran Calon santri/wati 2016

Pendaftaran Calon santri/wati 2016

Pendaftaran Calon santri/wati 2016, Syarat - Syarat Pendaftaran, Prosedur Pendaftaran, Materi Ujian, Materi Ujian, Materi Ujian, Catatan : More »

Gedung Belajar Putra Al Azhar

Gedung Belajar Putra Al Azhar

Merupakan bagunan yang baru di bangun pada awal 2014, menghabiskan dana berkisar 6m More »

Seleksi Wilayah Musabaqah Hifdzil Quran Syaikh Hamad Ibn Khalid Al Tsani Qatar di Adakan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah (Medan)

Seleksi Wilayah Musabaqah Hifdzil Quran Syaikh Hamad Ibn Khalid Al Tsani Qatar di Adakan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah (Medan)

Adapun informasi lebih jelas dan lengkapnya dapat dibaca pada pada postingan ini, atau bisa download buku petunjuk(pdf), download contoh daftar riwayat hidup (word), download formulir pendaftaran (word), dan atau bisa menghubungi kontak person yang terdaftar pada link website Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. More »

Gedung Serba Guna Pon. Pes. Ar Raudlatul Hasanah

Gedung Serba Guna Pon. Pes. Ar Raudlatul Hasanah

Gedung serba guna/ gedung olah raga pesantren arraudlatul hasanah ini, adalah gedung yang berfungsi untuk berbagai kegiatan santri dan santriwati pesantren More »

H-1 Resepsi Khataman ke-25 Angkatan 2016 PersiapanSemakin Matang.

H-1 Resepsi Khataman ke-25 Angkatan 2016 PersiapanSemakin Matang.

H-1 Resepsi Khataman ke-25 Angkatan 2016 PersiapanSemakin Matang. More »

 

Ujian Umum Semsester Ganjil; Awal Estafet Ujian Kelas VI KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Ujian Umum Semester Genap Pesantren Tarbiyah Islamiyah Ar-Raudlatul Hasanah

Ujian Umum Semester Genap Pesantren Tarbiyah Islamiyah Ar-Raudlatul Hasanah

Raudlah, “Ujian untuk belajar bukan belajar untuk ujian. Sebuah semboyan nilai yang tak henti di nasehatkan Kepala bidang pendidikan” Ust. Carles Ginting ketika membuka awal ujian Umum Semester Ganjil di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan. Sabtu, 3/12.

Ujian Umum Semester Ganjil Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Ujian Umum Semester Ganjil Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Ujian umum semester ganjil tersebut di ikuti oleh 440 santri/wati, terbagi menjadi 212 putra, 228 putri, bertempat di Gedung Serba Guna, ujian singkat 4 hari tersebut diadakan dengan jadwal ujian tersusun sebagai berikut: Sabtu, 3 Desember 2016: (IPA: Bahasa Indonesia, Fisika), (IPS: Bahasa Indonesia, Sosiologi). Ahad, 4 Desember 2016: (IPA: Matematika), (IPS: Matematika, Geografi). Senin, 5 Desember 2016 (IPA: Bahasa Inggris, Kimia), (IPS: Bahasa Inggris, PPKN). Selasa, 6 Desember 2016: (IPA: Biologi), (IPS: Ekonomi tercakup di dalamnya soal Akuntansi).

“Ujian di Pesantren ini sebagai wadah untuk menyadarkan anak didik bahwa ujian bukan untuk di takuti namun itu bagian dari penyemangat proses Kegiatan Belajar Mengajar, sebab ujian di pesantren selalu di lambangkan sebagai puncaknya belajar”. Tutup ust. Muhammad Ilyas; Kepala Sekolah Aliyah. ed. Irhas

RAPAT TRIWULAN I; PENGURUS PESANTREN AR-RAUDLATUL HASANAH FOKUS PADA KUALITAS

Menager keuangan, Pimpinan dan Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Menager keuangan, Pimpinan dan Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

     Raudlah: Dalam Upaya Peningkatan kinerja kerja pengurus, maka rapat triwulan I di Pimpin langsung oleh bapak pimpinan dan Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus bagian dari mulai bagian Sekretaris, Bendahara, Litbang, Pengasuhan, Pendidikan, Kesejahteraan dan BUMP (Badan Usaha Milik Pesantren). Jum’at, 2/12.

   Rutinitas tiga bulanan ini bertempat di ruang multimedia, sejak pukul 08.30wib hingga 18.00wib. Dengan berharap agar rapat dapat belangsung lebih hikmat dan luwes. Adapun yang dibahas dalam perkumpulan tersebut adalah tentang program kerja yang terlaksana maupun yang belum, membicarakan SOP, dan juga evaluasi akan beberapa hal urgen lainnya.

