Pendaftaran Calon santri/wati 2016

Pendaftaran Calon santri/wati 2016

Pendaftaran Calon santri/wati 2016, Syarat - Syarat Pendaftaran, Prosedur Pendaftaran, Materi Ujian, Materi Ujian, Materi Ujian, Catatan : More »

Gedung Belajar Putra Al Azhar

Gedung Belajar Putra Al Azhar

Merupakan bagunan yang baru di bangun pada awal 2014, menghabiskan dana berkisar 6m More »

Seleksi Wilayah Musabaqah Hifdzil Quran Syaikh Hamad Ibn Khalid Al Tsani Qatar di Adakan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah (Medan)

Seleksi Wilayah Musabaqah Hifdzil Quran Syaikh Hamad Ibn Khalid Al Tsani Qatar di Adakan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah (Medan)

Adapun informasi lebih jelas dan lengkapnya dapat dibaca pada pada postingan ini, atau bisa download buku petunjuk(pdf), download contoh daftar riwayat hidup (word), download formulir pendaftaran (word), dan atau bisa menghubungi kontak person yang terdaftar pada link website Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. More »

Gedung Serba Guna Pon. Pes. Ar Raudlatul Hasanah

Gedung Serba Guna Pon. Pes. Ar Raudlatul Hasanah

Gedung serba guna/ gedung olah raga pesantren arraudlatul hasanah ini, adalah gedung yang berfungsi untuk berbagai kegiatan santri dan santriwati pesantren More »

H-1 Resepsi Khataman ke-25 Angkatan 2016 PersiapanSemakin Matang.

H-1 Resepsi Khataman ke-25 Angkatan 2016 PersiapanSemakin Matang.

H-1 Resepsi Khataman ke-25 Angkatan 2016 PersiapanSemakin Matang. More »

 

djfjajkdhkjad

jddakdjfakjdhakjjdhjadf

Sambutan Direktur Dalam Pembukaan Kegiatan Amaliyah Tadris; Santri/wati RH Jangan Pernah Berhenti Belajar & Mengajar

Sambutan Drs. KH. Rasyidin Bina, MA Pada Pembukaan Amaliyah Tadris Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan Sambutan Drs. KH. Rasyidin Bina, MA Pada Pembukaan Amaliyah Tadris Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Medan. Sumatera Utara

Raudlah. Pembukaan dan pengarahan serta evaluasi “amaliyah tadris” dimulai sejak pukul 07.30wib dibuka langsung  oleh  Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Drs. KH. Rasyidin Bina, MA  dihadiri 53 orang ustad dan 35 ustadzah, dengan peserta santri 213 orang santriwati 228 orang, seluruhnya berjumlah 441 orang. Dibuka di Gedung Serba Guna Pesantren. Rabu, 1/2/17

Berikut Petikan Sambutan Pengarahan Drs. KH. Rasyidin Bina, MA dalam upacara pembukaan kegiatan Amaliyah Tadris. Rabu, 1 Februari 2017:

Sambutan Drs. KH. Rasyidin Bina, MA Pada Pembukaan Kegiatan Amaliyah Tadris Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Sambutan Drs. KH. Rasyidin Bina, MA Pada Pembukaan Kegiatan Amaliyah Tadris Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

 

1) Kemampuan untuk belajar dan mengajar adalah hal yang patut untuk disyukuri.

2) Dari hadis  “shallu kama ra aitumuni ushalli” Rasul memberikan satu pelajaran penting dalam mengajar; lakukanlah dahulu untuk kemudian di contoh

3) Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah adalah kulliyatul muallimin al-islamiyah, tempat penyemaian guru-guru. Maka kegiatan amaliyah adalah penting.

4) Kalau ada istilah “never old to learn” maka mengajar pun mesti sampai tua, sampai kapan pun. Tidak hanya belajar yang tak mengenal usia.

