Monthly Archives: October 2016

Gebyar Muharram Dan HUT Ke-35 Ar-Raudlatul Hasanah Memukau

Upacara Peringatan 1 Muharram di RH

Upacara Peringatan 1 Muharram di RH

       Kegiatan acara ini dimulai pada hari Selasa dan rabu (27-28/9) dengan pelaksanaan beberapa perlombaan antara lain; bola voli, kasti, dan senam. Pada hari Kamis (29/9) kegiatan dilanjutkan dengan Khataman Al-Quran yang diikuti oleh seluruh santri dan guru di masjid Pesantren dimulai pukul 14.00 wib sampai dengan 16.30 wib. Pada Jum’at pagi (30/9) dari pukul 09.00 wib sampai dengan 11.30 wib kembali digelar perlombaan-perlombaan meliputi atas; penulisan opini, puisi, musik kreatif, kaligrafi, scrabble, Ma Ra’yuka (penyampaian pendapat terhadap suatu masalah dalam bahasa Arab), Islamic Fashion Show.

Santri-Santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada Saat Haflah Tilawah di Mesjid

Santri-Santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada Saat Haflah Tilawah di Mesjid

       Pada Ahad dini hari (2/10) seluruh santri dan santriwati dan guru melaksanakan shalat tahajjud berjamaah di masjid mulai pukul 03.30 wib, bertindak selaku imam Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Al-Ustadz H. Solihin Adin, S.Ag, dan dilanjutkan dengan penyampaian taushiah berkaitan dengan peringatan tahun baru hijiriyah oleh Al-Ustadz H. Qosim Nursheha, Lc., M.Ud hingga menjelang waktu shalat Subuh.

Pelepasan Lomba Gerak Jalan 1 Muharram 1438 oleh Bapak. Ir. Ahmad Prana Rulianto Tarigan

Pelepasan Lomba Gerak Jalan 1 Muharram 1438 oleh Bapak. Ir. Ahmad Prana Rulianto Tarigan

      Pada pukul 06.30 wib seluruh santri berkumpul di depan gedung serbaguna dan santriwati di depan gedung Rabi’ah Adawiyah diikuti oleh seluruh guru, walikelas dan staff guna melaksanakan upacara dan pelepasan parade barisan tiap-tiap kelas. Pimpinan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Ir. H. Ahmad Prana Rulianto Tarigan dalam sambutannya menyampaikan kepada seluruh santri agar dapat mensyukuri perkembangan Pesantren dengan meningkatkan ibadah, semangat belajar dan prestasi di segala bidang karena dengan demikianlah kita dapat menjawab tantangan zaman dan memakmurkan bumi Allah Swt. Lebih lanjut ia berpesan kepada seluruh santri agar mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan umum yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober2016 sampai dengan 8 November 2016.

       Seluruh santri dan santriwati mengikuti parade barisan didampingi walikelas melalui rute sekitar Pesantren. Parade barisan ini mendapatkan penilaian dari para juri guru di pos-pos yang telah ditentukan. Seusai parade barisan seluruh santri dan santriwati beserta walikelas menyantap sarapan pagi bersama di ruang makan. Kehadiran walikelas mendapatkan sambutan yang hangat dari seluruh santri dan menambah keakraban diantara mereka.

Pembagian Hadiah Perlombaan 1 Muharram 1438 di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Pembagian Hadiah Perlombaan 1 Muharram 1438 di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

     Seusai shalat Maghrib berjama’ah di mesjid, dilaksanakan Haflah Tilawatil Qur’an, menampilkan 3 orang Qori’ tingkat Nasional, dari Golongan anak-anak: Abdi Nugroho, golongan remaja: Novandra, golongan dewasa: H.M. Kasad Lubis, yang membacakan beberapa ayat Al-Qur’an diselingi dengan penampilan shalawat oleh grup Penghafal Al-Qur’an santri Ar-Raudlatul Hasanah. Seusai shalat Isya acara dilanjutkan dengan ceramah umum yang disampaikan oleh Dr. H. Azhar Sitompul, MA dan diakhiri dengan pemberian hadiah bagi para pemenang perlombaan, dan penyerahan hasil sumbangan santri, guru, dan tamu untuk Suriah.

