Pendaftaran Calon santri/wati 2016

Pendaftaran Calon santri/wati 2016

Pendaftaran Calon santri/wati 2016, Syarat - Syarat Pendaftaran, Prosedur Pendaftaran, Materi Ujian, Materi Ujian, Materi Ujian, Catatan : More »

Gedung Belajar Putra Al Azhar

Gedung Belajar Putra Al Azhar

Merupakan bagunan yang baru di bangun pada awal 2014, menghabiskan dana berkisar 6m More »

Seleksi Wilayah Musabaqah Hifdzil Quran Syaikh Hamad Ibn Khalid Al Tsani Qatar di Adakan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah (Medan)

Seleksi Wilayah Musabaqah Hifdzil Quran Syaikh Hamad Ibn Khalid Al Tsani Qatar di Adakan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah (Medan)

Adapun informasi lebih jelas dan lengkapnya dapat dibaca pada pada postingan ini, atau bisa download buku petunjuk(pdf), download contoh daftar riwayat hidup (word), download formulir pendaftaran (word), dan atau bisa menghubungi kontak person yang terdaftar pada link website Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. More »

Gedung Serba Guna Pon. Pes. Ar Raudlatul Hasanah

Gedung Serba Guna Pon. Pes. Ar Raudlatul Hasanah

Gedung serba guna/ gedung olah raga pesantren arraudlatul hasanah ini, adalah gedung yang berfungsi untuk berbagai kegiatan santri dan santriwati pesantren More »

H-1 Resepsi Khataman ke-25 Angkatan 2016 PersiapanSemakin Matang.

H-1 Resepsi Khataman ke-25 Angkatan 2016 PersiapanSemakin Matang.

H-1 Resepsi Khataman ke-25 Angkatan 2016 PersiapanSemakin Matang. More »

 

Category Archives: Kunjungan Tamu

Suprise Pembukaan Tahun Ajaran Baru; Buya Afif Hamka Berpesan

Orasi Buya Afif Hamka di Hadapan Seluruh Santri-wati Ar-Raudlatul Hasanah

Orasi Buya Afif Hamka di Hadapan Seluruh Santri-wati Ar-Raudlatul Hasanah

Raudlah- kunjungan Buya Afif Hamka anak ke 9 ulama tersohor tanah maninjau H. Abdul Malik Karim Amrullah (HAMKA) ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menumbuhkan semangat jiwa berjuang santri. Diantara tutur beliau: “Tanamkanlah al-qur’an di dalam jiwamu, pikiranmu dan pergerakanmu, sebab darinya akan timbul keberanian tanpa takut, akan tumbuh semangat pantang ragu, akan muncul pikiran cemerlang nan cerdik, ingat anak-anakku, jika Al-qur’an, Agama di usik dan kamu tidak merasa terusik maka segera ganti pakaianmu dengan kain kafan” Pertemuan setelah isya tersebut terasa hikmat, tampak antusias santri dengan beragam pertanyaan seputar dakwah Buya Afif? Tips Buya Hamka membesarkan anak-anaknya sehingga bisa sukses? Cara Buya Hamka membagi waktu untuk berkarya? Dan juga sisi spiritualnya buya hamka? Ahad, 15/01/ 2017.

Penyambutan  Buya Afif Hamka oleh KH. Drs. Rasyidin Bina, MA di kantor Sekretaris Direktur

Penyambutan Buya Afif Hamka oleh KH. Drs. Rasyidin Bina, MA di kantor Sekretaris Direktur

Sambutan hangat kedatangan Buya Afif di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah tampak jelas dengan disambutnya beliau langsung oleh Bapak Direktur Pesantren, KH. Drs. Rasyidin Bina, MA, di lanjutkan dengan ceramah motifasi ke pada santri/wati pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, dan diakhir sebelum pulang, beliau dibawa mengelilingi pondok dan temu kangen bertemu teman lama beliau dengan Bapak. Amman Nasution (Pewakif tanah wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 2) di Sibolga, Lumut. Sebagai penutup namun bukanlah akhir, pesantren berharap Pertemuan singkat tersebut dapat berlanjut sehingga terjalin Ukhuwwah Islamiyah, serta dapat selalu menstimulus anak-anak agar terus semangat dan siap menghadapi tantangan dakwah umat kedepannya. ed.Irhas

Silaturrahim Menteri Agama RI Ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan; Suasana Kumpul Keluarga Kandung Erat Terjalin.