Tanya Jawab Triwulan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Tanya Jawab Triwulan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

 Masing-masing kepala seksi bertanggungjawab untuk menyampaikan laporannya beserta laporan bagian yang bernaung dibawahnya. Selanjutnya pimpinan sidang memberikan 3 kesempatan bertanya guna mengomentari laporan setiap bagian yang dibacakan. Adapun selebihnya menuliskan kritikan, saran, masukan dan pertanyaan lewat kertas yang dibagikan oleh panitia. “yang perlu di tanamkan dalam rapat triwulan ini adalah evaluasi hasil kerja selama 3 bulan untuk dapat meningkatkan loyalitas dan totalitas kerja bukan saling mencari-cari kesalahan untuk menyudutkan satu bagian, ataupun menciptkan kebencian antara satu sama lain” tutur Bapak Sehat Kaloko, pimpinan pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, ketika membuka rapat triwulan. Irhas

Peresmian Gedung Al-Azhar oleh Menteri Agama RI; Garda Awal Peresmian Gedung-Gedung Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Lainnya

Menteri Agama RI, Wakil Wali Kota, Direktur Pon. Pes. Ar-Raudlatul Hasanah berjalan menuju tempat peresmian gedung Al-Azhar Raudlah

Menteri Agama RI, Wakil Wali Kota, Direktur Pon. Pes. Ar-Raudlatul Hasanah berjalan menuju tempat peresmian gedung Al-Azhar Raudlah

Membuka tirai gedung Al-Azhar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan dengan serine oleh Menteri Agama RI Bapak. Lukman Hakim

Membuka tirai gedung Al-Azhar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan dengan serine oleh Menteri Agama RI Bapak. Lukman Hakim

Peresmian gedung Al-Azhar Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah oleh Menteri Agama Republik Indonesia Bapak Lukman Hakim Saifuddin berjalan lancar. Selepas memberikan kata sambutan di Gedung Serba Guna, beliau lalu menuju lokasi pengesahan gedung, sambil berucap: “Dengan Senantiasa Memohon Ridha Allah swt dan Dengan Mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim” Maka Gedung Al-Azhar Secara Resmi Saya Nyatakan Dibuka”

Penandatanganan Prasasti Gedung Al-Azhar Oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Bapak. Lukman Hakim Saifuddin

Penandatanganan Prasasti Gedung Al-Azhar Oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Bapak. Lukman Hakim Saifuddin

     Sambil menekan tombol serine tirai gedungpun terbuka beliau lalu menandatangani prasasti bangunan Gedung Al-Azhar. Sejurus setelahnya Bapak Wakil Wali Kota, Anggota DPR RI, pimpinan pesantren, ketua umum badan wakaf, direktur pesantren beserta para guru-guru berfose bersama bapak menteri Agama Republik Indonesia Mengabadikan Momen di depan gedung Al-Azhar yang baru saja di resmikan. Sampai akhirnya Ketua Umum Badan Wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Muhammad Ilyas Tarigan, besar berharap, meskipun saat ini  waktu berkunjung menteri ke RH sungguh sangat singkat, mudah-mudahan kedatangan selanjutnya bisa sedikit lapang sehingga bisa berjalan mengelilingi pesantren wakaf ini, sebab inilah pesantren antum, inilah pesantren kita, dan pesantren Kaum Muslimin dan Muslimat di seluruh dunia. Jum’at, 18/11/16.

Prasasti Peresmian Gedung Al-Azhar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Prasasti Peresmian Gedung Al-Azhar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Menteri berfose bersama Asatidz Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Menteri Agama Republik Indonesia, Bapak. Lukman Hakim Saifuddin berfose bersama Asatidz Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Menteri Berfose bersama Ustadzah Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Menteri Agama Republik Indonesia, Bapak Lukman Hakim Saifuddin, berfose bersama Ustadzat Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Silaturrahim Menteri Agama RI Ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan; Suasana Kumpul Keluarga Kandung Erat Terjalin.

Penyambutan menteri agama bapak Lukman Hakim Saifuddin oleh Direktur, dan Pimpinan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Penyambutan menteri agama bapak Lukman Hakim Saifuddin oleh Direktur, dan Pimpinan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

     Silaturrahim Menteri Agama Republik Indonesia Bapak Lukman Hakim Saifuddin ke Pesantren Ar-Raudlatul  Hasanah (RH) Medan berlangsung singkat. Menurut jadwal perjalanannya,  RH adalah destinasi ke 4 sebelum beliau bertolak ke Ibu Kota. Dan dalam pertemuan singkat tersebut, seluruh  hadirin, tampak hikmat menyimak sambutan beliau yang menurut beberapa peserta yang hadir, sambutan tersebut adalah ungkapan tulus dari hati beliau. Karena pidato tersebut mampu mengetuk hati, demikian transkip pidato singkat beliau disalin kembali oleh sekretariat Pesantren, mudah-mudahan dapat menginspirasi para santri/wati, guru-guru dan para alumni pondok pesantren khususnya. Semoga kedatangan beliau mendatangkan berkah dan maslahat kepada kita semua. Aamiin Tutup Al-Ustadz KH. Rasyidin Bina, M.A (Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah). Jum’at, 18/11/16.