Tujuan Kegiatan:

  1. Memperingati peristiwa hijrah Nabi Muhammad Saw dari Makkah ke Madinah sebagai momentum dan tonggak kebangkitan Islam dan menjadi spirit dalam menjalani kehidupan.
  2. Memperingati hari jadi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang ke-35 (18 Oktober 1982-2016) sekaligus evaluasi atas ketercapaian pelaksanaan program dan prestasi dan dalam rangka menyatukan derap langkah menuju Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang lebih maju. Id. U.Habibie

Silaturrahim Prof. Amsal Bachtiar, Menghembuskan Angin Sejuk Pendirian STEBI Ar-Raudlatul Hasanah

Prof. Dr. Amsal Bakhtiar, MA, berkunjung Ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Prof. Dr. Amsal Bakhtiar, MA, berkunjung Ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

       Kunjungan Silaturrahim Prof. Dr. Amsal Bakhtiar, MA ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, menambah keakraban dan informasi kepada dewan guru dan guru baru. Dengan duduk bersama di ruang guru al-azhar, beliau menyampaikan bagaimana perjuangannya memperjuangkan universitas, dan sekolah tinggi yang sedang merintis, serta meninjau langsung ke lapangan, termasuk di dalamnya Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Islam yang ada di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan ini. Dan Informasi berharganya bahwa dalam waktu dekat di usahakan izin pendirian sekolah tinggi di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, bisa turun. Sabtu, 10/09.

Sambutan Prof. Amsal Bakhtiar di hadapan Degur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Sambutan Prof. Amsal Bakhtiar di hadapan Degur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

      

“Saya usahakan kalau bisa secepatnya bisa keluar izin pendirian STEBI ini. Langkah lebih baik, dari Bapak KH.Rasyidin Bina, MA untuk sering-sering mengirim sms ke saya, karena begitu di bicarakan sekali, terkadang untuk menanyakan perkembangan lanjutannya saya lupa, bukan bermaksud sengaja melupakan tapi karena begitu masuk kantor kerjaan sudah menumpuk, berkas-berkas, rapat, kunjungan-kunjungan keluar, sehingga terkadang saya lupa, sebab ada kurang lebih sekitar 700 berkas yang ingin saya kerjakan.” Petikan sambutan langsung dari bapak profesor saat berorasi didepan dewan guru dan guru pengabdian baru, notabe calon mahasiswa yang siap menjadi mahasiswa perdana jika izin operasionalnya telah turun.

Serah Terima Cinderamata oleh Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Kepada Bapak. Prof. Amsal Bakhtiar

Serah Terima Cinderamata oleh Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Kepada Bapak. Prof. Amsal Bakhtiar

       Terlalu singkat kunjungan bapak Direktur Pendidikan Tinggi Islam tersebut di Ar-Raudlatul Hasanah, tiba di RH setelah isya’ dan kini sudah ingin kembali ke penginapan sebelum genap pergantian hari. Diakhir sebelum beliau pulang “Tidak ada harapan dan lainnya selain dari pada turunnya izin operasional STEBI ini bapak Profesor. Bermaksud agar niat dakwah untuk umat, niat bermanfaat untuk umat dapat meluaskan gaungnya ke kancah perguruan tinggi” tutup bapak KH. Rasyidin Bina, MA Menutup perjumpaan. Id. Irhas

Prof. Amsal Bakhtiar bersama Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dan para pembantunya

Prof. Amsal Bakhtiar bersama Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dan para pembantunya

Acara Panggung Gembira 626, Terbaik yang Pernah Diadakan di GOR.