Penyambutan menteri agama bapak Lukman Hakim Saifuddin oleh Direktur, dan Pimpinan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Penyambutan menteri agama bapak Lukman Hakim Saifuddin oleh Direktur, dan Pimpinan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

     Silaturrahim Menteri Agama Republik Indonesia Bapak Lukman Hakim Saifuddin ke Pesantren Ar-Raudlatul  Hasanah (RH) Medan berlangsung singkat. Menurut jadwal perjalanannya,  RH adalah destinasi ke 4 sebelum beliau bertolak ke Ibu Kota. Dan dalam pertemuan singkat tersebut, seluruh  hadirin, tampak hikmat menyimak sambutan beliau yang menurut beberapa peserta yang hadir, sambutan tersebut adalah ungkapan tulus dari hati beliau. Karena pidato tersebut mampu mengetuk hati, demikian transkip pidato singkat beliau disalin kembali oleh sekretariat Pesantren, mudah-mudahan dapat menginspirasi para santri/wati, guru-guru dan para alumni pondok pesantren khususnya. Semoga kedatangan beliau mendatangkan berkah dan maslahat kepada kita semua. Aamiin Tutup Al-Ustadz KH. Rasyidin Bina, M.A (Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah). Jum’at, 18/11/16.

Menteri Agama Republik Indonesia, Direktur dan Sekretaris Pesantren Memasuk Gedung  Pertemuan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Menteri Agama Republik Indonesia, Direktur dan Sekretaris Pesantren Memasuk Gedung Pertemuan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Orasi Menteri Agama RI di Podium Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Orasi Menteri Agama RI di Podium Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

     Berikut 5 Poin Penting Pidato Inspiratif  Menteri Agama Republik Indonesia Bapak Lukman Hakim Saifuddin, ketika berkunjung di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah,  Medan, Sumatera Utara, Indonesia. (Disarikan oleh sekretariat Pesantren dengan mengambil poin dari bahasa verbal yang langsung beliau sampaikan pada pertemuan tersebut.)

Assalamu’alaikum wr.wb

……………………………………………………….

……………………………………………………….

 

  1. Syukuri hidup di Pesantren, karena di sanalah karakter di bentuk

     “Selama saya hidup lebih dari 50 tahun, tepatnya 54 tahun usia saya, kalau ditanya masa-masa terindah sebagai apakah mengarungi hidup ini, maka dengan pasti tegas saya katakan masa-masa terindah saya adalah ketika saya mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren. Tentu banyak yang membentuk karakter kita seperti sekarang dan itu patut disyukuri, ketika disekolah dasar, di sekolah lanjutan pertama, lanjutan atas, perguruan tinggi dan seterusnya dan seterusnya, tapi kalau saya boleh mengulang fase kehidupan, seperti apa yang akan saya pilih untuk saya bisa mengulang  masa-masa lalu maka dengan tegas saya mengatakan itulah masa-masa ketika saya berada di pondok Pesantren.”

  1. Pesantren sebagai wadah pengembangan potensi generasi muda yang islami; guna menjadi pemimpin dan tokoh masyarakat di masa yang akan datang

     “Saya ingin mengatakan masa-masa terindah karena disitulah kita banyak sekali mendapatkan kesempatan, peluang untuk meningkatkan potensi kita. kemampuan kita itu sesungguhnya luar biasa besarnya dan pesantren telah memberikan sentuhan-sentuhan bahkan tidak hanya sentuhan, penanaman-penanaman yang luar biasa sehingga potensi yang kita miliki itulah yang kemudian terasah, kemudian bisa teraktualisasi, bisa kemudian mewujud menjadi talenta-talenta bakat-bakat yang baik, dan Indonesia bersyukur karena Indonesia memiliki pesantren bahkan ribuan pesantren, di data kami kementerian agama tidak kurang dari 28.961 Pondok Pesantren se Indonesia dan mereka hidup bahkan sebagian sejak ratusan tahun yang lalu, usianya sudah cukup lama dan sekarang banyak sekali jabatan-jabatan strategis tidak hanya di DPR, tidak hanya di Eksekutif, tapi juga di  yudikatif, di lembaga kehakiman, bahkan diluar tiga cabang kekuasaan, diluar eksekutif, legislatif, yudikatif itu banyak sekali diduduki oleh alumni-alumni pesantren,  oleh karenanya saya ingin menegaskan meneguhkan kepada khususnya para santri yang ada di sini seluruh santri Raudlatul Hasanah untuk manfaatkan waktu yang tidak banyak selama kita berada di pesantren itu.”