5) Alhamdulillah guru-gurumu tetap istiqomah dalam mengajar meskipun ada beberapa selentingan kita tak lagi seperti dulu. Perubahan penilaian hanya perihal menunggu waktu dan melihat keistiqomahan mengajar guru-guru.

6) Berusahalah menjadi pelaku perdana dalam amaliyah tadris karena itu akan menjadi sejarah dalam hidupmu.

7) Ar-Raudlatul Hasanah selalu ingin mengintegrasikan kemampuan kognitif dan pedagogik sebagaimana acara ini. Pedagogiknya sudah kamu miliki di kelas-kelas, mulai hari inilah kognitif kamu diasah.

8) Guru berkualitas dalam definisi kita adalah mahir dalam teori dan praktek sehingga sampai saat ini kita terus menerapkan ujian berbentuk essay yang menggabungkan kemampuan menguasai materi sekaligus menerapkan kemampuan menjelaskannya.

9) Bisa jadi setiap orang menerima teori yang sama, tetapi tidak akan setiap yang menerima teori yang sama itu, sama juga nilai praktek dan aplikasinya.

10) Bahkan guru-guru pun, di sini, dengan mengoreksi dan mengevaluasi kamu sedang belajar melihat diri dan meningkatkan pengetahuan dan pengalaman.

11) Apapun profesi kamu, kamu tetap harus menjadi guru di profesi kamu itu sendiri. Ingat, jika menuntut ilmu tidak ada batas itu juga berarti mengajarkan ilmu pun tidak mengenal batas usia.

12) Sadar, sabar, ikhtiar, belajar dan jangan ingkar!

*Notulensi: Radinal Mukhtar Harahap

Amaliyah Tadris; Santri/wati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Di Kader Mejadi Guru

Sambutan Drs. KH. Rasyidin Bina, MA Pada Pembukaan Amaliyah Tadris Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Medan. Sumatera Utara. Indonesia

Sambutan Drs. KH. Rasyidin Bina, MA Pada Pembukaan Amaliyah Tadris Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Medan. Sumatera Utara. Indonesia

Raudlah. “Tujuan diadakannya Amaliyah Tadris adalah sebagai pendidikan dan pengajaran baik bagi guru-guru terlebih bagi santri/wati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.  tutur Drs. KH. Rasyidin Bina,MA saat membuka acara Kegiatan Amaliyah Tadris di Gedung Serba Guna Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Rabu, 1/2/17.

Pra Amaliyah dimulai dengan satu pelajaran Muthola’ah, dengan judul: “al’ainu” untuk 16 orang. Adapun nama-nama santri/wati Pra Amaliyah Tadris; Putra: Muhammad Yusri 6B, Abdurrahman Rizky Lubis 6D, Karimudin 6F, Reza Pratama 6H, Muhammad Ichwanul Khatami Lubis 6J, M. Alfi Radama 6L, Fachri Alwi 6N, Rifqi Afif 6 P, dan Putri: Yunda Safitri 6C, Khairunnisa Panjaitan 6E, Indi Vira Fatmala 6G, Nabila Ivani Dauloay 6I, Hamidah Fadly Nst 6K, Wahyu Nur Ramadhani Munthe 6M, Raisa Zuhra Salsabila Awaluddin 6O, Elida Trisnaningtyas 6Q.

