Kulliyatul Muallimin al-Islamiyyah (KMI) adalah sistem pendidikan formal di Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah Medan yang merupakan lembaga pendidikan lanjutan tingkat pertama dan menengah yang berbasis dan berbentuk pesantren, dengan masa studi enam tahun bagi tamatan SD/MI (untuk program reguler), dan empat tahun bagi tamatan SLTP/MTs (untuk program intensif).
Dilihat dari jenjang pendidikan dan masa studinya, KMI Ar-Raudhatul Hasanah memang “setingkat” dengan MTs dan MA, atau SLTP dan SMU pada umumnya, ditinjau dari arti bahasanya, KMI memang “serupa” dengan pendidikan Guru Agama (PGA enam tahun yang sangat terkenal pada tahun 60-an). Tetapi antara KMI Ar-Raudhatul Hasanah dengan Lembaga-lembaga Pendidikan tersebut terdapat perbedaan-perbedaan yang sangat mendasar, antara lain :
- Selain nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan, KMI juga berlandaskan dan mengacu pada nilai-nilai kepesantrenan dan perjuangan.
- Pengertian kata Muallimin di KMI tidak sekedar berkonotasi pada guru sebagai sebuah profesi, tetapi lebih ditentukan pada aspek jiwa, akhlak dan wawasan guru yang harus dimiliki oleh para santri atau alumninya.
- Seluruh santri KMI wajib mukim (berdiam) di dalam Pesantren dalam suasana kehidupan yang Islami, Tarbawi dan Ma`hadi. Demikian juga dengan guru-guru KMI, semuanya bermukim di dalam Pesantren, kecuali sebagian kecil dari mereka, dikarenakan adanya kendala-kendala teknis.
- Sejak dini, kepada para santri KMI telah ditanamkan pengertian yang sebenarnya tentang tholabul ilmi menurut pandangan Islam, terutama yang menyangkut motivasi atau niat awal dalam mencari ilmu.
- Pendidikan dan pembudayaan lebih dipentingkan dari sekedar pengajaran, sehingga keteladanan dan disiplin menjadi urat nadi kehidupan sehari-hari.
- Proses pendidikan di KMI berlangsung secara terencana dan terus-menerus selama 24 jam dengan penekanan khusus pada upaya tafaqquh fid-din (memperdalam pemahaman tentang agama), yaitu dengan memberikan bekal-bekal dasar keulamaan/kecendikiawanan, kepemimpinan dan keguruan, dalam rangka mencetak kader-kader Mundzirul Qaum (pemimpin umat).
- Arah pendidikan di KMI tidak semata-mata bersifat vertikal (untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi), tetapi juga mempersiapkan santri untuk bisa langsung terjun ke masyarakat dengan mengamalkan dan mengembangkan bekal-bekal dasar yang dimilikinya, karena itu tidak ada istilah “menganggur“ bagi alumni KMI.
- Setelah menyelesaikan studi di kelas enam dan sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi, para santri/alumni mengabdi selama satu tahun di lembaga-lembaga yang ditunjuk atau dipilih, dengan observasi dan evaluasi yang terus menerus dari Biro Pembinaan Alumni Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah.
Tenaga Pendidik
Tenaga pendidik di Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah adalah mereka yang bertugas mengemban amanat untuk melakukan transformasi pikir, sikap dan moralitas kepada santri dan masyarakat sekitar. Saat ini jumlah tenaga pendidik lebih dari 150 orang. Mereka terdiri dari lulusan S1 dan S2 pada Perguruan Tinggi Negeri/Swasta baik dalam maupun luar negeri
Santri
Santri KMI memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda-beda; SD/MI/SMP/MTs dan lain-lain. Mereka berasal dari seluruh pelosok Sumatera, bahkan dari tanah Jawa hingga Nusa Tenggara Barat, dan juga dari negeri jiran Thailand.
Alumni
Alhamdulillah, hingga saat ini Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah telah meluluskan lebih dari 2300 alumninya yang telah berkiprah di tengah-tengah masyarakat pada berbagai bidang. Diantara mereka melanjutkan studinya pada berbagai akademi dan perguruan tinggi terkemuka baik dalam dan luar negeri seperti Akademi Militer, Akademi Polisi, STPDN, UI, UNIBRAW, UNPAD, UGM, IPB, USU, UNIMED, IAIN, UNSYIAH, UNRI, UNAND, UPI, UNJ, Al-Azhar University Mesir, International Islamic University Malaysia, International University of Africa Sudan, Madinah University, Aligarh University India dan Al-Iman University Yaman. Diantara yang melanjutkan studi, ada yang melalui jalur PMP, beasiswa DEPAG dan beasiswa universitas luar negeri.
