Monthly Archives: February 2017

Perkemahan Kamis – Jum’at Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, dilepas oleh Bapak Kapolsek Deli Tua

     

Fose Wakapolres, Pimpinan Pesantren, Direktur beserta jajarannya bersama peserta PERKAJUM di gedung Serba Guna Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Kapolsek, Pimpinan Pesantren, Direktur beserta jajarannya berpose bersama peserta PERKAJUM di Gedung Serba Guna Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

      Raudlah. Perkemahan Kamis-Jumat (PERKAJUM) dua tahun terkhir ini dilaksanakan di Bumi Perkemahan Pesantren Ar Raudlatul Hasanah kampus Sugau kecamatan Pancur Batu, letaknya kurang lebih 20 km dari Komplek Pesantren di Medan. Luasnya kurang lebih 8 hektar, terdiri dari kebun sawit, dua lapangan tempat berkemah, sungai, masjid, lokasi masak, tempat tinggal darurat dan lain sebagainya. Sesuai musyawarah kakak Mabikori, perkajum dilaksanakan dua gelombang; gelombang pertama untuk pramuka penegak putra (Kamis, 23 Februari 2017) dan gelombang kedua untuk pramuka penegak putri. (Kamis, 2 Maret 2017). Untuk kali perdana, peserta perkajum putra dilepas oleh Bapak Kapolsek Deli Tua Kompol Wira Prayatna, SH, S.I.K, MH secara singkat beliau berpesan agar mereka menjaga kesehatan dan berhati-hati dalam segala kegiatan di bumi perkemahan (BUPER). 23/02

Giatkan Budaya Literasi, BALITBANG Raudhah Selenggarakan Diklat Jurnalistik

         

Diklat Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Peserta bersama Pemateri Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Jurnalistik di Gedung Multimedia Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

        Raudlah. Dalam rangka menggiatkan budaya literasi, terutama bidang tulis menulis, Seksi Teknologi Informasi dan Jurnalistik (TIJ) Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah selenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Jurnalistik. Diklat ini diikuti oleh seluruh santri/wati kelas 4 dan 3 Intensif (1 Aliyah), “Dalam rangka menggiatkan budaya literasi bagi santri/wati, sudah menjadi sunnah pesantren melaksanakan diklat jurnalistik di setiap tahun, dan sifatnya wajib bagi seluruh santri/wati kelas 4 dan 3 Intensif”, pungkas Ust. Radinal Mukhtar Harahap selaku Kepala Seksi TIJ Bagian Penelitian dan Pengembangan. 26/02

Musabaqah Qiraatil Kutub, Panitia Dari Santri/wati Kelas 5 KMI

Raudlah. Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) adalah kompetisi membaca Kitab Turosh (kuning) antara santri/wati dari berbagai Pesantren atau sekolah yang murid-muridnya dapat membaca kitab kuning. MQK tahun ini akan di adakan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, tanggal 4-5 Maret 2017. Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah telang mengundang  Pesantren-pesantren, Madrasah-madrasah yang terdapat di Sumatera bagian Utara, juga di luar Sumatera seperti Riau, Aceh, Padang dan Jawa. Seperti Pesantren Darunnajah dan Gontor yang terdapat di Jawa.

Pada tahun sebelumnya, MQK di panitiai oleh kelas 6 KMI. Namun karena kelas 6 mulai disibukkan dengan berbagai jadwal kegiatan khusus kelas 6, baik itu pengarahan, pembekalan, ujian dan lain sebagainya. Maka santri/wati kelas limalah yang akan menjadi panitia pada MQK tahun ini. Di ketuai Dwi Irma Noviyani dan Nadya Cahaya Amanda sebagai wakil ketua. “Sejauh ini persiapan acara MQK dapat kita katakan telah siap 70%, melihat dari persiapan tempat perlombaan, tempat tinggal, dan fasilitas pendukung yang telah di persiapkan matang”. Sambut Dwi Irma. Ed. Yakhumaira.

Guru Bertanya M. Fauzil Adhim Menjawab

Bapak M. Fauzil Adhim saat mengisi seminar guru di RH

Bapak M. Fauzil Adhim saat mengisi seminar guru di RH

Raudlah. Diskusi guru-guru dengan bapak Fauzil Azim selaku pakar Islamic Parenting Jombang-Jatim di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berlangsung aktif, suasana diskusi terjalin dengan tanya jawab yang begitu lugas dan jawaban yang tegas dan komunikatif, di hadiri oleh 30 orang guru dengan di sambut oleh Ust. Qosim Nursheha, Lc, M.Ud di kantor sekretaris pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Ahad, 19/2/17

 Lewat tausiah, ceramah dan tanya jawab beliau menyampaikan materinya. Salah satu point pentingnya bahwa mengatakan tidak dalam mendidik anak itu boleh,  asalkan kita berikan alasannya pada anak. Dalam bahasa bapak Fauzil Azim di sebut teori  psykologi does and done.