Kalender Kegiatan Amaliyah Tadris di mulai sejak hari: Ahad-Senin, 29-30 Januari 2017 (Pengarahan Materi Buku Amaliyah Tadris). Selasa, 31 Januari 2017 (Pra Amaliyah Tadris, Penertiban Gedung Serba Guna). Rabu, 1 Februari 2017 (Pembukaan Amaliah dan Pengarahan serta Evaluasi Amaliyah Tadris). Kamis, 2 Februari 2017 (Pengarahan dan Evaluasi Amaliyah Tadris) Jum’at 3 Februari 2017 (Penertiban Ruangan Perdana Amaliyah Tadris). Sabtu-Ahad, 4-5 Februari 2017 (Amaliyah Perdana untuk 4 kelompok). Adapun ruangan yang akan digunakan untuk Amaliyah Tadris Perdana adalah: Multimedia (Reading) 4 kelompok sebanyak 47 orang, GOR (Muthola’ah) 10 kelompok 117 orang, Azhar Lt.2 (Muthola’ah) 4 kelompok 48 orang, Rabiyah Baru Lt.1 (Muthola’ah) 4 kelompok 48 orang, Medjid Lt.2 (Muthala’ah) 10 kelompok 120 orang, dan Musholla Tukang (Reading) 5 Kelompok 60 orang. Senin-kamis, 6-23 Februari 2017 (Pelaksanaan Amaliyah Tadris di Kelas-kelas yang telah ditentukan) Jadwal Terlampir. ed. Irhas el fata

Pembagian Raport dan Penetapan SK Beasiswa; Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Optimis Bisa Lebih Baik

Sambutan Direktur dalam Rangka Pembagian Raport dan Penetapan SK Beasiswa Pesantren Tarbiyah Islamiyah Ar-Raudlatul Hasanah

Sambutan Direktur Dalam Rangka Pembagian Raport Dan Penetapan SK Beasiswa Pesantren Tarbiyah Islamiyah Ar-Raudlatul Hasanah Tahun Ajaran 2016-2017

Raudlah. Perdana memasuki kelas setelah pergantian OPRH & GUDEP diawali dengan pembagian Raport. Diawali dengan pengarahan bapak Direktur di Mesjid Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, penyerahan SK Beasiswa hingga dilanjutkan dengan pembagian raport oleh wali kelas di kelasnya masing-masing. Sabtu, 28/1/17

Direktur Memberikan SK Beasiswa Kepada Santriwati Berprestasi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan

Direktur Memberikan SK Beasiswa Kepada Santriwati Berprestasi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan

Tujuan diadakan pembagian raport dan reward beasiswa ini dalam rangka mengingkatkan mutu dan motivasi belajar santri dan santriwati Pesantren Tarbiyah Islamiyah Ar-Raudlatul hasanah. Berdasarkan surat keputusan Direktur Pesantren Tarbiyah Islamiyah Ar-Raudlatul Hasanah Nomor: 265/DIR/F.I/2017 tentang penetapan penerima beasiswa bagi santri/wati yang berprestasi pada ujian Semester Ganjil Tahun Ajaran 2016-2017 berjumlah 21 orang dengan perincian terlampir.

Direktur Memberikan SK Beasiswa Kepada Santri Berprestasi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan

Direktur Memberikan SK Beasiswa Kepada Santri Berprestasi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan

Adapun bagi mereka yang belum berkesempatan meraih beasiswa akan diberikan bingkisan buku dan sertifikat nominasi nilai terbaik di kelasnya masing-masing, dengan perincian: Untuk Tsanawiah, 3 nilai tertinggi dari setiap kelas akan mendapatkan bingkisan dari kantor Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Untuk Aliyah, 2 nilai tertinggi dari setiap kelas akan mendapatkan bingkisan dari kantor Aliyah (MA), bingkisan tersebut langsung diberikan oleh wali kelas kepada anak yang bersangkutan.

LPJ Organisasi II Pesantren; GUDEP 06-195 & 06-196 Siap Laporkan

suasana lpj pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Suasana Laporan Pertanggungjawaban Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan – Sumatera Utara – Indonesia

Raudlah. Patah Tumbuh Hilang Berganti, Sebelum Patah Sudah Tumbuh, Sebelum Tumbuh Sudah Berganti. Setelah pergantian OPRH lama ke OPRH baru, kini tiba masanya laporan pertanggungjawaban (LPJ) Gugus Depan 06-195 & 06-196 di bacakan dan diserahkan kembali ke bapak Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. 25/1/17