Program Pendidikan
Terdapat dua macam program yang ditempuh santri di KMI Pes. Ar-Raudhatul Hasanah; program reguler dan program intensif.
- Program Reguler.
Program ini diperuntukkan bagi santri lulusan Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah, dengan masa belajar 6 tahun, yakni ditempuh dari kelas 1 secara berurutan sampai kelas 6.
- Program Intensif.
Program ini diikuti oleh santri lulusan SMP atau MTs dan di atasnya, dengan masa belajar 4 tahun, dengan urutan kelas 1-3-5-6. Kelas intensif sebenarnya hanya diselenggarakan pada kelas 1 dan 3, karena itu disebut kelas 1 intensif dan kelas 3 intensif. Sedangkan di kelas 5 mereka belajar secara reguler bersama-sama dengan lulusan SD atau MI yang juga sudah duduk di kelas 5, demikian pula halnya dengan kelas 6. Pada program intensif (kelas 1 dan 3), sebagian materi umum tidak diajarkan, sedangkan mata pelajaran Berhitung dan Matematika diajarkan dengan alokasi waktu setengah dari waktu kelas reguler. Adapun mata pelajaran Bahasa Inggris tetap diajarkan secara seimbang dengan kelas reguler. Alokasi waktu mata pelajaran umum yang tidak diajarkan di isi dengan mata pelajaran kelompok Bahasa Arab dan kelompok Dirasah Islamiyah.
Di samping kedua program ini, bagi santri baru yang pernah belajar di pesantren lain, setelah mereka lulus mengikuti ujian masuk; baik di kelas intensif maupun kelas reguler, yang bersangkutan dapat mendaftarkan diri untuk mengikuti ujian ke kelas yang lebih tinggi, dan begitu seterusnya hingga kelas lima.
Jam Belajar
Jam belajar santri di KMI berlangsung dari jam 07.15 WIB – 12.40 WIB. Waktu belajar tersebut dibagi menjadi tujuh jam pelajaran. Masing-masing mendapatkan alokasi waktu selama 40 menit. Selain itu juga ada penambahan jam belajar siang yang berlangsung dari pukul 14.15 s/d 15.00 WIB.
Tujuan
Tujuan pembelajaran di KMI Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah Medan adalah mencetak santri mukmin muslim muhsin, taat menjalankan dan menegakkan syariat Islam, berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, berpikiran bebas, beramal ikhlas dan berkhidmat kepada bangsa dan negara.
Kurikulum
Kurikulum yang diterapkan di KMI dapat dibagi menjadi beberapa bidang studi sebagai berikut; Bahasa Arab (semua disampaikan dalam Bahasa Arab), Dirasah Islamiyah (kelas II ke atas, seluruh mata pelajaran ini menggunakan Bahasa Arab). Kependidikan dan Keguruan, Bahasa Inggris (disampaikan dengan Bahasa Inggris), ilmu eksakta, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, dan Kewarganegaraan/Keindonesiaan.
Komposisi kurikulum semacam di atas ditetapkan untuk tujuan tertentu. Pengetahuan Bahasa Arab dimaksud untuk membekali santri kemampuan Bahasa Arab yang menjadi kunci untuk memahami sumber-sumber Islam dan khazanah pemikiran Islam. Sedangkan Bahasa Inggris digunakan untuk media komunikasi modern dan mempelajari pengetahuan umum, bahkan juga pengetahuan agama, karena saat ini tidak sedikit karya-karya di bidang studi Islam ditulis dalam Bahasa Inggris.
Dalam kurikulum KMI diupayakan terwujudnya keseimbangan dan perpaduan antara pengetahuan agama (Dirasah Islamiyah) dan pengetahuan umum (ilmu eksakta, IPA dan IPS).
Mata pelajaran ke-Indonesiaan atau kewarganegaraan adalah untuk memahami dan menghayati dan menghargai tradisi, budaya, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan Bangsa Indonesia.
Satuan Pendidikan di Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah
A. Satuan Pendidikan Jalur Sekolah
Program pendidikan jalur sekolah di Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah ada dua, yaitu:
- KMI (Kulliyatul Mu’allimin al-Islamiyah) yang menggunakan kurikulum Pondok Modern Gontor dengan beberapa penyesuaian dan pengembangan.
- Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah yang menggunakan kurikulum Departemen Agama. Untuk jenjang pendidikan Madrasah Aliyah membuka dua jurusan yaitu IPA dan IPS.
B. Satuan Pendidikan Informal
- Pengkajian Kitab Kuning.
- Praktek Mengajar.