Menteri Agama Republik Indonesia, Direktur dan Sekretaris Pesantren Memasuk Gedung  Pertemuan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Menteri Agama Republik Indonesia, Direktur dan Sekretaris Pesantren Memasuk Gedung Pertemuan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Orasi Menteri Agama RI di Podium Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Orasi Menteri Agama RI di Podium Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

     Berikut 5 Poin Penting Pidato Inspiratif  Menteri Agama Republik Indonesia Bapak Lukman Hakim Saifuddin, ketika berkunjung di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah,  Medan, Sumatera Utara, Indonesia. (Disarikan oleh sekretariat Pesantren dengan mengambil poin dari bahasa verbal yang langsung beliau sampaikan pada pertemuan tersebut.)

Assalamu’alaikum wr.wb

……………………………………………………….

……………………………………………………….

 

  1. Syukuri hidup di Pesantren, karena di sanalah karakter di bentuk

     “Selama saya hidup lebih dari 50 tahun, tepatnya 54 tahun usia saya, kalau ditanya masa-masa terindah sebagai apakah mengarungi hidup ini, maka dengan pasti tegas saya katakan masa-masa terindah saya adalah ketika saya mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren. Tentu banyak yang membentuk karakter kita seperti sekarang dan itu patut disyukuri, ketika disekolah dasar, di sekolah lanjutan pertama, lanjutan atas, perguruan tinggi dan seterusnya dan seterusnya, tapi kalau saya boleh mengulang fase kehidupan, seperti apa yang akan saya pilih untuk saya bisa mengulang  masa-masa lalu maka dengan tegas saya mengatakan itulah masa-masa ketika saya berada di pondok Pesantren.”

  1. Pesantren sebagai wadah pengembangan potensi generasi muda yang islami; guna menjadi pemimpin dan tokoh masyarakat di masa yang akan datang

     “Saya ingin mengatakan masa-masa terindah karena disitulah kita banyak sekali mendapatkan kesempatan, peluang untuk meningkatkan potensi kita. kemampuan kita itu sesungguhnya luar biasa besarnya dan pesantren telah memberikan sentuhan-sentuhan bahkan tidak hanya sentuhan, penanaman-penanaman yang luar biasa sehingga potensi yang kita miliki itulah yang kemudian terasah, kemudian bisa teraktualisasi, bisa kemudian mewujud menjadi talenta-talenta bakat-bakat yang baik, dan Indonesia bersyukur karena Indonesia memiliki pesantren bahkan ribuan pesantren, di data kami kementerian agama tidak kurang dari 28.961 Pondok Pesantren se Indonesia dan mereka hidup bahkan sebagian sejak ratusan tahun yang lalu, usianya sudah cukup lama dan sekarang banyak sekali jabatan-jabatan strategis tidak hanya di DPR, tidak hanya di Eksekutif, tapi juga di  yudikatif, di lembaga kehakiman, bahkan diluar tiga cabang kekuasaan, diluar eksekutif, legislatif, yudikatif itu banyak sekali diduduki oleh alumni-alumni pesantren,  oleh karenanya saya ingin menegaskan meneguhkan kepada khususnya para santri yang ada di sini seluruh santri Raudlatul Hasanah untuk manfaatkan waktu yang tidak banyak selama kita berada di pesantren itu.”

  1. Manfaatkanlah waktu semaksimal mungkin selama di Pesantren, karena penyesalan selalu datang belakangan.

     “Saya terus terang, saya amat sangat menyesal karena 4 tahun ketika saya di pondok pesantren di Gontor dulu itu banyak hal yang tidak saya tekuni, banyak hal yang tidak saya dalami saya sekarang baru terasa, penyesalan saya, oleh karenanya, waktu yang tidak lama, karena saudara-saudara sekalian tidak akan selamanya di pondok pesantren ini…”

  1. Seluruh aktifitas kehidupan di Pesantren, PERDETIKnya adalah PENDIDIKAN.

   “…Suatu saat santri-santri semua akan meninggalkan pondok pesantren ini untuk mengembangkan kemampuannya di jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau langsung terjun ketengah-tengah masyarakat karenanya manfaatkan betul, karena semua peristiwa, kejadian di pondok pesantren ini tidak satu detikpun yang tidak ada makna pendidikannya, semua kehidupan kita di pondok pesantren itu hakekatnya adalah syarat dengan edukasi, syarat dengan pendidikan penuh dengan bagaimana agar, sekali lagi  potensi yang kita miliki bisa terasah bisa teruji, dan lalu kemudian bisa dimanfaatkan untuk pada saatnya nanti kita terjun di tengah-tengah masyarakat, semuanya tentu hafal “Man Jadda, Wajada” Man Shobara, Zofira. Man Shara, ‘aladdarbi, wasola”  saya pikir hal-hal yang seperti itu, itu betul-betul kita, tidak hanya sekedar kita hafal, tapi betul-betul melekat pada diri kita, sehingga kemudian bisa teraktualisasikan, bisa terwujud pada kegiatan kita secara nyata.”