  1. Manfaatkanlah waktu semaksimal mungkin selama di Pesantren, karena penyesalan selalu datang belakangan.

     “Saya terus terang, saya amat sangat menyesal karena 4 tahun ketika saya di pondok pesantren di Gontor dulu itu banyak hal yang tidak saya tekuni, banyak hal yang tidak saya dalami saya sekarang baru terasa, penyesalan saya, oleh karenanya, waktu yang tidak lama, karena saudara-saudara sekalian tidak akan selamanya di pondok pesantren ini…”

  1. Seluruh aktifitas kehidupan di Pesantren, PERDETIKnya adalah PENDIDIKAN.

   “…Suatu saat santri-santri semua akan meninggalkan pondok pesantren ini untuk mengembangkan kemampuannya di jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau langsung terjun ketengah-tengah masyarakat karenanya manfaatkan betul, karena semua peristiwa, kejadian di pondok pesantren ini tidak satu detikpun yang tidak ada makna pendidikannya, semua kehidupan kita di pondok pesantren itu hakekatnya adalah syarat dengan edukasi, syarat dengan pendidikan penuh dengan bagaimana agar, sekali lagi  potensi yang kita miliki bisa terasah bisa teruji, dan lalu kemudian bisa dimanfaatkan untuk pada saatnya nanti kita terjun di tengah-tengah masyarakat, semuanya tentu hafal “Man Jadda, Wajada” Man Shobara, Zofira. Man Shara, ‘aladdarbi, wasola”  saya pikir hal-hal yang seperti itu, itu betul-betul kita, tidak hanya sekedar kita hafal, tapi betul-betul melekat pada diri kita, sehingga kemudian bisa teraktualisasikan, bisa terwujud pada kegiatan kita secara nyata.”

  1. Ucapan terima kasih Menteri Agama Republik Indonesia kepada segenap guru-guru yang telah memberikan segalanya kepada para santri dan untuk masyarakat Indonesia pada umumnya.
Sambutan Menteri Agama RI di Gedung Serba Guna Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan

Sambutan Menteri Agama RI di Gedung Serba Guna Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan

     “Saya pikir inilah yang bisa saya sampaikan, saya mohon maaf karena waktu juga sangat terbatas, saya harus kembali ke bandara untuk kembali melaksanakan tugas-tugas di Jakarta. Selamat kepada Para santri, teruslah tekun belajar, dan saya mengakhiri sambutan ini menyampaikan terima kasih yang tiada terhingga, apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh asatidz yang telah memberikan segalanya tidak hanya untuk para santri tapi untuk masyarakat Indonesia. Saya Akhiri Wabillahi Taufik Wal Hidayah.Wassalmu’alikum wr.wb.”

     Demikian 5 poin penting yang disampaikan beliau, pada saat kunjungan perdananya di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Akhir kata dan harapan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah adalah: “Gerbang pesantren selalu terbuka untuk Antum, Para santri-santriwati rindu akan arahan dan nasehat dari Antum, kami menunggu kunjungan Bapak Menteri Agama untuk kedua, ketiga, bahkan untuk kesekian kalinya, selaku mukmin dan alumni pondok pesantren yang sama-sama kita jadikan kiblat dalam mengembangkan pendidikan. kami mendo’akan semoga bapak selalu dalam lindungan dan rahmat Allah swt. Aamiin ya rabbal’alamin”

Silaturrahim Prof. Amsal Bachtiar, Menghembuskan Angin Sejuk Pendirian STEBI Ar-Raudlatul Hasanah

Prof. Dr. Amsal Bakhtiar, MA, berkunjung Ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Prof. Dr. Amsal Bakhtiar, MA, berkunjung Ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

       Kunjungan Silaturrahim Prof. Dr. Amsal Bakhtiar, MA ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, menambah keakraban dan informasi kepada dewan guru dan guru baru. Dengan duduk bersama di ruang guru al-azhar, beliau menyampaikan bagaimana perjuangannya memperjuangkan universitas, dan sekolah tinggi yang sedang merintis, serta meninjau langsung ke lapangan, termasuk di dalamnya Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Islam yang ada di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan ini. Dan Informasi berharganya bahwa dalam waktu dekat di usahakan izin pendirian sekolah tinggi di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, bisa turun. Sabtu, 10/09.