- Kegiatan Ekstrakurikuler
- Manasik Haji
- Pengurusan Jenajah.
C. Satuan Pendidikan Jalur Luar Sekolah (Non formal)
- PAUD ( Pendidikan Anak Usia Dini) Ar-Raudhatul Hasanah meliputi :
a. Kelompok bermain dari usia 1 tahun – 6 tahun
b. Penitipan anak dari usia 4 bulan – 2 tahun
- MDA (Madrasah Diniyyah Awwaliyah)
- Jam’iyyat Huffaz al-Qur’an wa al-Qurra’
Arah dan Tujuan Pendidikan
Pendidikan dan pengajaran di Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah diarahkan pada pembentukan sumber daya manusia yang berbudi tinggi (al-akhlâq al-karimah), berbadan sehat, berpengetahuan luas, berpikiran bebas dan beramal ikhlas yang berkhidmat kepada masyarakat.
Di samping itu, pendidikan dan pengajaran di Pesantren ini juga diarahkan untuk mempersiapkan warga negara yang bertakwa kepada Allah Swt dan berpegang teguh kepada al-Qur’an serta Sunnah Rasulullah SAW yang berkepribadian Indonesia dan berwawasan ahlus Sunnah wal Jama’ah.
Akreditasi (Mu’adalah) Ijazah
Alhamdulillah Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah telah mendapatkan mu’adalah (akreditasi) ijazah dari dalam dan luar negeri. Akreditasi tersebut sangat mendongkrak kredibilitas lembaga dan mentalitas santri dalam menatap masa depan, minimal untuk jaminan kelanjutan studi pasca KMI.
Akreditasi yang telah diterima Pesantren yaitu:
- DEPAG RI No.B/E.IV/MA/0257/1994 dengan status DIAKUI, dan telah diperbarui No. 291/MA/12.75/2006 dengan nilai “A”.
- Universitas Islam Madinah pada tanggal 19 November 1995 dengan nomor 109/4 yag ditandatangani oleh Dekan Pendaftaran dan penerimaan Mahasiswa Baru Dr. Abdurrahman bin Abdullah al-Zaid.
- Universitas al-Azhar Cairo Mesir pada tanggal 22 Agustus 1996 dengan nomor 29 yang ditandatangani oleh Muhammad Abdul Rahman Arab, dan telah diperpanjang pada Maret 2002 hingga sekarang.
- SK Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah No 25/C/Kep/MN/2005 tertanggal 28 Januari 2005 tentang KMI Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah setara dengan Sekolah Menengah Atas.
Fasilitas
- Masjid
- Pusat Perkantoran
- Asrama
- Warung telekomunikasi
- BMT
- Toko Pelajar
- Kantin
- Perpustakaan
- Percetakan
- Laboratorium Fisika, Kimia dan Biologi
- Laboratorium Komputer
- Laboratorium Bahasa
- Balai Pengobatan Santri dan Masyarakat
- Gedung Olahraga (GOR) dan Gedung Serbaguna
- Pusat keterampilan dan seni
- Pusat Pengolahan Sampah
- Sarana dan Fasilitas Olahraga
- Dapur makan siap saji
- Barber Shop
- Ruang Belajar Multimedia
- Sekuriti 24 jam
Kegiatan-kegiatan
Untuk mempermudah santri dalam mengikuti segala aktifitasnya, maka ditetapkan beberapa jadwal, diantaranya :
- Jadwal Harian
04.30 : Bangun pagi
05.00 : Sholat Shubuh berjamaah, pemberian kosa kata baru, mandi pagi
06.30 : Makan pagi
07.15 : Masuk kelas
12.40 : Keluar kelas dilanjutkan sholat Zuhur berjamaah
13.30 : Makan siang
14.15 : Masuk kelas pelajaran sore
15.00 : Keluar kelas pelajaran sore
16.00 : Sholat Ashar berjamaah
16.30 : Olahraga
17.30 : Mandi
18.00 : Berangkat ke Masjid untuk membaca Al-Qur’an
18.30 : Sholat Magrib berjamaah
19.00 : Membaca Al-Qur’an
19.30 : Makan malam
20.00 : Sholat Isya berjamaah
20.30 : Mengulangi pelajaran
22.00 : Tidur malam/istirahat
- Jadwal Mingguan
1. Jum’at Pagi : Morning conversation dilanjutkan lari pagi /senam
2. Selasa Pagi : Morning conversation dilanjutkan lari pagi /senam
3. Ahad Malam : Latihan pidato bahasa Inggris
4. Kamis Siang : Latihan pidato bahasa Arab dilanjutkan dengan
Latihan kepramukaan
5. Kamis Malam : Latihan pidato bahasa Indonesia
Syarat-syarat Pendaftaran