  1. Ucapan terima kasih Menteri Agama Republik Indonesia kepada segenap guru-guru yang telah memberikan segalanya kepada para santri dan untuk masyarakat Indonesia pada umumnya.
Sambutan Menteri Agama RI di Gedung Serba Guna Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan

Sambutan Menteri Agama RI di Gedung Serba Guna Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan

     “Saya pikir inilah yang bisa saya sampaikan, saya mohon maaf karena waktu juga sangat terbatas, saya harus kembali ke bandara untuk kembali melaksanakan tugas-tugas di Jakarta. Selamat kepada Para santri, teruslah tekun belajar, dan saya mengakhiri sambutan ini menyampaikan terima kasih yang tiada terhingga, apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh asatidz yang telah memberikan segalanya tidak hanya untuk para santri tapi untuk masyarakat Indonesia. Saya Akhiri Wabillahi Taufik Wal Hidayah.Wassalmu’alikum wr.wb.”

     Demikian 5 poin penting yang disampaikan beliau, pada saat kunjungan perdananya di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Akhir kata dan harapan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah adalah: “Gerbang pesantren selalu terbuka untuk Antum, Para santri-santriwati rindu akan arahan dan nasehat dari Antum, kami menunggu kunjungan Bapak Menteri Agama untuk kedua, ketiga, bahkan untuk kesekian kalinya, selaku mukmin dan alumni pondok pesantren yang sama-sama kita jadikan kiblat dalam mengembangkan pendidikan. kami mendo’akan semoga bapak selalu dalam lindungan dan rahmat Allah swt. Aamiin ya rabbal’alamin”

Gebyar Muharram Dan HUT Ke-35 Ar-Raudlatul Hasanah Memukau

Upacara Peringatan 1 Muharram di RH

Upacara Peringatan 1 Muharram di RH

       Kegiatan acara ini dimulai pada hari Selasa dan rabu (27-28/9) dengan pelaksanaan beberapa perlombaan antara lain; bola voli, kasti, dan senam. Pada hari Kamis (29/9) kegiatan dilanjutkan dengan Khataman Al-Quran yang diikuti oleh seluruh santri dan guru di masjid Pesantren dimulai pukul 14.00 wib sampai dengan 16.30 wib. Pada Jum’at pagi (30/9) dari pukul 09.00 wib sampai dengan 11.30 wib kembali digelar perlombaan-perlombaan meliputi atas; penulisan opini, puisi, musik kreatif, kaligrafi, scrabble, Ma Ra’yuka (penyampaian pendapat terhadap suatu masalah dalam bahasa Arab), Islamic Fashion Show.

Santri-Santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada Saat Haflah Tilawah di Mesjid

Santri-Santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada Saat Haflah Tilawah di Mesjid

       Pada Ahad dini hari (2/10) seluruh santri dan santriwati dan guru melaksanakan shalat tahajjud berjamaah di masjid mulai pukul 03.30 wib, bertindak selaku imam Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Al-Ustadz H. Solihin Adin, S.Ag, dan dilanjutkan dengan penyampaian taushiah berkaitan dengan peringatan tahun baru hijiriyah oleh Al-Ustadz H. Qosim Nursheha, Lc., M.Ud hingga menjelang waktu shalat Subuh.

Pelepasan Lomba Gerak Jalan 1 Muharram 1438 oleh Bapak. Ir. Ahmad Prana Rulianto Tarigan

Pelepasan Lomba Gerak Jalan 1 Muharram 1438 oleh Bapak. Ir. Ahmad Prana Rulianto Tarigan

      Pada pukul 06.30 wib seluruh santri berkumpul di depan gedung serbaguna dan santriwati di depan gedung Rabi’ah Adawiyah diikuti oleh seluruh guru, walikelas dan staff guna melaksanakan upacara dan pelepasan parade barisan tiap-tiap kelas. Pimpinan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Ir. H. Ahmad Prana Rulianto Tarigan dalam sambutannya menyampaikan kepada seluruh santri agar dapat mensyukuri perkembangan Pesantren dengan meningkatkan ibadah, semangat belajar dan prestasi di segala bidang karena dengan demikianlah kita dapat menjawab tantangan zaman dan memakmurkan bumi Allah Swt. Lebih lanjut ia berpesan kepada seluruh santri agar mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan umum yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober2016 sampai dengan 8 November 2016.