Rabu pagi, 25 Januari 2017 turut mengagendakan acara : Pembukaan LPJ Gugus Depan 0195-0196, laporan pertanggungjawaban  pembina ankumaba, ankuperkap, ankukedap, ankulat dan esoknya Kamis pagi, 26 Januari 2017 mengagendakan: LPJ ankukuang, ankuset, ketua koordinator, serah terima amanat, pelantikan pengurus baru, perpindahan tempat, sambutan ketua koordinator lama, sambutan ketua koordinator baru, dan nasehat serta harapan bapak Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kepada calon pengurus baru.

Sambutan Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah KH. Drs. Rasyidin Bina, MA dalam Pembukaan LPJ GUDEP 06-196 Putri

Sambutan Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah KH. Drs. Rasyidin Bina, MA dalam Pembukaan LPJ GUDEP 06-196 Putri

Nasehat Bapak Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah KH. Drs. Rasyidin Bina, MA dalam sambutannya di LPJ GUDEP Putri adalah: “Harus menumbuhkan feeling seni yang proporsional. Sebab intinya dari LPJ ini adalah belajar, yang membacakannya belajar, yang mendengarkan juga belajar, agar belajar itu sampai; maka harus di perhatikan; agar bisa di perhatikan, maka harus bisa fokus penuh.”

Calon Pengurus Baru GUDEP 06-196 Ar-Raudlatul Hasanah, Medan.

Calon Pengurus Baru GUDEP 06-196 Ar-Raudlatul Hasanah, Medan.

Dalam Menejement organisasi harus mengenal “planing” (perencanaan) menyusun proker, “organising” (diatur dalam bentuk bagian-bagian yang berbeda), “actuating” (untuk di kerjakan), selanjutnya ada namanya “evaluating” (evaluasi hasil kerja) yaitu melaporkan program kerja yang telah berhasil dilaksanakan sesuai dengan perencanaan, dan kemudian dinilai dan ditimbang ulang kelayakan laporannya, apakah laporannya diterima tanpa syarat atau di terima bersyarat ataupun di tolak. Karena tujuan dari pada evaluasi ini adalah agar supaya pengurus yang baru dapat menjadi lebih baik dari pada pengurus yang lama.

“Agama kita mengajarkan bahwa hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, agar kita beruntung, maka Raudlah Harus beruntung, harus lebih baik dari hari kemarin.” tutur beliau tegas mengisi pembukaan awal acara. ed. Irhas.

Akhirnya Ar-Raudlatul Hasanah Memperoleh Izin Pendirian Sekolah Tinggi

Direktur, Pimpinan, Badan Wakaf Menghadiri Prosesi Pemberian  SK Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) dari  Direktur Jenderal Pendidikan Islam Prof. Dr. H. Amsal Bakhtiar, MA

Direktur, Pimpinan, Badan Wakaf Menghadiri Prosesi Pemberian SK Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) dari Direktur Pendidikan Tinggi Islam Prof. Dr. H. Amsal Bakhtiar, MA

Rabu, 18 Januari 2017, Kemenag RI menyerahkan SK Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ar-Raudlatul Hasanah, Medan. Penyerahan SK yang dilakukan oleh Direktur Pendidikan Tinggi Islam, Prof. Dr. H. Amsal Bakhtiar, MA, itu dilaksanakan di Ruang OR Lantai II Kementerian Agama RI. Dalam hal ini, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah diwakili oleh Drs. H. M. Ilyas Tarigan (Badan Wakaf), Ir. H. Sehat Keloko (Pimpinan), Drs. KH. Rasyidin Bina, MA (Direktur) dan Radinal Mukhtar Harahap (Tim Pengaju).