- Untuk Kelas Biasa/Reguler (Lama Pendidikan 6 Tahun) Untuk Tamatan SD/MI
- Laki-laki/Perempuan
- Berijazah SD/MI
- Sehat jasmani dan rohani
- Lancar membaca Al-Qur’an dan bisa menulis Arab
- Lulus testing masuk
- Lulus tes kesehatan yang diadakan di BPSM Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah
- Sanggup memenuhi administrasi yang telah ditetapkan
- Sanggup mentaati disiplin dan sunnah Pesantren
- Pendaftaran diantar langsung oleh orang tua/wali
- Untuk Kelas Intensif (Lama Pendidikan 4 tahun) Untuk Tamatan SMP/MTs
- Laki-laki/Perempuan
- Berijazah SMP/MTS
- Sehat Jasmani dan Rohani
- Lancar membaca Al-Qur’an dan bisa menulis Arab
- Lulus testing masuk
- Lulus tes kesehatan yang diadakan di BPSM Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah
- Sanggup memenuhi administrasi yang telah ditetapkan
- Sanggup mentaati disiplin dan sunnah Pesantren
- Pendaftaran diantar langsung oleh orang tua/wali
Prosedur Pendaftaran
Calon Santri diantar langsung oleh orang tua/wali ke tempat pendaftaran untuk mengisi formulir pendaftaran lengkap dengan melampirkan:
- Fotocopy Ijazah legalisir sebanyak 3 lembar
- Fotocopy Kartu Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) 1 lembar
- Fotocopy Surat keterangan Hasil Ujian (SKHU) 1 lembar
- Pas Photo hitam-putih (berbaju putih polos tanpa logo/atribut, dan bagi putri mengenakan jilbab putih) dengan ukuran 3 x 4 sebanyak 6 lembar.
Materi Ujian
Materi Ujian calon santri terbagi 2, yaitu :
- Materi Ujian Lisan
- Membaca Al-Qur’an
- Imla / Menulis Arab
- Praktek Ibadah sehari-hari
- Materi Ujian Tulis
- Imla / Menulis Arab
- Pengetahuan Umum, meliputi :
- Matematika
- Bahasa Indonesia
Administrasi Santri/santriwati Baru
Tahun Ajaran 2012-2013
| I. |
TAMATAN SD/MIN & SMP/MTS |
| A. |
Uang Tahunan |
| 1. |
Biaya Pendaftaran |
Rp. 100.000 |
| 2. |
Uang Kertas 1 tahun |
Rp. 225.000 |
| 3. |
Uang Kesehatan |
Rp. 125.000 |
| 4. |
Uang Pembangunan |
Rp. 2.500.000 |
| 5. |
Uang Organisasi |
Rp. 150.000 |
| 6. |
Uang Perpustakaan |
Rp. 75.000 |
| |
|
|
| Jumlah |
Rp. 3.175.000 |
| |
| B. |
Uang Bulanan |
| 1. |
Uang Sekolah |
Rp. 195.000 |
| 2. |
Uang Makan |
Rp. 400.000 |
| 3. |
Uang Air/Listrik |
Rp. 30.000 |
| Jumlah |
Rp. 625.000 |
|
|
|
| Total pembiayaan santri/wati baru untuk |
| tamatan SD/MIN & SMP/MTS sebesar Rp. Rp. 3.800.000 |
| (Tiga Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah) |
Waktu Pendaftaran
Pendaftaran dibuka Kamis, 20 Juni 2013
Pendaftaran ditutup Senin, 1 Juli 2013
Mulai bermukim di Pesantren Selasa, 25 Juni 2013
Ujian Masuk Selasa, 2 Juli 2013
Pengumuman Kelulusan Kamis, 4 Juli 2013
Tempat Pendaftaran
Kantor Pendaftaran Calon Santri Baru di Pesantren Tarbiyah Islamiyah Ar-Raudhatul Hasanah Jl. Jamin Ginting Km. 11 / Jl. Setia Budi Simpang Selayang Medan Telp (061) 8360135 (Hunting) Fax. (061) 8367368
Peraturan dan Cara Berpakaian Santri
A. Pakaian Seragam Santri
- Baju Kemeja
- Lengan pendek/panjang yang berkerah
- Saku tanpa tutup
- Celana
- Model standar bagian bawah berdiameter 20-24 cm (diameter paha dan ujung celana maksimal 5 cm)
- Jarak ujung celana dengan mata kaki 1 cm
- Memakai ikat pinggang lebar maksimal 4 cm dan tidak berwarna mencolok
- Baju dimasukkan celana dengan ikat pinggang
- Sepatu
- Model standar
- Telapak sepatu rendah
- Memakai kaus kaki
- Peci
- Warna hitam polos (tanpa hiasan, dan logo)
- Model standar
- Pakaian Harian
- Santai/belajar
- Baju dan kaos dimasukkan
- Warna baju dan celana tidak mencolok
- Belajar malam memakai celana, baju hem dan jaket (bukan kaos)
- Shalat
- Memakai sarung.