       Seluruh santri dan santriwati mengikuti parade barisan didampingi walikelas melalui rute sekitar Pesantren. Parade barisan ini mendapatkan penilaian dari para juri guru di pos-pos yang telah ditentukan. Seusai parade barisan seluruh santri dan santriwati beserta walikelas menyantap sarapan pagi bersama di ruang makan. Kehadiran walikelas mendapatkan sambutan yang hangat dari seluruh santri dan menambah keakraban diantara mereka.

Pembagian Hadiah Perlombaan 1 Muharram 1438 di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Pembagian Hadiah Perlombaan 1 Muharram 1438 di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

     Seusai shalat Maghrib berjama’ah di mesjid, dilaksanakan Haflah Tilawatil Qur’an, menampilkan 3 orang Qori’ tingkat Nasional, dari Golongan anak-anak: Abdi Nugroho, golongan remaja: Novandra, golongan dewasa: H.M. Kasad Lubis, yang membacakan beberapa ayat Al-Qur’an diselingi dengan penampilan shalawat oleh grup Penghafal Al-Qur’an santri Ar-Raudlatul Hasanah. Seusai shalat Isya acara dilanjutkan dengan ceramah umum yang disampaikan oleh Dr. H. Azhar Sitompul, MA dan diakhiri dengan pemberian hadiah bagi para pemenang perlombaan, dan penyerahan hasil sumbangan santri, guru, dan tamu untuk Suriah.

Tujuan Kegiatan:

  1. Memperingati peristiwa hijrah Nabi Muhammad Saw dari Makkah ke Madinah sebagai momentum dan tonggak kebangkitan Islam dan menjadi spirit dalam menjalani kehidupan.
  2. Memperingati hari jadi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang ke-35 (18 Oktober 1982-2016) sekaligus evaluasi atas ketercapaian pelaksanaan program dan prestasi dan dalam rangka menyatukan derap langkah menuju Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang lebih maju. Id. U.Habibie

Silaturrahim Prof. Amsal Bachtiar, Menghembuskan Angin Sejuk Pendirian STEBI Ar-Raudlatul Hasanah

Prof. Dr. Amsal Bakhtiar, MA, berkunjung Ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Prof. Dr. Amsal Bakhtiar, MA, berkunjung Ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

       Kunjungan Silaturrahim Prof. Dr. Amsal Bakhtiar, MA ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, menambah keakraban dan informasi kepada dewan guru dan guru baru. Dengan duduk bersama di ruang guru al-azhar, beliau menyampaikan bagaimana perjuangannya memperjuangkan universitas, dan sekolah tinggi yang sedang merintis, serta meninjau langsung ke lapangan, termasuk di dalamnya Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Islam yang ada di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan ini. Dan Informasi berharganya bahwa dalam waktu dekat di usahakan izin pendirian sekolah tinggi di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, bisa turun. Sabtu, 10/09.

Sambutan Prof. Amsal Bakhtiar di hadapan Degur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Sambutan Prof. Amsal Bakhtiar di hadapan Degur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

      

“Saya usahakan kalau bisa secepatnya bisa keluar izin pendirian STEBI ini. Langkah lebih baik, dari Bapak KH.Rasyidin Bina, MA untuk sering-sering mengirim sms ke saya, karena begitu di bicarakan sekali, terkadang untuk menanyakan perkembangan lanjutannya saya lupa, bukan bermaksud sengaja melupakan tapi karena begitu masuk kantor kerjaan sudah menumpuk, berkas-berkas, rapat, kunjungan-kunjungan keluar, sehingga terkadang saya lupa, sebab ada kurang lebih sekitar 700 berkas yang ingin saya kerjakan.” Petikan sambutan langsung dari bapak profesor saat berorasi didepan dewan guru dan guru pengabdian baru, notabe calon mahasiswa yang siap menjadi mahasiswa perdana jika izin operasionalnya telah turun.

Serah Terima Cinderamata oleh Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Kepada Bapak. Prof. Amsal Bakhtiar

Serah Terima Cinderamata oleh Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Kepada Bapak. Prof. Amsal Bakhtiar

       Terlalu singkat kunjungan bapak Direktur Pendidikan Tinggi Islam tersebut di Ar-Raudlatul Hasanah, tiba di RH setelah isya’ dan kini sudah ingin kembali ke penginapan sebelum genap pergantian hari. Diakhir sebelum beliau pulang “Tidak ada harapan dan lainnya selain dari pada turunnya izin operasional STEBI ini bapak Profesor. Bermaksud agar niat dakwah untuk umat, niat bermanfaat untuk umat dapat meluaskan gaungnya ke kancah perguruan tinggi” tutup bapak KH. Rasyidin Bina, MA Menutup perjumpaan. Id. Irhas

Prof. Amsal Bakhtiar bersama Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dan para pembantunya

Prof. Amsal Bakhtiar bersama Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dan para pembantunya

Acara Panggung Gembira 626, Terbaik yang Pernah Diadakan di GOR.