Sambutan Prof. Amsal Bakhtiar di hadapan Degur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Sambutan Prof. Amsal Bakhtiar di hadapan Degur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

      

“Saya usahakan kalau bisa secepatnya bisa keluar izin pendirian STEBI ini. Langkah lebih baik, dari Bapak KH.Rasyidin Bina, MA untuk sering-sering mengirim sms ke saya, karena begitu di bicarakan sekali, terkadang untuk menanyakan perkembangan lanjutannya saya lupa, bukan bermaksud sengaja melupakan tapi karena begitu masuk kantor kerjaan sudah menumpuk, berkas-berkas, rapat, kunjungan-kunjungan keluar, sehingga terkadang saya lupa, sebab ada kurang lebih sekitar 700 berkas yang ingin saya kerjakan.” Petikan sambutan langsung dari bapak profesor saat berorasi didepan dewan guru dan guru pengabdian baru, notabe calon mahasiswa yang siap menjadi mahasiswa perdana jika izin operasionalnya telah turun.

Serah Terima Cinderamata oleh Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Kepada Bapak. Prof. Amsal Bakhtiar

Serah Terima Cinderamata oleh Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Kepada Bapak. Prof. Amsal Bakhtiar

       Terlalu singkat kunjungan bapak Direktur Pendidikan Tinggi Islam tersebut di Ar-Raudlatul Hasanah, tiba di RH setelah isya’ dan kini sudah ingin kembali ke penginapan sebelum genap pergantian hari. Diakhir sebelum beliau pulang “Tidak ada harapan dan lainnya selain dari pada turunnya izin operasional STEBI ini bapak Profesor. Bermaksud agar niat dakwah untuk umat, niat bermanfaat untuk umat dapat meluaskan gaungnya ke kancah perguruan tinggi” tutup bapak KH. Rasyidin Bina, MA Menutup perjumpaan. Id. Irhas

Prof. Amsal Bakhtiar bersama Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dan para pembantunya

Prof. Amsal Bakhtiar bersama Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dan para pembantunya

Selamat Datang Tim Wasbang Kodam I/Bukit Barisan di Pesantren Ar Raudlatul Hasanah

Tim Wasbang dengan Direktur di Mesjid RH Fose Tim Wasbang dipesantren Ar Raudlatul Hasanah

Kunjungan Tim Wasbang Kodam I / Bukit Barisan bersama kanwil kementrian agama sumatera Utara, di pesantren Ar Raudlatul Hasanah berjalan lancar. Tamu yang datang berjumlah 5 orang. Disambut hangat oleh Direktur pesantren, staff kesekretariatan serta staff pengasuhan, adapun peserta yang ikut dalam perkumpulan tersebut adalah siswa-siswi akhir KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Jum’at, 08/04/16.
 
Ucapan selamat datang, juga nasehat serta arahan dari Direktur di tambah sambutan bapak-bapak tamu yang hadir kepada siswa/i akhir KMI berlangsung selama 3 jam, mulai pukul 08.30wib hingga 11.30wib, berikut petikan sambutannya:

Kepercayaan Masyarakat bertambah, Raudlah Bersyukur

pondok, pesantren, arraudlatulhasanah, Ar Raudlatul Hasanah, Ar Raudhah,

pondok, pesantren, arraudlatulhasanah, Ar Raudlatul Hasanah, Ar Raudhah,

        Raudlah kehujanan rizki. Dengan disaksikan penduduk Raudlah, Bapak. Muchammad Khoirul Amin mewakafkan sebagian hartanya berupa satu unit mobil merek ISUZU D-MAX Double Cabin tahun 2005, Nomor Polisi KT 8111M, untuk keperluan Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Adapun prosesi penyerahan wakaf tersebut disambut hangat dari pihak Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang dalam hal ini diwakili oleh Bapak Drs. H. Ilyas Tarigan selaku Ketua Umum Badan Wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, beserta 2 saksi tertulis, yaitu Ust. Rasyidin Bina, M.A selaku Direktur Pesantren Ar- Raudlatul Hasanah dan Bpk. Ir. Jurist Efrida Robbiyantono selaku Kepala Divisi Pengelolaan dan Pemberdayaan Badan Wakaf Indonesia Pusat. Acara yang berlangsung di lapangan basket depan mesjid jami’ Ar-Raudlatul Hasanah itupun berjalan lancar dengan tepuk tangan dan aminan do’a dari segenap santri yang ikut hadir sewaktu prosesi penyerahan wakaf Jum’at siang, 11 Desember 2015/29 Shafar 1437H.