Panggung Gembira Putra Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Panggung Gembira Putra Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

       Penampilan Maha Karya Akbar Panggung Gembira kelas enam di seleggarakan dalam waktu 2 malam, mendapatkan hasil predikat “MUMTAZ” bagi putra dan putri. Rabu malam, 21/09 penampilan putri mendapatkan hasil rata-rata akhir penilaian 7,8 dan kamis malam, 22/09 Penampilan putra mendapatkan hasil rata-rata akhir penilaian 8,5. Merupakan acara yang dibimbing oleh 23 orang musrif/ah diketuai oleh: ust. Muhammad Ilyas, M.Si dan Ust. Muhammad Mugni Siregar, Lc sedangkan ketua angkatan putra kelas 6 adalah: Reza Prayogo, Nur Bagus dan Yusro Ilham. Sedangkan ketua angkatan kelas 6 putri adalah: Innessya Maghfirah Munthe, Yulya Afnidar, dan Khairunnisa Panjaitan. Mengangkat tema: “Ha Nahnu DzA; Together to be Better” dengan yel-yel semboyan “Nahnu Fityaanun nathlubul ‘ula, Nata’aawanu Fi Nailil muna, wa Naquuluu liddunya, Haa Nahnu Dzaa, Together To Be Better”. Rabu-kamis. 21-22/09.

PG 626 Raudlah .... Sukses

PG 626 Raudlah …. Sukses

Pembukaan Panggung Gembira Ha Nahnu Dza

Pembukaan Panggung Gembira Ha Nahnu Dza

       Acara Maha karya tersebut di buka oleh Drs. KH. Rasyidin Bina, MA, dengan meletuskan balon dan menerbangkan balon yang bertuliskan “Ha Nahnu Za” & “Together to be Better” dari bait sambutan beliau yang masih terngiang, bahwa beliau berpesan “Panggung Gembira, adalah bagian dari acara khutbatul ‘Arsy, bahkan merupakan puncak berakhirnya pekan perkenalan santri/wati Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, bertujuan agar tertanam di benak adik-adikan kelasnya ingin mencontoh mereka, sehingga mereka berhasil sampai hingga kelas 6 di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Selain dari pada itu, apa yang akan kita saksikan ini adalah penampilan seni yang diramu oleh santri/wati, terlepas dari plus dan minus, tapi inilah hasil dari latihan mereka kurang lebih 2 bulan ini. Maka anggaplah mereka di depan ini, masih belajar, tidak lepas dari wujud anak-anak kita yang berusaha menghibur orang tuanya, anak-anak kita yang berusaha menghibur tamu undangan yang hadir, sedaya upaya, serta semampu dan sebaik yang dapat mereka tampilkan, itulah yang mereka usahakan. Jauh dari pada itu mereka juga masih membutuhkan uluran tangan perhatian dari kita semua. Jadi mari kita saksikan dengan hikmat acara tersebut. Jika bagus; alhamdulillah, kita syukuri. Jika ada kekurangannya ya kita perbaiki, dan semoga dapat disempurnakan nantinya, kepada generasi setelahnya. “Raudlah…….!” Sukses!” berikut sambut kyai mengawali acara Panggung Gembira 626 di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ini.

Bioskop PG 626 Raudlah

Bioskop PG 626 Raudlah

       Dengan mengangkat tema: “Together to be better”, santri/wati kelas 6 berhasil menampilkan penampilan yang totalitas, energik dan syahdu. Diantara penampilan putrinya adalah: Nasyid, Grand Opening, Tari Tarek Pukat, Talk Show, Puisi, El-Ghina, Saman Dance, Drama Sumayyah, Thousand Hands Dance, Funky Pupils Choir, Syair Abu Nawwas & Shalawat, Shadow Theather, Trick or Treat, Drama Kabaret, Laser Girl, Volksong, Video (Good Luck), Video (Ekspektasi & Realita), Video (BUMP), Video (Perbedaan Market), Video (At-ta’awwun). Sedangkan penampilan putranya adalah: Nasyid, Grand Opening, Tari Kecak Reog, Tomiction Revolution, Musikalisasi Puisi, Shalawat dan Hubbu Syam, Acoustic Motivation, Drama Perjuangan, Melayu Batak Show, Extreme Magic, Cool & Stocker Comando Variation, Kabaret, Dragon Fighters, Big Band (KUN ANTA), Super Mega Dance, Big Band (Together), Volksong, Video (Ekspektasi & Realita), Video (Tau Gak Sih), Video (Ucapan Selamat), dan Video (Perumpamaan Ilmu). Id. Irhas