Panggung Gembira Putra Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Panggung Gembira Putra Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

       Penampilan Maha Karya Akbar Panggung Gembira kelas enam di seleggarakan dalam waktu 2 malam, mendapatkan hasil predikat “MUMTAZ” bagi putra dan putri. Rabu malam, 21/09 penampilan putri mendapatkan hasil rata-rata akhir penilaian 7,8 dan kamis malam, 22/09 Penampilan putra mendapatkan hasil rata-rata akhir penilaian 8,5. Merupakan acara yang dibimbing oleh 23 orang musrif/ah diketuai oleh: ust. Muhammad Ilyas, M.Si dan Ust. Muhammad Mugni Siregar, Lc sedangkan ketua angkatan putra kelas 6 adalah: Reza Prayogo, Nur Bagus dan Yusro Ilham. Sedangkan ketua angkatan kelas 6 putri adalah: Innessya Maghfirah Munthe, Yulya Afnidar, dan Khairunnisa Panjaitan. Mengangkat tema: “Ha Nahnu DzA; Together to be Better” dengan yel-yel semboyan “Nahnu Fityaanun nathlubul ‘ula, Nata’aawanu Fi Nailil muna, wa Naquuluu liddunya, Haa Nahnu Dzaa, Together To Be Better”. Rabu-kamis. 21-22/09.

PG 626 Raudlah .... Sukses

PG 626 Raudlah …. Sukses

Pembukaan Panggung Gembira Ha Nahnu Dza

Pembukaan Panggung Gembira Ha Nahnu Dza

       Acara Maha karya tersebut di buka oleh Drs. KH. Rasyidin Bina, MA, dengan meletuskan balon dan menerbangkan balon yang bertuliskan “Ha Nahnu Za” & “Together to be Better” dari bait sambutan beliau yang masih terngiang, bahwa beliau berpesan “Panggung Gembira, adalah bagian dari acara khutbatul ‘Arsy, bahkan merupakan puncak berakhirnya pekan perkenalan santri/wati Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, bertujuan agar tertanam di benak adik-adikan kelasnya ingin mencontoh mereka, sehingga mereka berhasil sampai hingga kelas 6 di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Selain dari pada itu, apa yang akan kita saksikan ini adalah penampilan seni yang diramu oleh santri/wati, terlepas dari plus dan minus, tapi inilah hasil dari latihan mereka kurang lebih 2 bulan ini. Maka anggaplah mereka di depan ini, masih belajar, tidak lepas dari wujud anak-anak kita yang berusaha menghibur orang tuanya, anak-anak kita yang berusaha menghibur tamu undangan yang hadir, sedaya upaya, serta semampu dan sebaik yang dapat mereka tampilkan, itulah yang mereka usahakan. Jauh dari pada itu mereka juga masih membutuhkan uluran tangan perhatian dari kita semua. Jadi mari kita saksikan dengan hikmat acara tersebut. Jika bagus; alhamdulillah, kita syukuri. Jika ada kekurangannya ya kita perbaiki, dan semoga dapat disempurnakan nantinya, kepada generasi setelahnya. “Raudlah…….!” Sukses!” berikut sambut kyai mengawali acara Panggung Gembira 626 di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ini.

Bioskop PG 626 Raudlah

Bioskop PG 626 Raudlah

       Dengan mengangkat tema: “Together to be better”, santri/wati kelas 6 berhasil menampilkan penampilan yang totalitas, energik dan syahdu. Diantara penampilan putrinya adalah: Nasyid, Grand Opening, Tari Tarek Pukat, Talk Show, Puisi, El-Ghina, Saman Dance, Drama Sumayyah, Thousand Hands Dance, Funky Pupils Choir, Syair Abu Nawwas & Shalawat, Shadow Theather, Trick or Treat, Drama Kabaret, Laser Girl, Volksong, Video (Good Luck), Video (Ekspektasi & Realita), Video (BUMP), Video (Perbedaan Market), Video (At-ta’awwun). Sedangkan penampilan putranya adalah: Nasyid, Grand Opening, Tari Kecak Reog, Tomiction Revolution, Musikalisasi Puisi, Shalawat dan Hubbu Syam, Acoustic Motivation, Drama Perjuangan, Melayu Batak Show, Extreme Magic, Cool & Stocker Comando Variation, Kabaret, Dragon Fighters, Big Band (KUN ANTA), Super Mega Dance, Big Band (Together), Volksong, Video (Ekspektasi & Realita), Video (Tau Gak Sih), Video (Ucapan Selamat), dan Video (Perumpamaan Ilmu). Id. Irhas