- Baju selain teluk belanga dan batik dimasukkan ke dalam sarung
- Memakai ikat pinggang, peci, dan sajadah
- Olahraga
- Training
- Baju t-shirt (kaos dengan warna dan gambar tidak mencolok)
- Kaos dimasukkan ke dalam training
- Lemari 1 kotak lebar 80 cm, tebal 40 cm, tinggi 145 cm
- Kasur 1 lembar lebar 80 cm, panjang 200 cm yang terbuat dari kapas/busa
- Rambut pendek, tipis, sopan dan tidak modis.
B. Pakaian Seragam Santriwati
- Blous panjang 10cm di atas lutut
- Lengan panjang sampai pergelangan tangan
- Berkancing depan/belakang
- Tidak berkerah
Rok
- Panjang sampai mata kaki dengan lipatan jumpa di depan
- Tanpa belahan
- Bahan bukan tissue
- Celana boleh dipakai ketika kegiatan pramuka
Sepatu
- Model rendah tanpa hak
- Warna tidak mencolok
- Berkaos kaki panjang
Shalat
- Mukena warna putih
- Bawahan sarung yang tidak transparan
- Membawa sajadah
Olahraga
- Training
- Baju kaos berlengan panjang, bawahan 10 cm di atas lutut
- Memakai jilbab ikat
Seragam masuk kelas
- Baju Batik Pesantren bercelana hitam (Sabtu & Ahad)
- Baju Putih bercelana MTS/MA (Senin & Selasa)
- Pakaian Pramuka (Rabu & Kamis)
Penjelasan Singkat Masuk PAUD
Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah Medan
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Ar-Raudhatul Hasanah adalah salah satu lembaga pendidikan untuk anak-anak usia dini yang bernafaskan Islam di bawah naungan Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah. Lembaga ini telah diresmikan pada tanggal 19 november 2006 oleh Menteri Pendidikan Nasional.
Visi dan Misi PAUD Ar-Raudhatul Hasanah
Sebagai lembaga pendidikan, tentunya memiliki visi dan misi yang dinginkan untuk dicapai. Adapun visi PAUD Ar-Raudhatul Hasanah adalah “Menyiapkan anak-anak muslim yang shaleh, berakhlak mulia, sehat jasmani dan rohani, cerdas dan kreatif serta percaya diri”.
Sedangkan misi PAUD Ar-Raudhatul Hasanah adalah:
- Melaksanakan Pendidikan dan Pengasuhan berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah yang berorientasi kepada kebutuhan anak.
- Mengembangkan life skill yang membantu anak menjadi mandiri, disiplin dan mampu bersosialisasi dengan sesama.
Fasilitas PAUD Ar-Raudhatul Hasanah
Saat ini, fasilitas yang dimiliki oleh PAUD Ar-Raudhatul Hasanah adalah:
- Gedung Permanen
- Indoor & outdoor Play ground
- Alat-alat bermain yang edukatif
- Video untuk anak
- Mandi bola
- Masjid
- Kantor
Program PAUD Ar-Raudhatul Hasanah
- Pembentukan Aqidah, Ibadah, Akhlak Anak berdasarkan Islam.
- Menghafalkan doa dan surat pendek.
- Mengembangkan bakat seni anak.
- Pemeriksaan kesehatan dan gigi.
- Field Trip atau kegiatan mengunjungi tempat-tempat bersejarah.
- Doa bersama dan syukuran untuk anak yang berulang tahun.
Syarat Pendaftaran Program “Kelompok Bermain”
- Beragama Islam
- Umur 1,5 – 6 thn
- Sehat jasmani dan rohani
- Mematuhi semua peraturan PAUD Ar-Raudhatul Hasanah
- Sanggup memenuhi administrasi yang telah ditetapkan
Syarat Pendaftaran Program “Penitipan Anak”
- Beragama Islam
- Umur 4 bln – 1,5 thn
- Sehat jasmani dan rohani
- Mematuhi semua peraturan PAUD Ar-Raudhatul Hasanah
- Sanggup memenuhi administrasi yang telah ditetapkan
- Membawa perlengkapan sendiri