Musyrif PG 626 Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Musyrif PG 626 Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Raudlah Akhirnya Mengutus Pramuka Putri ke Tanah Jawa Untuk Bersaing

Santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengikuti jambore Nasional dalam rangka 90 tahun ulang tahun Gontor

Santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengikuti jambore Nasional dalam rangka 90 tahun ulang tahun Gontor

       Setelah sekian lama Pramuka Putri Raudlah berkreasi dan digembleng di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, dan baru kali ini mereka dilepas untuk bersaing di kancah nasional di bumi Jawa Timur, Gontor Putri 1 Mantingan Ngawi pada acara ulang tahun Gontor (pa) ke 90 dan Gontor (pi) ke 25 tahun. Menurut timingnya, kegiatan berlangsung 1 minggu, sejak tanggal 29/08 sampai dengan 29/09. Dan dalam hal ini Raudlah mengirim kontingen putri terdiri dari penggalang dan penegak, masing-masing sepuluh, dan di temani 2 bindamping penggalang dan 2 bindamping penegak dari kelas 6. Total ada 24 santriwati dengan di temani 2 ustadzah pengajar di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Ush. Hani dan Ush. Silvi.

Dalam upacara pelepasannya di RH kepala Pusat Pendidikan Latihan Kwartir Daerah SUMUT (KAPUSDIKLATDA dan WAKAPUSDIKLATDA) beserta staff ikut hadir dan melepas keberangkatan kontingen Raudlah, dan dalam sambutannya beliau berpesan singkat “Buat Sumatera Utara Bangga” begitu singkat pesannya. Namun seketika itu juga menjadi amanah bagi mereka, agar pergi berkompetisi bukan untuk sia-sia, namun pergi untuk pulang sebagai sang juara.

       Pesan ka’ Abdullah Sani selaku Mabikori kepramukaan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan “Dikirimnya Putri ke Jawa ini, adalah sebuah kesempatan dan sekaligus peluang dari pesantren yang dipercayakan pada kalian. Kesempatan kalian untuk bersaing di kancah Nasional kini terbuka lebar. Kalian akan temukan banyak kesempatan, pengalaman dan peluang. Ingat kalian adalah barometer putri kedepannya. Jika kalian berhasil menampilkan yang terbaik sekaligus memberikan kesan yang positif, maka hal ini bisa menjadi pertimbangan jikalau ada undangan berikutnya. Merupakan tolak ukur pertimbangan guru-guru untuk memberikan izin adik-adikan kelas kalian ke depannya, namun jika jelek dan melakukan banyak pelanggaran begitu juga sebaliknya. Maka dari itu, karena kalian adalah pengiriman kontingen putri perdana; besar harapan kami, agar kalian bisa menjadi juara, pulanglah dengan membawa piala; pintar-pintarlah membaca situasi, agar sepulangnya dari sana, kalian bisa menularkan pengalaman kepada teman-teman dan adikan kelas di RH.”

Kejuaraan Santriwati Pesantren Ar Raudlatul Hasanah, Medan.

Kejuaraan Santriwati Pesantren Ar Raudlatul Hasanah, Medan.

Sebagai hasil dari pencapaiannya, kontingen Pramuka Putri berhasil mendapat 3 emas, 7perak, dan 5 perunggu. Tambahan emas untuk peserta tergiat dan semangat. Pentas seni (Tari Batak + Melayu) juga masuk final dan diminta tampil pada malam unggun gembira. Id. Irhas