Surat Keputusan bernomor 6994 tahun 2016 ini diterima pesantren setelah melalui proses pengajuan yang cukup panjang, mulai pengajuan proposal, desk evaluation, dan visitasi assesor terhadap kelayakan dan kesiapan pesantren dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi. Amsal Bakhtiar menambahkan bahwa perizinan tersebut juga dengan melihat sisi geografis serta distingsi dan exelency lembaga terhadap program studi yang diusulkan.

Serah terima SK Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ar-Raudlatul Hasanah

Serah terima SK Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ar-Raudlatul Hasanah

Dalam SK tersebut, Kementerian Agama menyetujui pendirian STIT Ar-Raudlatul Hasanah dengan dua prodi; Pendidikan Bahasa Arab dan Manajemen Pendidikan Islam dengan program sarjana. Namun demikian, penyelenggaran tersebut hanya untuk pelaksanaan kuliah reguler dan tidak untuk melaksanakan perkuliahan extention, konversi program diploma, memperpendek masa studi strata satu, perkuliahan di luar kampus dan atau perkuliahan dual system.

Direktur bersama Prof. Dr. H. Amsal Bakhtiar, MA dalam penyerahan SK STIT

Direktur bersama Prof. Dr. H. Amsal Bakhtiar, MA dalam penyerahan SK STIT

Drs. KH. Rasyidin Bina, MA, Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, menyambut gembira penerbitan surat keputusan tersebut karena sangat mendukung pendidikan di pesantren. “Kita berharap STIT yang akan dioperasikan turut mendukung kegiatan pemberdayaan potensi santri-santriwati di pesantren. Hal itu karena program yang akan dibuka sangat sesuai dengan kultur dan tradisi kita selama ini yaitu Pendidikan Bahasa Arab yang berguna untuk menunjang komunikasi santri-santriwati dan Manajemen Pendidikan Islam yang bertujuan untuk mengelola aset-aset wakaf ini.”

Amsal Bakhtiar, dalam arahannya kepada perwakilan pesantren, menyampaikan agar Ar-Raudlatul Hasanah mempersiapkan segala bentuk perangkat dan pengelola perguruan tinggi, seperti pimpinan, pengelola, administrasi dan perangkat lain STIT yang meliputi kurikulum prodi, silabus, ruang kuliah, perpustakaan dan sarana pendukung lainnya. Di akhir penyampaian, beliau juga mengucapkan selamat dan mengatakan, “terbitnya SK ini menjadi kesempatan pesantren untuk mengembangkan ilmu dan pengetahuan pesantren yang telah disemai selama ini.” ed. Radinal

 

Kobaran Sambutan KH. Drs. Rasyidin Bina, MA Dalam LPJ OPRH; Membakar Semangat Santri

Sambutan dan Pembukaan Acara Laporan Pertanggungjawaban OPRH oleh KH. Drs. Rasyidin Bina, MA

Sambutan dan Pembukaan Acara Laporan Pertanggungjawaban OPRH oleh KH. Drs. Rasyidin Bina, MA

Raudlah. Sambutan KH. Drs. Rasyidin Bina, MA dalam acara laporan pertanggungjawaban Organisasi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH) membakar semangat santri, tampak jelas raut keseriusan anak-anak mencatat arahan dan baris-baris pesantren direktur dalam sambutannya. Sabtu, 21/01/ 2017.

Sambutan dan Pembukaan Acara Laporan Pertanggungjawaban OPRH Ar-Raudlatul Hasanah oleh KH. Drs. Rasyidin Bina, MA

Sambutan dan Pembukaan Acara Laporan Pertanggungjawaban OPRH Ar-Raudlatul Hasanah oleh KH. Drs. Rasyidin Bina, MA

Berikut poin-poin dari sambutan beliau yang berhasil disarikan:

  • LPJ adalah pelajaran yang tidak diajarkan di kelas tetapi sangat penting dalam kehidupan kita. Meskipun hanya sekali setahun, acara ini wajib diikuti oleh setiap warga OPRH.
  • Acara kalau kita tahu itu penting, ikutilah dengan seksama, ikhlas dan menyeluruh, agar menjadi pembelajaran di tahun-tahun berikutnya.
  • Ilmu yang bermanfaat itu adalah ilmu yang dapat membawa kita menjadi lebih baik, karena itu harus saling mengingatkan dan merencanakan serta mau diawasi.
  • Acara penting dalam pesantren harus dilaksanakan serius, terencana dan tidak main-main.
  • Ketika kita bergerak dan berbuat, keruasakan atau kekurangan itu pasti ada, tetapi harus diminimalisir yang negatif dan maksimalkan yang positif
  • Mari kita berbuat karena kalau hanya ngomong sana ngomong sini, nonsense
  • Pemilihan anak-anak kami sebagai pengurus adalah usaha memberdayakan. Karena pesantren selalu focus pada pemberdayaan. Termasuk dengan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ar-Raudlatul Hasanah kita nantinya, tujuannya juga adalah pemberdayaan. ed. Radinal

Laporan Pertanggungjawaban OPRH; Raudlah Mendidik Pemimpin Amanat Untuk Masa Depan

Menyerahkan Kembali LPJ Kepada Bapak Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Menyerahkan Kembali LPJ OPRH Kepada Bapak Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Warga OPRH Putra menyanyikan Lagu Hymne Oh Pondokku dan Mars Ar-Raudlatul Hasanah

Warga OPRH Putra menyanyikan Lagu Hymne Oh Pondokku dan Mars Ar-Raudlatul Hasanah

Raudlah. Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH) berjalan lancar. Di adakan di dua Lokasi; Putra di Gedung Serbaga guna, dan putri di depan gedung Rabiyah Baru. Berlangsung selama 4 hari sejak sabtu, 21 Januari 2017 hingga Selasa, 24 Januari 2017, dihadiri oleh segenap warga OPRH dan GUPED serta seluruh guru-guru pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Sabtu, 21/01/17.

Sambutan Ust. Solihin Addin pada acara LPJ OPRH (Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah )

Sambutan Ust. Solihin Addin pada acara LPJ OPRH (Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah )

Adapun timing acara secara singkatnya adalah: Sabtu, 21 Januari 2017 (pagi): Pembacaan LPJ bagian air dan listrik, kesehatan, perpustakaan, kesenian. Malamnya: Pembacaan LPJ bagian social, tata lingkungan, olahraga. Ahad, 22 Januari 2017 (pagi): Pembacaan LPJ bagian logistik, penerimaan tamu, studio fhoto, loundry, warung pelajar, toko pelajar. Malamnya: pembacaan LPJ penerangan, bahasa. Senin, 23 Januari 2017 (pagi): Pembacaan LPKJ bagian ta’mir masjid, pengajaran, keamanan pusat, bendahara, sekretaris dan di hari akhir Selasa,24 Januari 2017 (pagi): Diisi dengan laporan pertanggungjawaban pimpinan pusat OPRH, serah terima amanat, pelantikan pengurus baru, perpindahan tempat, sambutan pimpinan pusat OPRH lama, sambutan pimpinan pusat OPRH baru, nasehat serta harapan bapak Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah sekaligus menutup acara tersebut dengan do’a. ed. Irhas