Santri/wati Kelas Lima Jabal Nur Berkunjung Ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Santri-wati kelas lima Jabal Nur berkunjung   kepesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Santri/wati Kelas lima Jabal Nur Berkunjung Ke pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

   Raudlah. Pesantren Jabal Nur Kandis- siak- Riau, mengirimkan santri/wati kelas lima (kelas dua aliyah), ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dalam rangka silaturrahim dan study banding.  Puluhan santri/wati yang ikut tersebut adalah pengurus organisasi yang baru dilantik beberapa minggu sebelumnya, berharap dapat bertukar pikiran untuk memajukan dakwah di pondok dan daerah masing-masing nantinya. Sambut Ust. Robithoh Al-Fariz, S.HI, MA selaku kepala rombongan. 16-17/02

  Dalam penyambutannya pesantren Ar-Raudlatul Hasanah telah mempersiapkan mess sebagai tempat istirahat, beserta konsumsinya. Selain dari pada itu juga, seluruh santri/wati Jabal Nur di ikut sertakan dalam beberapa kegiatan santri/wati Raudlah seperti cross country, dan Muhadharah, sedangkan malamnya diadakan diskusi bersama antara Organisasi Santri Pondok Pesantren Jabal Nur (OSP2JN) dengan Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH) di mesjid lantai 2 dibimbing langsung oleh ustadz/ustadzah pengasuhan pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

MDT Gonsol Study Banding Ke Ar-Raudlatul Hasanah

Penyambutan Rombongan MDT Gongsol Brastagi di Gedung Azhar Ar Raudlah Hasanah

Penyambutan Rombongan MDT Gongsol Brastagi di Gedung Azhar Ar Raudlah Hasanah

   Raudlah. Kunjungan studi banding, MDT Islamiyah Gongsol Gundaling ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berakhir dengan membawa mereka keliling pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Kegitan keliling ini bertujuan agar dapat menunjukkan mereka macam-macam ruangan di pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dan juga fasilitas serta kegiatan keseharian di pondok. Studi Banding yang di Pimpin oleh Bapak. Endi Lubis selaku ketua rombongan, memiliki misi dan visi. Yaitu agar terbuka akal serta pikiran dan menjadi target anak-anak untuk bisa masuk dan bersekolah di Pesantren ini setelah lulus SD Brastagi kelak. Untuk kali perdana, beliau membawa anak didik berjumlah 30 orang dan 10 orang guru. Disambut di gedung Al-Azhar oleh kepala seksi umum Ust. Mar’an Sabuqi, M.Pem.I . Sabtu. 04/02

Sambutan Direktur Dalam Pembukaan Kegiatan Amaliyah Tadris; Santri/wati RH Jangan Pernah Berhenti Belajar & Mengajar

Sambutan Drs. KH. Rasyidin Bina, MA Pada Pembukaan Amaliyah Tadris Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan Sambutan Drs. KH. Rasyidin Bina, MA Pada Pembukaan Amaliyah Tadris Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Medan. Sumatera Utara

Raudlah. Pembukaan dan pengarahan serta evaluasi “amaliyah tadris” dimulai sejak pukul 07.30wib dibuka langsung  oleh  Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Drs. KH. Rasyidin Bina, MA  dihadiri 53 orang ustad dan 35 ustadzah, dengan peserta santri 213 orang santriwati 228 orang, seluruhnya berjumlah 441 orang. Dibuka di Gedung Serba Guna Pesantren. Rabu, 1/2/17

Amaliyah Tadris; Santri/wati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Di Kader Mejadi Guru

Sambutan Drs. KH. Rasyidin Bina, MA Pada Pembukaan Amaliyah Tadris Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Medan. Sumatera Utara. Indonesia

Sambutan Drs. KH. Rasyidin Bina, MA Pada Pembukaan Amaliyah Tadris Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Medan. Sumatera Utara. Indonesia

Raudlah. “Tujuan diadakannya Amaliyah Tadris adalah sebagai pendidikan dan pengajaran baik bagi guru-guru terlebih bagi santri/wati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.  tutur Drs. KH. Rasyidin Bina,MA saat membuka acara Kegiatan Amaliyah Tadris di Gedung Serba Guna Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Rabu, 1/2/17.