Musyrif PG 626 Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Musyrif PG 626 Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Raudlah Akhirnya Mengutus Pramuka Putri ke Tanah Jawa Untuk Bersaing

Santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengikuti jambore Nasional dalam rangka 90 tahun ulang tahun Gontor

Santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengikuti jambore Nasional dalam rangka 90 tahun ulang tahun Gontor

       Setelah sekian lama Pramuka Putri Raudlah berkreasi dan digembleng di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, dan baru kali ini mereka dilepas untuk bersaing di kancah nasional di bumi Jawa Timur, Gontor Putri 1 Mantingan Ngawi pada acara ulang tahun Gontor (pa) ke 90 dan Gontor (pi) ke 25 tahun. Menurut timingnya, kegiatan berlangsung 1 minggu, sejak tanggal 29/08 sampai dengan 29/09. Dan dalam hal ini Raudlah mengirim kontingen putri terdiri dari penggalang dan penegak, masing-masing sepuluh, dan di temani 2 bindamping penggalang dan 2 bindamping penegak dari kelas 6. Total ada 24 santriwati dengan di temani 2 ustadzah pengajar di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Ush. Hani dan Ush. Silvi.

Dalam upacara pelepasannya di RH kepala Pusat Pendidikan Latihan Kwartir Daerah SUMUT (KAPUSDIKLATDA dan WAKAPUSDIKLATDA) beserta staff ikut hadir dan melepas keberangkatan kontingen Raudlah, dan dalam sambutannya beliau berpesan singkat “Buat Sumatera Utara Bangga” begitu singkat pesannya. Namun seketika itu juga menjadi amanah bagi mereka, agar pergi berkompetisi bukan untuk sia-sia, namun pergi untuk pulang sebagai sang juara.

       Pesan ka’ Abdullah Sani selaku Mabikori kepramukaan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan “Dikirimnya Putri ke Jawa ini, adalah sebuah kesempatan dan sekaligus peluang dari pesantren yang dipercayakan pada kalian. Kesempatan kalian untuk bersaing di kancah Nasional kini terbuka lebar. Kalian akan temukan banyak kesempatan, pengalaman dan peluang. Ingat kalian adalah barometer putri kedepannya. Jika kalian berhasil menampilkan yang terbaik sekaligus memberikan kesan yang positif, maka hal ini bisa menjadi pertimbangan jikalau ada undangan berikutnya. Merupakan tolak ukur pertimbangan guru-guru untuk memberikan izin adik-adikan kelas kalian ke depannya, namun jika jelek dan melakukan banyak pelanggaran begitu juga sebaliknya. Maka dari itu, karena kalian adalah pengiriman kontingen putri perdana; besar harapan kami, agar kalian bisa menjadi juara, pulanglah dengan membawa piala; pintar-pintarlah membaca situasi, agar sepulangnya dari sana, kalian bisa menularkan pengalaman kepada teman-teman dan adikan kelas di RH.”

Kejuaraan Santriwati Pesantren Ar Raudlatul Hasanah, Medan.

Kejuaraan Santriwati Pesantren Ar Raudlatul Hasanah, Medan.

Sebagai hasil dari pencapaiannya, kontingen Pramuka Putri berhasil mendapat 3 emas, 7perak, dan 5 perunggu. Tambahan emas untuk peserta tergiat dan semangat. Pentas seni (Tari Batak + Melayu) juga masuk final dan diminta tampil pada malam unggun gembira. Id. Irhas

Semarak 1 Muharram 1438 H & Milad Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah; semoga berjalan lancar

Memperingati Milad dengan Khataman Al-Qur'an 100 kali

Memperingati Milad dengan Khataman Al-Qur’an 100 kali

         Semarak 1 Muharram di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah di meriahkan oleh segenap civitas pesantren dengan mensinergikan 4 komponen dasar kehidupan ala pondok; meliputi olah pikir, olah dzikir, olah rasa dan olah raga. Adapun yang pertama: Olah Pikir, seperti: Perlombaan menulis opini tentang “Peranan Pondok Pesantren/Hijrah Dalam Pandangan Islam” berikut persentasinya, Scrabble Game (Perlombaan menyusun kata dalam bahasa Inggris), “Ma Ra’yuka” (Mengutarakan solusi terhadap permasalahan yang ada di pesantren dengan berbahasa Arab). Yang kedua: Olah Dzikir, seperti: Khataman Al-Qur’an oleh seluruh santri/wati, Mendengarkan Ceramah 1 Muharram, Tahajjud Berjama’ah, Tausiah setelah tahajjud, Pemberian donasi santri kepada Syam (dana yang terkumpul pada acara PG di RH dalam acara “Shalawat Hubbu Syam”). Yang Ketiga: Olah Rasa, seperti: Puisi, Musik Kreatif, Kaligrafi, Fashion Show. dan yang ke empat: Olah Raga: Volly ball, kasti, Senam, Upacara dan Gerak Jalan bersama wali kelas. Demikian berbagai bentuk kegiatan yang melibatkan santri/wati beserta wali kelasnya, yang tak kalah menarik juga terdapat acara makan bersama antara bapak-bapak pimpinan, direktur, guru-guru dengan seluruh santri/wati di dapur mereka. Merupakan kegiatan yang di Selenggarakan tepat pada hari perayaan ulang tahun pesantren, yang insya Allah akan di peringati pada 1 Muharram 1438 H, bertepatan dengan 02 Oktober 2016. id. Irhas