Suprise Pembukaan Tahun Ajaran Baru; Buya Afif Hamka Berpesan

Orasi Buya Afif Hamka di Hadapan Seluruh Santri-wati Ar-Raudlatul Hasanah

Orasi Buya Afif Hamka di Hadapan Seluruh Santri-wati Ar-Raudlatul Hasanah

Raudlah- kunjungan Buya Afif Hamka anak ke 9 ulama tersohor tanah maninjau H. Abdul Malik Karim Amrullah (HAMKA) ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menumbuhkan semangat jiwa berjuang santri. Diantara tutur beliau: “Tanamkanlah al-qur’an di dalam jiwamu, pikiranmu dan pergerakanmu, sebab darinya akan timbul keberanian tanpa takut, akan tumbuh semangat pantang ragu, akan muncul pikiran cemerlang nan cerdik, ingat anak-anakku, jika Al-qur’an, Agama di usik dan kamu tidak merasa terusik maka segera ganti pakaianmu dengan kain kafan” Pertemuan setelah isya tersebut terasa hikmat, tampak antusias santri dengan beragam pertanyaan seputar dakwah Buya Afif? Tips Buya Hamka membesarkan anak-anaknya sehingga bisa sukses? Cara Buya Hamka membagi waktu untuk berkarya? Dan juga sisi spiritualnya buya hamka? Ahad, 15/01/ 2017.

Penyambutan  Buya Afif Hamka oleh KH. Drs. Rasyidin Bina, MA di kantor Sekretaris Direktur

Penyambutan Buya Afif Hamka oleh KH. Drs. Rasyidin Bina, MA di kantor Sekretaris Direktur

Sambutan hangat kedatangan Buya Afif di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah tampak jelas dengan disambutnya beliau langsung oleh Bapak Direktur Pesantren, KH. Drs. Rasyidin Bina, MA, di lanjutkan dengan ceramah motifasi ke pada santri/wati pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, dan diakhir sebelum pulang, beliau dibawa mengelilingi pondok dan temu kangen bertemu teman lama beliau dengan Bapak. Amman Nasution (Pewakif tanah wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 2) di Sibolga, Lumut. Sebagai penutup namun bukanlah akhir, pesantren berharap Pertemuan singkat tersebut dapat berlanjut sehingga terjalin Ukhuwwah Islamiyah, serta dapat selalu menstimulus anak-anak agar terus semangat dan siap menghadapi tantangan dakwah umat kedepannya. ed.Irhas

Pembukaan Tahun Ajaran Baru di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah; Kalian Adalah Harta Karun.

Pembukaan Tahun Ajaran Baru 2017 Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Pembukaan Semester Genap Tahun Ajaran 2016-2017 Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Raudlah. Dalam setiap pergerakan selalu ada kata ‘mulai atau permulaan’, maka demi berjalannya proses belajar mengajar yang Insya Allah berkah, dipenuhi rahmat Allah, maka kita buka tahun Ajaran Baru kita di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dengan sama-sama melafadzkan niat, “Nawaitutta’alluma fi Ma’hadirraudhatil Hasanati kaaffatan Lillahi ta’ala” (sengaja saya berniat belajar, menuntut ilmu di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah secara totalitas lillahi ta’ala). Di awali dengan niat lurus berharap bahtera pesantren dapat berlabuh kembali menyusuri lautan ilmu dan pendidikan. Ahad, 15/01/17.

Disamping itu Direktur juga berpesan bahwa harus pintar-pintarlah bergaul dan berinteraksi kepada siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Berhubung saat ini sedang belajar di pondok maka harus dipraktekkan. Salah satu caranya harus memperhatikan artikulasi dalam berbicara, harus mengetahui kapan nada suara tinggi, rendah, dan kapan harus datar, sebab berbeda artikulasi ucapan, maka bisa menyebabkan berbeda arti yang dimaksudkan.

Sebenarnya kita semua hebat, tinggal bagaimana memberdayakan potensi-potensi yang ada, dan bagaimana mengembangkan kualitas anak-anak kami yang luar biasa ini sehingga menjadi asset dakwah Islamiyah kedepannya; inilah tugas kami sebagai guru-guru untuk ikhlas mendidik kalian semua. Ingat anak-anakku sekalian: “Harta karun sebenarnya adalah otak kita, dari setiap otak inilah bisa membuat harta karunnya sendiri, dan inilah yang harus di berdayakan.” Tegas beliau berorasi dari mimbar masjid Jami’ Pondok Pesantren Ar-Rarudlatul Hasanah tersebut. ed. Irhas