Rundown Acara Semarak 1 Muharram 1438 H di Pon. Pes. Ar-Raudlatul Hasanah

Rundown Acara Semarak 1 Muharram 1438 H di Pon. Pes. Ar-Raudlatul Hasanah

Awal Tahun 2016 Diawali Dengan Silaturrahim Wali Murid Dengan Keluarga Pon. Pes. Ar-Raudlatul Hasanah.

Silaturrahim Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dengan Wali Murid Baru Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Silaturrahim Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dengan Wali Murid Baru Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, tahun pelajaran 2016-2017

     Undangan silaturrahim wali murid baru dengan keluarga besar Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berlangsung hangat. Acara yang diadakan setahun sekali ini mengundang sekitar 894 tamu lebih, disesuaikan dengan jumlah anak yang mendaftar, dihadiri oleh bapak-bapak badan wakaf, bapak direktur dan wakilnya, guru-guru senior dan segenap wali kelas kelas 1 dan 1 Intensif Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Acara berlangsung di gedung serba guna, dimulai sejak pukul 09.00 dini hari hingga kurang lebih 3 jam, serta di lanjutkan ke acara konsultasi orang tua dengan wali kelas terkait tentang perkembangan anak selama mondok sekitar sebulan lebih di Pesantren ini. Sabtu, 20/08.

     Dalam hal sistem disinilah pondok Pesantran Ar-Raudlatul Hasanah, menjalin hubungan kedekatan antara wali murid dengan wali kelas, seraya menciptakan komunikasi akrab perihal perkembangan anak di pesantren, sebab begitu anak di titipkan di pesantren sejak saat itu juga orang tua harus ikhlas, agar keberhasilan didikan pesantren berakselerasi lebih cepat kepada anak. Aamiin ya Rabbal’alamiin.

     Dalam sambutannya, direktur pesantren ar-Raudltul Hasanah mengungkapkan bahwa “Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, telah ikhlas menerima anak-anak didik yang di titipkan di pesantren ini, maka dari itu orang tua juga harus ikhlas melepaskan anak-anaknya untuk di didik di pesantren dengan segala kebijakan pondok untuk mendidik mereka. Dengan cara jangan sering-sering di kunjungi, jangan terlalu di manja, dan semua permintaan anak tidak semuanya harus di turuti, biarkan anak-anak bergabung dengan teman-temannya dan bercengkrama dengan kegiatan sehingga lupa akan kenangan-kenangan di rumah.” Demikian ungkap bapak Rasyidin Bina yang pidatonya berkobar-kobar tersebut.

Silaturrahim Kelurga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dengan Wali Santri Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Tahun Pelajran 2016-2017

Silaturrahim Kelurga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dengan Wali Santri Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Tahun Pelajran 2016-2017

     Selain dari pada itu wakil direktur; Ust. Solihin juga memberikan wejangan berupa keikhlasan, perkembangan pendidikan, apa itu wakaf serta semangat berwakaf dan berinfak kepada wali-wali murid baru pondok pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. “Ikhlas dalam melepaskan anak, ikhlas dalam beribadah dan ikhlas dari pada melepaskan harta dan seluruh yang ada di dunia untuk beribadah” begitu semboyannya. Dengan semangat wakaf, dengan menerangkan bumi pesantren adalah bumi wakaf, maka di kelilingkanlah donasi wakaf yang ingin di wakafkan di pondok, pada akhirnya terkumpul uang berjumlah 38 Juta Rupiah. Alhamdulillah. Namun ketika di tanya perwakilan seorang; dari bapak, dan seorang dari ibu, keduanya menjawab uang yang jumlahnya sedikit tersebut baru cocok untuk infak belum cocok untuk wakaf, karena jumlahnya terlalu kecil. Sehingga uang yang terkumpul tersebut di infakkan di Pesantren, agar kiranya di salurkan kepada yang berhak. Seraya berdo’a semoga tanah wakaf raudlah ini terus berkah dan bertambah luasnya guna memperjuangkan pendidikan Islam di masa sekarang dan untuk masa yang akan datang. Aamiin ya Rabbal’alamiin. ed.irhas